AS Resmi Jatuhkan 36 Sanksi Baru untuk Lumpuhkan Iran, Pesawat Sipil Dilarang Melintas

M Nurhadi

Rabu, 09 September 2026 | 09:03 WIB
AS Resmi Jatuhkan 36 Sanksi Baru untuk Lumpuhkan Iran, Pesawat Sipil Dilarang Melintas
Ilustrasi Bendera Iran dan AS [Suara.com]
baca 10 detik
  • Pemerintah Amerika Serikat meluncurkan 36 sanksi baru guna menargetkan sektor penerbangan Iran.
  • Departemen Keuangan AS memblokir perusahaan pendukung dan mencabut izin penerbangan maskapai sipil Iran.
  • Kebijakan pembatasan ekonomi ini bertujuan untuk melumpuhkan pendapatan serta memutus akses global Iran.

Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) meluncurkan 36 sanksi baru terkait Iran yang secara khusus menyasar sektor penerbangan dan sejumlah perusahaan pendukungnya.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya masif Washington untuk memperluas tekanan ekonomi terhadap Tehran seiring dengan konflik di Timur Tengah yang kini telah memasuki bulan ketujuh.

Departemen Keuangan AS (U.S. Treasury Department) menyatakan bahwa penjatuhan sanksi ini bertujuan melumpuhkan total operasional maskapai Mahan Air—yang sebelumnya telah dikenai sanksi oleh AS dan Uni Eropa—sekaligus memperluas cakupan sanksi ke seluruh maskapai penerbangan sipil Iran lainnya.

Selain maskapai, sanksi turut menyasar perusahaan cangkang (front companies), pengelola kargo, perantara asing, hingga rute pengiriman tertutup yang diduga digunakan Tehran untuk memperoleh pesawat buatan AS serta teknologi sensitif lainnya.

Blokade Sektor Penerbangan dan Penutupan Akses Internasional

Secara paralel, Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri (Office of Foreign Assets Control/OFAC) memblokir perusahaan penyedia layanan yang berbasis di Turki, Uni Emirat Arab (UEA), Malaysia, hingga Kazakhstan yang dituduh membantu operasional maskapai Iran.

OFAC juga mencabut tiga izin penerbangan yang sebelumnya membolehkan perlintasan udara (overflight) serta mengizinkan maskapai non-AS membawa pesawat komersial berteknologi AS masuk ke wilayah Iran. Kebijakan ini juga menghapus kelonggaran untuk pasokan suku cadang keselamatan, bahan bakar, dan perbaikan darurat.

"AS memanfaatkan sanksi untuk secara efektif memblokade sektor penerbangan Iran dari dunia luar," ujar Brett Erickson, Managing Principal Obsidian Risk Advisors. Menurutnya, langkah ini menandai perluasan perang ekonomi yang berdampak signifikan pada perjalanan sipil, aktivitas perdagangan, rantai pasok, hingga ketahanan ekonomi Iran.

Mantan pejabat senior Departemen Keuangan AS, Miad Maleki, menambahkan bahwa pencabutan izin tersebut akan memutus lalu lintas udara utama dari pusat penerbangan seperti Dubai, Doha, dan Istanbul, yang selama ini menjadi gerbang utama perdagangan dan keuangan regional bagi Tehran.

baca juga

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari Operation Economic Outcast guna menekan pendapatan rezim Iran.

"Biarlah ini menjadi peringatan bagi siapa saja yang melakukan bisnis dengan maskapai penerbangan Iran yang tersisa, yang semuanya telah kami beri sanksi hari ini: Anda berisiko terputus dari sistem keuangan global," tegas Bessent dalam pernyataan resminya, dikutip dari Reuters.

Dalam penindakan terbaru ini, AS menetapkan sanksi terhadap 27 maskapai penerbangan Iran serta beberapa perusahaan di UEA dan Turki—termasuk pimpinan perusahaan layanan penerbangan ECT Aviation Support—karena memfasilitasi akuisisi setidaknya tiga unit pesawat Boeing B-777 untuk Mahan Air pada musim panas ini.

Eskalasi sanksi dan blokade maritim AS di Selat Hormuz kini kian mempersempit akses devisa serta menekan tingkat ekspor minyak Iran di pasar internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Hampir Tembus 100 Dolar,  Imbas Tensi Militer AS-Iran yang Kembali Memanas

Harga Minyak Hampir Tembus 100 Dolar, Imbas Tensi Militer AS-Iran yang Kembali Memanas

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 08:36 WIB

Iran Gertak Amerika Serikat, Ancam Blokir Total Teluk Persia Jika Lanjutkan Sanksi Ekonomi

Iran Gertak Amerika Serikat, Ancam Blokir Total Teluk Persia Jika Lanjutkan Sanksi Ekonomi

News | Selasa, 08 September 2026 | 16:16 WIB

Aktivitas Vulkanik Anak Krakatau, Kedutaan AS Ingatkan Warganya untuk Waspada

Aktivitas Vulkanik Anak Krakatau, Kedutaan AS Ingatkan Warganya untuk Waspada

Video | Selasa, 08 September 2026 | 14:22 WIB

Terkini

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

Kalbar | Selasa, 15 September 2026 | 10:47 WIB

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 10:42 WIB

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:39 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:34 WIB

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:32 WIB

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:30 WIB

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

×