Indonesia Riuh Pilkada, Asgardia Lantik Presiden Pertama

Liberty Jemadu Suara.Com
Rabu, 27 Juni 2018 | 20:42 WIB
Indonesia Riuh Pilkada, Asgardia Lantik Presiden Pertama
Bendera dan lambang negara Asgardia. [asgardia.space]

Suara.com - Ketika Indonesia sedang hangat-hangatnya membicarakan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak, pekan ini Asgardia, yang diklaim sebagai negara antariksa pertama di alam semesta, melantik pemimpin pertamanya di Wina, Austria.

Dalam sebuah upacara mewah di Istana Hofburg, Wina, Senin (25/6/2018), sekitar 200 tamu menghadiri pelantikan Igor Ashurbeyli, seorang ilmuwan dan jutawan Rusia, sebagai "kepala negara" Asgardia pertama dalam sejarah.

"Hari ini akan dicatat sebagai peristiwa terbesar dalam sejarah umat manusia," kata Ashurbeyli dalam pidato pelantikannya.

"Kami telah membentuk lembaga-lembaga pemerintahan. Saya dengan ini mengumumkan dengan keyakinan penuh bahwa Asgardia - negara antariksa pertama - telah lahir," lanjut lelaki 54 tahun tersebut.

Ashurbeyli sendiri merupakan salah satu penggagas utama Asgardia sekitar dua tahun lalu. Ia mengklaim bahwa saat ini sudah ada lebih dari 200.000 warga Asgardia di Bumi, termasuk sekitar 7.000 dari Indonesia.

Asgardia diharapkan untuk mengumpulkan 150 juta manusia paling kreatif di Bumi dan dalam 10 tahun ke depan Ashurbeyli berambisi menciptakan sebuah "bahtera antariksa" yang dilengkali dengan gaya gravitasi buatan, tempat rakyat Asgardia menetap.

Di luar angkasa, Ashurbeyli yakin rakyatnya bisa terhindar dari kerusakan lingkungan dan perang. Meski demikian, mimpi hidup di luar angkasa itu tak murah.

Sejauh ini Ashurbeyli telah mendanai proyeknya itu dengan uang dari kantongnya sendiri. Tetapi di masa depan, rakyat Asgardia akan dipungut iuran tahunan sebesar 100 euro, pajak pendapatan, dan pajak usaha.

Pada Senin Ashurbeyli mengaku sudah berencana untuk meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengakui Asgardia secara resmi. Ia juga mengklaim sudah berkomunikasi informal dengan beberapa negara, untuk pada akhirnya menjalin hubungan bilateral.

Saat ini Asgardia telah memiliki bendera resmi, undang-undang dasar, lagu kebangsaan, dan mata uang digital - yang dinamai solar - akan diluncurkan dalam waktu dekat.

Ashurbeyli juga mengatakan Asgardia berencana membangun pemukiman permanen manusia di Bulan dalam tempo 25 tahun ke depan.

Tetapi sebagai permulaan, ia berencana mengirim beberapa satelit ke luar angkasa untuk menyediakan akses internet di ruang antariksa sekitar Bumi. Rencana ini akan diwujudkan dalam 5 - 7 tahun ke depan. Bahtera antariksa Asgardia akan beroperasi dalam 10 - 15 tahun mendatang. (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI