Array

Teroris Manfaatkan Enkripsi Aplikasi Pesan agar Tak Disadap

Rabu, 16 Mei 2018 | 21:56 WIB
Teroris Manfaatkan Enkripsi Aplikasi Pesan agar Tak Disadap
Ilustrasi aplikasi Telegram dalam sebuah telepon seluler pintar. (Shutterstock)

Suara.com - Keberadaan fitur enkripsi di beberapa aplikasi pesan, seperti WhatsApp dan Telegram, kerap dimanfaatkan teroris untuk menyebarkan paham radikalis. Dengan fitur ini, suatu percakapan sangat sulit untuk disadap.

Untuk diketahui, sistem enskripsi di aplikasi memastikan hanya Anda dan penerima yang dapat membaca pesan. Sebab, pesan diamankan dengan kunci khusus yang tak bisa diakses oleh pihak lain.

Tenaga Ahli Menteri Kominfo Bidang Literasi Digital dan Tata Kelola Internet, Donny B.U, mengatakan enkripsi jadi celah bagi teroris untuk berkomunikasi secara rahasia.

"Seluruh messenger mendorong enkripsi untuk membuat komunikasi menjadi privat. Sayangnya, kerap disalahgunakan," katanya Donny di Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Walaupun kerahasiaan percakapan termasuk bagian dari hak asasi manusia, ia mengatakan percakapan di aplikasi dapat ditindak jika terdapat payung hukum yang kuat.

"Harus ada cara agar enkripsi agar tidak dimanfaatkan. Untuk saat ini, kita punya instrumen hukum di Undang-Undang ITE," tambahnya.

Senada dengan Donny, pengamat keamanan siber Alfons Tanujaya menjelaskan fitur enkripsi di aplikasi memang sulit untuk dibuka.

"Namun pihak berwajib bukan berarti diam saja, namanya juga permainan teknologi. Harus dicari terus cara untuk mengantisipasi hal ini," jelasnya

Untuk itu, ia mengimbau kepada penyedia platform untuk dapat berperan aktif dalam membantu pemerintah memerangi terorisme.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI