Duh, Kabarnya Donald Trump Komplain pada CEO Twitter Soal Ini

RR Ukirsari Manggalani, Tivan Rahmat

Rabu, 24 April 2019 | 15:50 WIB
Duh, Kabarnya Donald Trump Komplain pada CEO Twitter Soal Ini
Ilustrasi aplikasi Twitter pada smartphone [Shutterstock]

Suara.com - Presiden of The United States alias POTUS atau Presiden Amerika Serikat, Donald Trump baru-baru ini melakukan pertemuan dengan pendiri sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Twitter, Jack Dorsey.

Sebagaimana dikutip dari Reuters pada Rabu (24/4/2019), keduanya berdiskusi seputar tren di media sosial, khususnya Twitter.

"Meeting bagus siang ini di White House dengan Jack Dorsey dari Twitter. Banyak subyek didiskusikan soal platform mereka, dan dunia media sosial secara umum," kata Donald Trump di Twitter pasca pertemuan itu.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. [AFP/Mandel Ngan]
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. [AFP/Mandel Ngan]

Jack Dorsey yang belum pernah bertemu dengan orang nomor satu Amerika Serikat itu pun membalasnya dengan mengucapkan terima kasih.

Pada kesempatan yang sama, seorang sumber yang ikut menghadiri pertemuan itu mengatakan bahwa Jack Dorsey menjawab langsung pertanyaan POTUS perihal hilangnya sejumlah follower dari akun Twitter Donald Trump.

Ia menjawab bahwa hal itu terjadi karena perusahaannya berusaha menghapus akun palsu, bot, dan spam. Akibat kebijakan ini, banyak public figure yang kehilangan pengikutnya di Twitter, termasuk Jack Dorsey sendiri.

Sebelum pertemuan itu, Donald Trump sempat menuliskan beberapa cuitan di Twitter yang intinya merasa dirugikan dengan kebijakan yang dibuat Jack Dorsey.

"Perusahaan ini tidak memperlakukanku dengan baik sebagai Republikan. Sangat diskriminatif," kata Donald Trump beberapa waktu lalu.

Gilanya, jumlah followers Donald Trump yang hilang terbilang banyak. Menurut hasil riset perusahaan data media sosial Keygole, Trump kehilangan sekitar 204 ribu follower pada Juli 2018, atau sekitar 0,4 persen dari total pengikutnya.

baca juga

"Twitter telah menghapus banyak orang dari akun saya dan yang lebih penting lagi, mereka sepertinya melakukan sesuatu yang membuat follower menjadi sulit untuk bergabung," kata Donald Trump, Oktober lalu.

Saat itu, ia mengatakan bahwa Twitter memperlakukan suatu akun dengan alasan politis. Sepertinya, pertemuan antara Donald Trump dengan Jack Dorsey tadi bisa saja membahas hal ini secara langsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curhat WNI Nyoblos di New York: Ada Bule Bandingkan Jokowi dan Trump

Curhat WNI Nyoblos di New York: Ada Bule Bandingkan Jokowi dan Trump

News | Selasa, 16 April 2019 | 15:39 WIB

Delapan Organisasi Perdagangan Desak Donald Trump soal Tarif Otomotif

Delapan Organisasi Perdagangan Desak Donald Trump soal Tarif Otomotif

Otomotif | Selasa, 09 April 2019 | 11:10 WIB

CEO Google Bertemu Trump Bahas Ini

CEO Google Bertemu Trump Bahas Ini

Tekno | Selasa, 02 April 2019 | 10:44 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB

×