Kata Ilmuwan NASA, Gempa Palu Tergolong dalam Kategori Bencana Langka

Agung Pratnyawan

Kamis, 07 Februari 2019 | 08:40 WIB
Kata Ilmuwan NASA, Gempa Palu Tergolong dalam Kategori Bencana Langka
Logo NASA. [Shutterstock]

Suara.com - Bencana Gempa Palu yang menelan ribuan jiwa dan puluhan ribu lainnya mengungsi, ternyata menarik perhatian para ilmuwan NASA. Badan atariksa Amerika Serikat ini pun melakukan penelitian pada Gempa Palu.

Para Ilmuwan NASA ini melakukan penelitian kembali mengapa gempa ini memiliki efek yang dahsyat sehingga menimbulkan banyak korban.

Baca Juga : Pesan Dari Laut, Ikan Ini Dianggap Sebagai Pertanda Gempa Bumi

Ternyata, para ilmuwan NASA memasukkan Gempa Palu kalam kategori kejadian langka yang tidak seperti gempa pada umumnya.

Bahkan para ilmuwan NASA mengategorikan gempa ini sebagai Supershear Earthquake atau Gempa Supershear dengan pergerakan sangat cepat dan langka.

Kurang dari 15 gempa Bumi yang bergerak sangat cepat dan kuat selama sejarah penelitian ilmuwan.

Penelitian mengenai Gempa Palu ini berjudul "Early and Persistent Supershear Rupture of the 2018 Magnitude 7.5 Palu Earthquake" dan telah dipublikasikan di jurnal Nature Geoscience.

Gempa Palu. (Suara.com/Muhammad Yasir)
Gempa Palu. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Gempa supershear adalah gempa bumi di mana penyebaran gelombang pecah di sepanjang permukaan patahan.

Itu terjadi pada kecepatan yang melebih kecepatan gelombang geser seismik (gelombang-S). Gempa supershear ini menyebabkan efek analog dengan ledakan sonik.

Baca Juga : Penjelasan Sederhana Gempa Bumi, Jadi Makin Ngerti

Peneliti yang tergabung di UCLA tepatnya pada Laboratorium Jet Propulsion NASA di Pasadena, California dan lembaga-lembaga lain menganalisis gempa Palu melalui satelit.

Dimuat dalam situs resmi NASA, para peneliti menghitung bahwa gempa itu pecah dengan kecepatan stabil 14.750 kilometer per jam (kpj).

Guncangan primer tersebut berlanjut selama hampir satu menit. Gempa bumi biasanya terjadi sekitar 9.000 hingga 10.800 kpj, sehingga gempa Palu terhitung sangat cepat.

Gempa Palu. (Suara.com/Muhammad Yasir)
Gempa Palu. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Saat memproses gambar satelit, para peneliti ini menemukan bahwa kedua sisi sesar sepanjang 150 kilometer tergelincir sekitar 5 meter. Pergeseran sepanjang 5 meter merupakan angka yang sangat besar.

Baca Juga : Gerakan Sesar Mendatar, Ini Penyebab Gempa Besar Secara Ilmiah

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gini Caranya Ikut Tur Luar Angkasa Gratis dari NASA

Gini Caranya Ikut Tur Luar Angkasa Gratis dari NASA

Tekno | Rabu, 06 Februari 2019 | 18:24 WIB

Ilmuwan Dikejutkan dengan Penemuan Pulau Misterius

Ilmuwan Dikejutkan dengan Penemuan Pulau Misterius

Tekno | Rabu, 06 Februari 2019 | 17:29 WIB

Gempa 6,1 SR Nias Selatan Tak Berpotensi Tsunami, Masyarakat Diminta Tenang

Gempa 6,1 SR Nias Selatan Tak Berpotensi Tsunami, Masyarakat Diminta Tenang

News | Selasa, 05 Februari 2019 | 11:26 WIB

NASA Temukan Petunjuk Baru di Gunung Sharp Planet Mars

NASA Temukan Petunjuk Baru di Gunung Sharp Planet Mars

Tekno | Minggu, 03 Februari 2019 | 11:00 WIB

Terkini

Bingung Pilih Smart TV atau Google TV? Simak Perbedaannya sebelum Beli

Bingung Pilih Smart TV atau Google TV? Simak Perbedaannya sebelum Beli

Tekno | Rabu, 03 Juni 2026 | 10:48 WIB

22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Juni 2026: Bocoran Fitur Rawan Error Plus Amankan Voucher Draft

22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Juni 2026: Bocoran Fitur Rawan Error Plus Amankan Voucher Draft

Tekno | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:10 WIB

Terpopuler: 3 HP Murah Samsung Paling Laris, Pilihan HP Realme C100 Series Baterai Badak

Terpopuler: 3 HP Murah Samsung Paling Laris, Pilihan HP Realme C100 Series Baterai Badak

Tekno | Rabu, 03 Juni 2026 | 06:50 WIB

36 Kode Redeem FF Terbaru 3 Juni 2026: Trik Gacha Hemat SG2 Golden & Panen MP40 Cobra

36 Kode Redeem FF Terbaru 3 Juni 2026: Trik Gacha Hemat SG2 Golden & Panen MP40 Cobra

Tekno | Rabu, 03 Juni 2026 | 06:24 WIB

Xiaomi Perkuat Ekosistem AIoT, Hadirkan Watch S5, Buds 6 dan Smart Band 10 Pro

Xiaomi Perkuat Ekosistem AIoT, Hadirkan Watch S5, Buds 6 dan Smart Band 10 Pro

Tekno | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:34 WIB

Baldur's Gate 2 Remake Diprediksi dalam Pengembangan, Bangkitkan Nostalgia

Baldur's Gate 2 Remake Diprediksi dalam Pengembangan, Bangkitkan Nostalgia

Tekno | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:07 WIB

Xiaomi 17T Series Resmi Dijual Mulai 6 Juni, Ini Spesifikasi dan Harganya

Xiaomi 17T Series Resmi Dijual Mulai 6 Juni, Ini Spesifikasi dan Harganya

Tekno | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:07 WIB

5 Kelebihan dan Kekurangan POCO X8 Pro Max: HP Gahar dengan Skor AnTuTu 2,8 Juta

5 Kelebihan dan Kekurangan POCO X8 Pro Max: HP Gahar dengan Skor AnTuTu 2,8 Juta

Tekno | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp2 Juta dapat HP OPPO Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik Juni 2026

Rp2 Juta dapat HP OPPO Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik Juni 2026

Tekno | Selasa, 02 Juni 2026 | 18:15 WIB

3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS

3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS

Tekno | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:55 WIB