Inilah Alasan Citra Pertama Lubang Hitam Terlihat Buram

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Minggu, 14 April 2019 | 06:04 WIB
Inilah Alasan Citra Pertama Lubang Hitam Terlihat Buram
Foto lubang hitam di Galaksi M87, yang berjarak 50 juta tahun cahaya dari Bumi, dirilis pada Rabu (10/4/2019). [AFP/European Southern Observatory]

Suara.com - Pada Rabu (10/4/2019), sekelompok astronom akhirnya berhasil mengungkapkan citra pertama dari lubang hitam. Namun, dari hasil citra yang beredar, penampakan lubang hitam itu terlihat buram.

Citra pertama dari lubang hitam hanya menampilkan fitur semacam cincin cahaya mengelilingi area gelap. Cincin tersebut merupakan materi cakram akresi yang berada di horison peristiwa lubang hitam, sementara area gelap yang berada di tengahnya adalah lubang hitam itu sendiri.

Citra pertama dari lubang hitam di galaksi M87 tersebut dihasilkan setelah analisis data pengamatan komputer yang dilakukan selama dua tahun terakhir. Untuk menangkap citra tersebut, para astronom harus mengarahkan delapan teleskop radio yang diintegrasikan menjadi satu jaringan teleskop besar, yang disebut dengan Event Horizon Telescope (EHT).

EHT mengamati galaksi M87 selama 10 hari pada bulan April 2017 silam. Data-data dari delapan teleskop radio tersebut kemudian dikumpulkan untuk disatukan. Menurut Nature.com, para astronom mendapatkan 2 petabita data setiap satu malam. Dengan kata lain, selama 10 hari pengamatan para astronom telah mendapatkan 20 petabita.

Tidak hanya mengamati lubang hitam di M87, EHT juga memantau lubang hitam di Bimasakti yang disebut dengan Sagitarius A*. Namun, mengamati lubang hitam di Bimasakti yang "hanya" berjarak 26.000 tahun cahaya dinilai lebih sulit daripada mengamati lubang hitam di M87 yang memiliki jarak 55 juta tahun cahaya.

Teori Lubang hitam supermasif [universetoday]
Teori Lubang hitam supermasif [universetoday]

"Rasanya seperti melihat melalui kaca buram," ucap Shep Doeleman, seorang astronom di Pusat Astrofisika Harvard-Smithsonian, seperti yang dikutip dari NY Times.

Hal itu yang membuat hasil citra pertama dari lubang hitam tampak buram. Terlebih, hasil citra ini dikarenakan banyaknya partikel bermuatan seperti elektron dan proton yang mengisi ruang antarbintang.

EHT mengamati lubang hitam di M87 dengan menggunakan metode very-long-baseline interferometry (VLBI), yaitu mengamati lubang hitam dalam panjang gelombang sekitar 1,3 mm. Untuk melihat lubang hitam dengan lebih jelas atau tidak buram, maka para astronom harus dapat membuat teleskop radio ke panjang gelombang yang lebih pendek. Dengan kata lain, para astronom membutuhkan teleskop yang lebih besar dari yang sekarang.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenalan dengan Katie Bouman, Ilmuwan Cantik Penemu Lubang Hitam Pertama

Kenalan dengan Katie Bouman, Ilmuwan Cantik Penemu Lubang Hitam Pertama

Tekno | Jum'at, 12 April 2019 | 12:42 WIB

Bikin Ngakak, Banyak Meme Lubang Hitam Beredar di Media Sosial

Bikin Ngakak, Banyak Meme Lubang Hitam Beredar di Media Sosial

Tekno | Kamis, 11 April 2019 | 17:27 WIB

Lihatlah! Ini Foto Lubang Hitam Pertama yang Berhasil Dipotret Manusia

Lihatlah! Ini Foto Lubang Hitam Pertama yang Berhasil Dipotret Manusia

Tekno | Kamis, 11 April 2019 | 05:05 WIB

Perdana, Astronom Akan Ungkap Citra dari Lubang Hitam

Perdana, Astronom Akan Ungkap Citra dari Lubang Hitam

Tekno | Jum'at, 05 April 2019 | 09:55 WIB

Banyak Banget, Astronom Temukan 83 Lubang hitam di Tepi Alam Semesta

Banyak Banget, Astronom Temukan 83 Lubang hitam di Tepi Alam Semesta

Tekno | Rabu, 20 Maret 2019 | 16:39 WIB

Astronom Saksikan Kelahiran Lubang Hitam atau Bintang Neutron

Astronom Saksikan Kelahiran Lubang Hitam atau Bintang Neutron

Tekno | Jum'at, 11 Januari 2019 | 11:49 WIB

Terkini

UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan

UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:33 WIB

Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?

Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:31 WIB

Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir

Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir

Riau | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:24 WIB

KPK Dalami Lelang Jabatan Zulkarnain, Dugaan Mahar Pajero Sport ke Bupati Diusut

KPK Dalami Lelang Jabatan Zulkarnain, Dugaan Mahar Pajero Sport ke Bupati Diusut

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:23 WIB

Korupsi Kepala Daerah Sudah Level Darurat, DPR Panggil Kemendagri dan Asosiasi Pemda Besok

Korupsi Kepala Daerah Sudah Level Darurat, DPR Panggil Kemendagri dan Asosiasi Pemda Besok

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:13 WIB

Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?

Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:10 WIB

4 Zodiak Paling Beruntung dan Makmur Sepanjang Agustus 2026, Ada Gemini dan Leo

4 Zodiak Paling Beruntung dan Makmur Sepanjang Agustus 2026, Ada Gemini dan Leo

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:09 WIB

Hutan Bukan untuk Tentara, YLBHI Cemas Pembangunan BTP TNI Picu Kerusakan Alam

Hutan Bukan untuk Tentara, YLBHI Cemas Pembangunan BTP TNI Picu Kerusakan Alam

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:03 WIB

Changan Nevo Q05 Meluncur di GIIAS 2026 Harga Mulai Rp 300 Jutaan

Changan Nevo Q05 Meluncur di GIIAS 2026 Harga Mulai Rp 300 Jutaan

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:02 WIB

Pasca Ramai Dugaan Diskriminasi Siswa, Disdikpora DIY Wajibkan Sekolah Sediakan Ruang Belajar Agama

Pasca Ramai Dugaan Diskriminasi Siswa, Disdikpora DIY Wajibkan Sekolah Sediakan Ruang Belajar Agama

Jogja | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:01 WIB

×