3 Alasan Mengapa Samsung Galaxy Note 10 Belum Layak Gantikan Note 9

Liberty Jemadu

Kamis, 08 Agustus 2019 | 18:43 WIB
3 Alasan Mengapa Samsung Galaxy Note 10 Belum Layak Gantikan Note 9
Samsung Galaxy Note 10 dan Note 10 Plus diluncurkan di New York, AS pada Kamis pagi (8/8/2019). [www.samsung.com]

Suara.com - Samsung Galaxy Note 10 baru saja diluncurkan di New York, Amerika Serikat, pada Kamis pagi (8/8/2019) waktu Indonesia dengan segala kemewahan serta kecanggihannya, tetapi apakah gawai baru ini sudah layak menggantikan pendahulunya Galaxy Note 9?

Galaxy Note 10 memang dirancang sebagai sebuah gawai flagship dengan beberapa pembaruan, mulai dari prosesor baru yang lebih cepat dan efisien, jajaran kamera lebih canggih, serta beberapa fitur baru yang menarik

Di sektor dapur pacu, Galaxy Note 10 sudah menggunakan prosesor Snapdragon 855 atau Exynos 9825. Sementara Note 9 masih mengandalkan Snapdragon 845 dan Exynos 9810.

Kamera Note 10 juga lebih banyak: tiga kamera belakang yang terdiri dari dua kamera 12 megapiksel dan satu kamera 16 megapiksel. Adapun Note 9 hanya dipersenjatai dua kamera 12 megapiksel.

Samsung Galaxy Note 10 juga dibekali beberapa fitur baru mulai dari pemindai sidik jari di layar dan pena stylus yang mampu membaca gestur pengguna, sehingga bisa mengendalikan ponsel tanpa perlu menyentuh layar.

Lalu di sektor mana saja Galaxy Note 9 lebih unggul dari adiknya Note 10?

1. Layar

Dari sisi layar, baik luas maupun kualitas gambar yang ditampilkan, Samsung Galaxy Note 10 masih kalah ketimbang Note 9. Galaxy Note 10 memiliki layar seluas 6,3 inci, sementara Note 9 sedikit lebih luas dengan 6,4 inci.

Note 9 juga unggul di sisi resolusi layar, dengan 1440 x 2960 dengan kerapatan 516 piksel per inci. Sementara Note 10 memiliki resolusi 1080 x 2280, dengan kerapatan 401 piksel per inci.

baca juga

2. Baterai

Galaxy Note 10 juga ditenagai oleh baterai dengan kapasitas lebih kecil ketimbang kakaknya, Note 9. Jika Note 9 dibekali baterai berkapasitas 4.000 mAh, maka Note 10 hanya memiliki baterai berukuran 3.500 mAh, yang tergolong kecil untuk gawai flagship.

Memang perlu dicatat Galaxy Note 10 sudah menggunakan prosesor baru Snapdragon 855 atau Exynos 9825 yang diklaim lebih irit baterai, tetapi ini perlu dibuktikan lagi dalam pengujian lebih komprehensif.

3. Memori

Samsung Galaxy Note 10 tersedia dalam satu varian memori atau ROM, yakni sebesar 256 GB. Sementara Galaxy Note 9 lebih variatif, ada yang berkapasitas 128 GB dan yang terbesar 512 GB.

Note 9 juga lebih unggul karena masih menyediakan slot microSD, sehingga pengguna bisa memperbesar kapasitas memori hingga 1 TB. Adapun Galaxy Note 10 sudah tak lagi dibekali slot microSD.

Selain itu, baik Galaxy Note 9 dan Note 10 juga sama-sama disokong RAM sebesar 8GB. Tetapi pada Note 9, juga tersedia varian dengan RAM 6 GB.

Catatan

Meski demikian, perlu diingat bahwa Samsung Galaxy Note 10 juga diluncurkan bersamaan dengan varian Galaxy Note 10 Plus yang memiliki spesifikasi yang lebih tinggi. Tetapi tentu saja ia dijual dengan harga jauh lebih mahal ketimbang Note 10.

Di Indonesia, Samsung Galaxy Note 10 Plus dijual di rentang harga Rp 16,5 juta sampai Rp 19 juta. Sementara Galaxy Note 10 dibanderol di Rp 14 juta. Adapun Galaxy Note 9 kini dipasarkan di harga Rp 13,5 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×