Google Rilis Gmail Go yang Ramah Memori dan Data Internet

Vania Rossa

Sabtu, 17 Februari 2018 | 23:45 WIB
Google Rilis Gmail Go yang Ramah Memori dan Data Internet
Ilustrasi Gmail. [Shutterstock]

Suara.com - Setelah YouTube Go, Assistant Go, dan Gboard Go, Google memperkenalkan Gmail Go. Aplikasi berakhiran “Go” ini merupakan versi ramah memori dan data internet, ditujukan untuk ponsel dengan spesifikasi dasar dengan prosesor berkecepatan rendah, atau ketika seseorang sedang berada di area lemah sinyal atau terbentur dengan kendala kuota.

Meski begitu, dengan Gmail Go, Anda tetap bisa menggunakan fitur-fitur pokok yang menjadi esensi Gmail selama ini. Demikian seperti dilansir dari The Verge.

Untuk pesan masuk, Gmail Go akan lebih memfokuskan pengguna untuk melihat pesan masuk dari teman dan keluarga terlebih dahulu. Pesan masuk untuk sosial dan promosi akan dikategorikan khusus sehingga Anda bisa melihatnya di lain waktu.

Selain itu, Gmail Go juga diklaim bebas dari spam. Hal ini bertujuan untuk menjaga agar pesan masuk ke Gmail Go adalah hanya pesan-pesan yang penting saja. Sistem Gmail Go bakal memblok spam sebelum masuk ke inbox.

Gmail Go memberikan penyimpanan gratis 15 GB, sehingga Anda tak perlu repot memilih pesan mana yang harus dihapus. Ditambah, sama seperti Gmail, Gmail Go juga memberi dukungan banyak akun. Anda bisa menambahkan banyak akun sekaligus, baik yang beralamat Gmail maupun non-Gmail, semisal Outlook, Yahoo Mail, atau IMAP.

Fitur yang bakal dikurangi adalah gambar di pesan yang tak akan ter-upload secara otomatis.
Gmail Go dirilis secara bertahap di beberapa negara dan beberapa perangkat Android. Belum menemukannya di Google Play Store pada ponsel Anda? Sabar, Google menjanjikan Gmail Go akan tersedia untuk semua ponsel Android 8.1 secara bertahap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dituduh Jual Ponsel Cacat, Google Digugat

Dituduh Jual Ponsel Cacat, Google Digugat

Tekno | Kamis, 08 Februari 2018 | 21:08 WIB

Diam-diam, Google Bangun Konsol Game

Diam-diam, Google Bangun Konsol Game

Tekno | Kamis, 08 Februari 2018 | 11:30 WIB

Survei Buktikan, Orang Amerika Takut Naik Mobil Swakemudi

Survei Buktikan, Orang Amerika Takut Naik Mobil Swakemudi

Otomotif | Rabu, 31 Januari 2018 | 08:34 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×