Tampannya! 5 Fakta Menarik Menteri Termuda Malaysia, Syed Saddiq

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 03 Juli 2018 | 11:03 WIB
Tampannya! 5 Fakta Menarik Menteri Termuda Malaysia, Syed Saddiq
Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq Abdul Rahman. [Facebook]

Suara.com - Syed Saddiq Abdul Rahman telah menjadi menteri termuda Malaysia setelah ia dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga pada Senin (2/7/2018). Pendahulunya, Khairy Jamaluddin juga menteri termuda di Malaysia pada tahun 2013 ketika ia diangkat ke Kabinet di usia 37 tahun.

Memiliki wajah tampan dengan segudang prestasi, membuat banyak orang tertarik dengan Syed Saddiq. Berikut ini lima fakta menarik tentang Syed Saddiq yang dihimpun Suara.com dari berbagai sumber:

1. Jadi menteri di usia 25 tahun

Lahir pada 6 Desember 1992 dan dilantik pada usia 25 tahun, mengingatkan warga Malaysia pada mantan Perdana Menteri Malaysia Najid Razak yang saat itu juga diangkat sebagai Wakil Menteri pada tahun 1978 di usia 25 tahun.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Syed Saddiq Abdul Rahman. [Twitter]
Menteri Pemuda dan Olahraga, Syed Saddiq Abdul Rahman. [Twitter]

Lelaki yang baru akan berusia 26 tahun pada bulan Desember nanti, mengatakan pengangkatannya merupakan pengakuan signifikan oleh Pakatan Harapan tentang pandangan dan suara pemuda Malaysia dan hal utama yang ia ingin lakukan sebagai menteri adalah untuk membawa perubahan sikap dan budaya di kalangan pemuda.

2. Dikenal sebagai pembicara terbaik di Asia

Syed Saddiq mengaku belajar banyak tips berdebat dari YouTube dan mulai berdebat pada usia 17 tahun dan memenangkan penghargaan Asia's Best Speaker. Bukan hanya sekali, melainkan tiga kali di Kejuaraan Debat Parlemen Asia Inggris. Berkat kemampuannya dalam berdebat itu, sejak tahun 2012 hingga saat ini, Syed Saddiq menjadi pelatih debat internasional yang mengajar di 25 negara.

Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq Abdul Rahman. [Facebook]
Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq Abdul Rahman. [Facebook]

3. Menolak beasiswa ke Universitas Oxford

Baru-baru ini dikabarkan Syed Saddiq menolak tawaran kedua beasiswa Chevening untuk program Master di Public Policy Universitas Oxford dan lebih memilih mendedikasikan dirinya di dalam politik negara. Dia mengatakan bahwa ia harus mereformasi dan melayani rakyat Malaysia.

baca juga

4. Mengaku tidak bisa berbahasa Inggris dengan baik

Meskipun Syed Saddiq lulusan International Islamic University Malaysia (IIUM) sebagai sarjana hukum dan menjadi pelatih debat internasional, tidak serta merta membuatnya menjadi fasih berbahasa Inggris. Dilansir dari Malay Mail, Syed Saddiq mengaku, ia tidak pernah mendapat nilai A dalam mata pelajaran bahasa Inggris di Malaysia, meskipun kurikulum bahasa Inggris di negaranya tidak sulit.

Pengetahuannya benar-benar parah, ia bahkan pernah berpikir bahwa Afrika adalah sebuah negara dan Mesir adalah sebuah benua. Dengan pengetahuan seperti itu, Syed Saddiq tidak pernah berpikir bahwa ia akan mencapai banyak kesuksesan.

Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq Abdul Rahman. [Facebook]
Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq Abdul Rahman. [Facebook]

Ketika ia mulai berdebat, ia bertekad hanya akan menjadi pembicara terbaik di Malaysia. Namun saat usianya 23 tahun, Syed Saddiq bersaing dengan universitas besar dunia seperti Oxford, Cambridge, dan Harvard dan itu membuatnya termotivasi untuk meningkatkan kemampuannya. Hasilnya, ia bahkan memenangkan penghargaan Penutur Bahasa Inggris sebagai Bahasa Kedua (ESL) terbaik.

5. Pernah mendapat ancaman pembunuhan

Dilansir dari Says, anak bungsu dari empat bersaudara ini pernah diduga memberikan suap sebesar 5 juta ringgit Malaysia (Rp 17 miliar) ke saluran Bersatu dan menantang Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad untuk berdebat. Pelaku mengiriminya foto yang bisa memecah belah keluarganya.

Namun, Syed Saddiq dengan berani mengatakan bahwa seberapa banyak uang suap yang ditawarkan atau seberapa parah ancaman itu dilayangkan kepada dirinya, keluarga atau teman-temannya, dia lebih memilih mati daripada kehilangan martabatnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 TKI Malaysia Korban Kecelakaan Speedboat Dipulangkan ke NTT

3 TKI Malaysia Korban Kecelakaan Speedboat Dipulangkan ke NTT

News | Selasa, 03 Juli 2018 | 06:30 WIB

Orang Keturunan Jawa Ini Gantikan Najib Razak Jadi Presiden UMNO

Orang Keturunan Jawa Ini Gantikan Najib Razak Jadi Presiden UMNO

News | Minggu, 01 Juli 2018 | 18:13 WIB

PM Mahathir Sempat Takut Ajak Jokowi Test Drive di Malaysia

PM Mahathir Sempat Takut Ajak Jokowi Test Drive di Malaysia

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 15:43 WIB

Soal Ekspor Sawit, Mahathir Ajak Indonesia 'Melawan' Eropa

Soal Ekspor Sawit, Mahathir Ajak Indonesia 'Melawan' Eropa

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 14:47 WIB

WNI Banyak di Malaysia, Mertua Mahathir Ternyata Orang Indonesia

WNI Banyak di Malaysia, Mertua Mahathir Ternyata Orang Indonesia

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 14:38 WIB

Ajak Salat Jumat, Jokowi Gantian Sopiri Mahathir

Ajak Salat Jumat, Jokowi Gantian Sopiri Mahathir

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 13:38 WIB

Terkini

Jerit Tangis Ibunda di Balik 48 Adegan Pembantaian Madiun: Hancur Hati Saya, Hukum Mati Dia!

Jerit Tangis Ibunda di Balik 48 Adegan Pembantaian Madiun: Hancur Hati Saya, Hukum Mati Dia!

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:25 WIB

Dari Pematangsiantar ke Los Angeles, Jesica Yap Bawa Karya Musik Indonesia ke Panggung Dunia

Dari Pematangsiantar ke Los Angeles, Jesica Yap Bawa Karya Musik Indonesia ke Panggung Dunia

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:18 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Merah ke Level 5.200 Rabu Pagi

IHSG Masih Betah di Zona Merah ke Level 5.200 Rabu Pagi

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Mendagri & Menkeu Pastikan Ketersediaan Anggaran Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera

Mendagri & Menkeu Pastikan Ketersediaan Anggaran Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:14 WIB

Brent Tertahan di 113 Dolar AS, Konflik Timur Tengah Bayangi Pasar Minyak

Brent Tertahan di 113 Dolar AS, Konflik Timur Tengah Bayangi Pasar Minyak

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:14 WIB

Hadapi Banyak Tantangan, Gus Ipul Kumpulkan Kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia

Hadapi Banyak Tantangan, Gus Ipul Kumpulkan Kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Tujuh Rumah di Menteng Ludes Terbakar, Puluhan Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Tujuh Rumah di Menteng Ludes Terbakar, Puluhan Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:11 WIB

4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026

4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:06 WIB

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan & Kemandirian Bangsa

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan & Kemandirian Bangsa

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:06 WIB

KSPI Imbau Aksi 28 Oktober Berlangsung Damai, Tanpa Kekerasan dan Kerusuhan

KSPI Imbau Aksi 28 Oktober Berlangsung Damai, Tanpa Kekerasan dan Kerusuhan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:05 WIB

×