Prediksi Tren Keamanan Avast Pada 2019

Dythia Novianty

Minggu, 06 Januari 2019 | 09:50 WIB
Prediksi Tren Keamanan Avast Pada 2019
Ilustrasi malware. [Shutterstock]

Suara.com - Avast meluncurkan Laporan Lansekap Ancaman tahunannya. Laporan ini memberikan rincian tentang tren keamanan terbesar yang akan dihadapi konsumen pada tahun 2019 sesuai data yang dikumpulkan oleh tim Avast Threat Labs.

Avast memperkirakan munculnya kategori serangan yang dikenal dengan nama
'DeepAttacks', yang menggunakan AI-generated content untuk menghindari kontrol keamanan AI. Pada tahun 2018, tim Avast mengamati banyak contoh para peneliti menggunakan algoritma adversarial AI untuk membodohi masyarakat.

Contohnya seperti video palsu Obama yang dibuat oleh Buzzfeed. Dalam video tersebut, Presiden Obama terlihat menyampaikan kalimat palsu, dengan cara penyampaian yang meyakinkan.

Di tahun 2019, Avast memprediksi DeepAttacks akan lebih banyak disebar secara umum dalam upaya menghindari deteksi manusia dan pertahanan cerdas.

Selain itu, tren ke arah perangkat pintar akan sangat menonjol di tahun-tahun mendatang, penelitian Avast menunjukkan bahwa faktor keamanan sering menjadi pemikiran dalam pembuatan perangkat-perangkat ini. Ada pula beberapa produsen yang melakukan penghematan mengenai keamanan ini dengan tujuan menjaga biaya tetap rendah untuk konsumen atau karena produsen tersebut tidak ahli dalam bidang keamanan.

Mempertimbangkan sebuah smart home akan seaman tautan terlemahnya, adalah suatu kesalahan. Malware IoT terus berevolusi dan menjadi lebih canggih dan berbahaya, mirip dengan bagaimana malware PC dan ponsel berkembang.

Tidak hanya itu, router telah terbukti menjadi target yang mudah dan marak bagi gelombang serangan yang terus bertambah. Avast tidak hanya melihat peningkatan malware berbasis router pada tahun 2018, tetapi juga perubahan dalam karakteristik serangan tersebut.
 
Di tahun 2019 ini, Avast memprediksi peningkatan pembajakan router yang digunakan untuk mencuri kredensial perbankan, misalnya, di mana router yang terinfeksi menyuntikkan frame HTML berbahaya ke halaman web tertentu saat ditampilkan di ponsel. Elemen baru ini dapat meminta pengguna seluler untuk memasang aplikasi perbankan baru, misalnya, dan aplikasi jahat ini kemudian akan menyimpan pesan autentikasi.

Router akan terus digunakan sebagai target serangan, tidak hanya untuk menjalankan scripts kriminal atau memata-matai pengguna, akan tetapi juga bertindak sebagai tautan perantara dalam serangan berantai.

Di tahun 2019, taktik terkenal seperti periklanan, phishing, dan aplikasi palsu akan terus mendominasi lansekap ancaman seluler. Pada tahun 2018, Avast melacak dan menandai banyaknya aplikasi palsu.

baca juga

Beberapa aplikasi palsu ini bahkan ditemukan di Google Play Store. Aplikasi palsu adalah zombie dalam keamanan seluler, aplikasi palsu ini menjadi begitu umum sehingga aplikasi ini nyaris tidak menjadi bahasan utama ketika aplikasi palsu baru tersebut muncul untuk menggantikan aplikasi yang sudah ditandai untuk dihapus.

Aplikasi palsu ini akan terus bertahan sebagai tren di tahun 2019 dan akan diperburuk oleh versi palsu dari aplikasi populer yang melakukan putaran di Google Play Store.

Pada tahun 2018, kembalinya Trojan perbankan juga sangat menonjol untuk segi mobile. Tumbuh sebesar 150 persen dari tahun ke tahun, dari yang awalnya hanya tiga persen menjadi lebih dari tujuh persen, dari keseluruhan deteksi yang Avast temukan di seluruh dunia.

Meskipun mungkin tidak digolongkan sebagai perubahan besar dalam segi volume secara keseluruhan, Avast percaya bahwa kriminal di dunia maya menemukan perbankan sebagai cara yang lebih dapat diandalkan untuk
menghasilkan uang daripada cryptomining.

“Virus PC masih merupakan ancaman global yang kini telah bergabung ke lebih banyak kategori malware yang memberikan lebih banyak serangan. Orang-orang mendapati lebih banyak dan beragam jenis perangkat yang terhubung, artinya hampir di setiap aspek kehidupan, kita dapat dihantui oleh serangan," kata Ondrej Vlcek, President of Consumer Avast dalam keterangan resminya.

Melihat kedepannya di 2019, dia menambahkan, tren ini menunjukkan akan adanya ancaman yang lebih besar melalui perluasan dari permukaan ancaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perkuat Keamanan Jaringan, Huawei Kucurkan Rp 29 Triliun

Perkuat Keamanan Jaringan, Huawei Kucurkan Rp 29 Triliun

Bisnis | Jum'at, 21 Desember 2018 | 06:58 WIB

Sepanjang 2018, Jumlah Malware Ransomware Naik Lebih dari 40 Persen

Sepanjang 2018, Jumlah Malware Ransomware Naik Lebih dari 40 Persen

Tekno | Senin, 17 Desember 2018 | 13:30 WIB

Menteri Keamanan Cybersecurity Jepang Tak Pernah Pakai Komputer?

Menteri Keamanan Cybersecurity Jepang Tak Pernah Pakai Komputer?

Tekno | Selasa, 20 November 2018 | 06:22 WIB

Menteri Keamanan Siber Jepang Bingung Ditanya soal USB

Menteri Keamanan Siber Jepang Bingung Ditanya soal USB

Tekno | Kamis, 15 November 2018 | 20:17 WIB

Menjadi Terlengkap di Indonesia, XL Resmikan Laboratorium IoT

Menjadi Terlengkap di Indonesia, XL Resmikan Laboratorium IoT

Tekno | Selasa, 13 November 2018 | 16:27 WIB

Internet of Things Jadi Ladang Baru Operator Telekomunikasi

Internet of Things Jadi Ladang Baru Operator Telekomunikasi

Tekno | Selasa, 28 Agustus 2018 | 21:23 WIB

Terkini

4 Day Cream Anti-Aging Martha Tilaar untuk Atasi Kerutan Usia 50 Tahun ke Atas

4 Day Cream Anti-Aging Martha Tilaar untuk Atasi Kerutan Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Bentuk Apresiasi, SPX Express Beri Hadiah Umrah untuk 10 Kurir Berprestasi

Bentuk Apresiasi, SPX Express Beri Hadiah Umrah untuk 10 Kurir Berprestasi

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Mengapa Botoh Pilkades Sulit Diberantas dan Bagaimana Mereka Merusak Demokrasi Desa?

Mengapa Botoh Pilkades Sulit Diberantas dan Bagaimana Mereka Merusak Demokrasi Desa?

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Bukan dari Iklan! Media Lokal Yogyakarta Ini Bertahan Hidup Lewat Event dan Konten, Begini Taktiknya

Bukan dari Iklan! Media Lokal Yogyakarta Ini Bertahan Hidup Lewat Event dan Konten, Begini Taktiknya

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Rumor Naturalisasi Taisei Marukawa Bikin Lawan-lawan Timnas Indonesia Ketar-ketir

Rumor Naturalisasi Taisei Marukawa Bikin Lawan-lawan Timnas Indonesia Ketar-ketir

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Peringatan Dini BMKG, 13 Kecamatan di Jakarta Berpotensi Diterpa Angin Kencang

Peringatan Dini BMKG, 13 Kecamatan di Jakarta Berpotensi Diterpa Angin Kencang

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:58 WIB

Belanja Dini Hari Tumbuh 40,5 Persen, Brand F&B Punya Peluang Menjangkau Konsumen di Luar Jam Sibuk

Belanja Dini Hari Tumbuh 40,5 Persen, Brand F&B Punya Peluang Menjangkau Konsumen di Luar Jam Sibuk

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:58 WIB

Kapal Pengangkut 1,16 Ton Ketamine di Belawan Sudah Dipantau Aparat Sejak Agustus

Kapal Pengangkut 1,16 Ton Ketamine di Belawan Sudah Dipantau Aparat Sejak Agustus

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:56 WIB

AFC Dukung Infantino Kembali Pimpin FIFA, Padahal Sempat Berseteru soal Proyek Rp71,8 Triliun

AFC Dukung Infantino Kembali Pimpin FIFA, Padahal Sempat Berseteru soal Proyek Rp71,8 Triliun

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Prabowo Akui MBG Masih Banyak Kekurangan, Instruksikan Bersih-bersih Total

Prabowo Akui MBG Masih Banyak Kekurangan, Instruksikan Bersih-bersih Total

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:54 WIB

×