Bisakah Citra Lubang Hitam Menjadi Lebih Jelas Lagi?

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 14 Mei 2019 | 14:30 WIB
Bisakah Citra Lubang Hitam Menjadi Lebih Jelas Lagi?
Foto lubang hitam di Galaksi M87, yang berjarak 50 juta tahun cahaya dari Bumi, dirilis pada Rabu (10/4/2019). [AFP/European Southern Observatory]

Suara.com - Pada Rabu (10/4/2019), sekelompok astronom akhirnya berhasil mengungkapkan citra pertama dari lubang hitam. Namun, dari hasil citra yang beredar, penampakan lubang hitam itu terlihat buram.

Baru-baru ini, sekelompok astronom dari Universitas Radboud di Nijmegen, Belanda, bekerja sama dengan Agensi Antariksa Eropa berencana untuk mencitrakan lubang hitam menjadi jauh lebih tajam dan jelas.

Rencana pencitraan kedua lubang hitam ini akan dilakukan dengan meluncurkan teleskop radio ke luar angkasa. Rencana yang telah diterbitkan dalam sebuah makalah di jurnal Astronomy dan Astrophysics itu bertujuan untuk menguji Teori Relavititas Umum Einstein.

Rencana ini sangat berbeda dari misi pencitraan pertama lubang hitam dengan Event Horizon Telescope (EHT) sebelumnya, dikarenakan EHT bekerja dengan teknik interferometri. Namun, EHT masih memiliki kekukarangan yaitu pengatamannya yang terhalang oleh atmosfer Bumi.

Menurut Universe Today, atmosfer Bumi dapat menciptakan banyak masalah bagi para astronom. Teleskop harus mampu menembus lapisan atmosfer untuk bisa mencitrakan sebuah objek langit yang terletak pada jarak yang sangat jauh. Selain atmosfer, ukuran Bumi juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi efektivitas EHT.

Seorang astronom perempuan sedang mengamati bintang dengan teleskop. [Shutterstock]
Seorang astronom perempuan sedang mengamati bintang dengan teleskop. [Shutterstock]

Untuk mengatasi masalah tersebut, para astronom berencana untuk meletakkan teleskop radio di luar angkasa. Para astronom menyebut proyek ini sebagai Event Horizon Imager (EHI) dan mengatakan bahwa EHI dapat menghasilkan gambar lubang hitam lima kali lebih taham.

"Ada banyak keuntungan menggunakan satelit daripada teleskop radio yang dibangun di permukaan Bumi. Di ruang angkasa, kami dapat melakukan pengamatan pada frekuensi radio yang lebih tinggi. Jarak antar teleskop radio di ruang angkasa juga bisa jauh lebih besar. Ini memungkinkan kami untuk mengambil citra lubang hitam dengan resolusi lebih dari lima kali lipat resolusi EHT," ucap Freek Roelofs, seorang profesor di Universitas Radbound dan pemimpin studi untuk pengembangan EHI.

EHI sendiri akan terdiri dari dua atau tiga satelit di orbit Bumi yang akan berfungsi sebagai observatorium radio. Citra lubang hitam yang lebih jelas itu nantinya akan mengarah pada pengumpulan informasi yang lebih baik dan dapat digunakan untuk menguji Teori Relativitas Umum Einstein.

"Teori Relativitas Umum Einstein memprediksi dengan tepat ukuran dan bentuk bayangan lubang hitam yang seharusnya. Namun, teori gravitasi alternatif memprediksi ukuran dan bentuk yang berbeda. Jadi, untuk dapat membuktikan mana teori yang paling benar, kami memerlukan citra lubang hitam beresolusi tinggi yang hanya dapat diperoleh dari pengamatan berbasis ruang angkasa," tambah Freek Roelofs.

baca juga

Misi EHI sendiri bukanlah misi yang mudah karena para astronom harus menggunakan komunikasi laser untuk mengirim data ke Bumi dari ruang angkasa. Oleh karena itu, para astronom harus menempatkan posisi satelit dengan tepat untuk menghasilkan gambar yang tajam serta menetapkan ketinggian satelit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Astronom Temukan Kandidat Planet Asing Kedua Seukuran Bumi

Astronom Temukan Kandidat Planet Asing Kedua Seukuran Bumi

Tekno | Senin, 15 April 2019 | 15:20 WIB

Inilah Alasan Citra Pertama Lubang Hitam Terlihat Buram

Inilah Alasan Citra Pertama Lubang Hitam Terlihat Buram

Tekno | Minggu, 14 April 2019 | 06:04 WIB

Kenalan dengan Katie Bouman, Ilmuwan Cantik Penemu Lubang Hitam Pertama

Kenalan dengan Katie Bouman, Ilmuwan Cantik Penemu Lubang Hitam Pertama

Tekno | Jum'at, 12 April 2019 | 12:42 WIB

Bikin Ngakak, Banyak Meme Lubang Hitam Beredar di Media Sosial

Bikin Ngakak, Banyak Meme Lubang Hitam Beredar di Media Sosial

Tekno | Kamis, 11 April 2019 | 17:27 WIB

Lihatlah! Ini Foto Lubang Hitam Pertama yang Berhasil Dipotret Manusia

Lihatlah! Ini Foto Lubang Hitam Pertama yang Berhasil Dipotret Manusia

Tekno | Kamis, 11 April 2019 | 05:05 WIB

Banyak Banget, Astronom Temukan 83 Lubang hitam di Tepi Alam Semesta

Banyak Banget, Astronom Temukan 83 Lubang hitam di Tepi Alam Semesta

Tekno | Rabu, 20 Maret 2019 | 16:39 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×