Telegram Tambahkan Opsi Menghapus Obrolan Kedua Belah Pihak

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 26 Maret 2019 | 13:25 WIB
Telegram Tambahkan Opsi Menghapus Obrolan Kedua Belah Pihak
Ilustrasi aplikasi Telegram. (Shutterstock)

Suara.com - Sebagai saingan WhatsApp, Telegram memberikan pembaruan kepada penggunanya yang berfokus pada fitur privasi. Pada versi terbaru Telegram, kini pengguna dapat menghapus pesan untuk semua anggota dalam obrolan pengguna, terlepas dari siapa yang mengirim.

Sebelumnya, Telegram memberikan pengguna waktu 48 jam untuk menghapus pesan yang pengguna kirim sendiri, baik di perangkat pengguna maupun untuk orang lain. Sekarang, batas waktu tersebut telah ditiadakan dan pengguna dapat menghapus seluruh riwayat obrolan di perangkat pengguna dan siapapun yang menjadi bagian dari obrolan.

"Sebuah pesan lama yang mungkin sudah Anda lupakan dapat digunakan untuk melawan Anda beberapa dekade kemudian. Sebuah pesan yang tergesa-gesa dikirimkan kepada seorang kekasih Anda juga dapat menghantui Anda pada tahun 2030 ketika Anda memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai walikota. Kami harus mengakui bahwa terlepas dari semua kemajuan kami dalam enkripsi dan privasi, kami hanya memiliki sedikit kontrol data kami yang sebenarnya. Kami tidak bisa kembali ke masa lalu dan menghapus sesuatu untuk orang lain," tulis Parel Durov, pendiri Telegram, dalam catatan resminya seperti yang dikutip dari The Verge.

Pembaruan fitur yang diberikan Telegram ini merupakan upaya untuk mengendalikan sejarah digital para penggunanya.

Aplikasi Telegram. [Google Play Store]
Aplikasi Telegram. [Google Play Store]

"Mulai hari ini kami mengizinkan setiap pengguna Telegram menghapus pesan apapun dalam percakapan pribadi dari kedua belah pihak. Tidak masalah siapa yang mengirim pesan dan kapan, Anda memiliki kendali penuh atas pesan itu. Anda bahkan dapat menghapus seluruh percakapan dari kedua belah pijak jika Anda mau. Tidak ada jejak yang tersisa di kedua sisi," tambah Parel Durov.

Lebih lanjut, Durov mengatakan bahwa beberapa orang mungkin khawatir tentang potensi penyalahgunaan fitur ini atau tentang kelanjutan riwayat obrolan pengguna. Namun, ia mengaku telah memikirkan dengan seksama masalah-masalah tersebut dan berpikir bahwa kendali atas jejak digital adalah hal yang terpenting.

Sementara itu, di sisi lain, Telegram juga telah meningkatkan emoji dan GIF serta menambahkan set stiker baru yang mirip dengan tokoh-tokoh terkenal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selama Facebook Tumbang Telegram Dapat 3 Juta Pengguna Baru

Selama Facebook Tumbang Telegram Dapat 3 Juta Pengguna Baru

Tekno | Kamis, 14 Maret 2019 | 20:28 WIB

Telegram Update Versi 5.3 Ini Kelebihannya

Telegram Update Versi 5.3 Ini Kelebihannya

Tekno | Minggu, 03 Februari 2019 | 10:05 WIB

Telegram Mulai Diblokir Apple

Telegram Mulai Diblokir Apple

Tekno | Jum'at, 01 Juni 2018 | 12:17 WIB

Teroris Manfaatkan Enkripsi Aplikasi Pesan agar Tak Disadap

Teroris Manfaatkan Enkripsi Aplikasi Pesan agar Tak Disadap

Tekno | Rabu, 16 Mei 2018 | 21:56 WIB

Analis Terorisme: Ada 60 Channel Telegram Milik ISIS Indonesia

Analis Terorisme: Ada 60 Channel Telegram Milik ISIS Indonesia

News | Rabu, 16 Mei 2018 | 16:18 WIB

Penuh Konten Pornografi Anak, Alasan Apple Hapus Telegram

Penuh Konten Pornografi Anak, Alasan Apple Hapus Telegram

Tekno | Selasa, 06 Februari 2018 | 20:02 WIB

Terkini

Sekuritas Terafiliasi Pandu Sjahrir Setop Transaksi, Nasabah Tak Bisa Jual-Beli Saham

Sekuritas Terafiliasi Pandu Sjahrir Setop Transaksi, Nasabah Tak Bisa Jual-Beli Saham

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:17 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Berlangsung Selama November 2026, Ini Kemudahan yang Diberikan

Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Berlangsung Selama November 2026, Ini Kemudahan yang Diberikan

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:15 WIB

Persija Gagal Kalahkan PSMS, Asisten Shin Tae-yong Akui Anak Asuhnya Kewalahan

Persija Gagal Kalahkan PSMS, Asisten Shin Tae-yong Akui Anak Asuhnya Kewalahan

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 12:12 WIB

Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja

Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:10 WIB

Skandal Penyadapan Prabowo: Mendesak Penataan Ulang Kuasa Intelijen agar Tak Jadi Senjata Politik

Skandal Penyadapan Prabowo: Mendesak Penataan Ulang Kuasa Intelijen agar Tak Jadi Senjata Politik

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:09 WIB

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:06 WIB

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

×