Kurang dari 20 Detik, Begini Proses Setetes Air Menjadi Partikel Salju

Rabu, 14 Agustus 2019 | 14:33 WIB
Kurang dari 20 Detik, Begini Proses Setetes Air Menjadi Partikel Salju
Kepingan salju. (Twitter/ZonePhysics)

Suara.com - Dinginnya salju berwarna putih ini terlihat sangat lembut, tetapi nyatanya setiap partikel kepingan salju (snowflakes) mempunyai pola yang cantik luar biasa jika diperbesar menggunakan mikroskop.

Sebuah fanspage akun Twitter khusus sains, @ZonePhysics, membagikan video unik yang menampilkan proses setetes air menjadi kepingan salju yang sangat cantik.

Video yang diunggah berhasil viral di Twitter setelah mendapatkan lebih dari 9 ribu Retweet dan 32 ribu Like.

Di dalam video memperlihatkan bagaimana setetes air yang perlahan menjadi partikel kepingan salju dalam waktu 20 detik.

Ternyata, terdapat penjelasan ilmiah mengenai proses alami bagaimana setetes air menjadi partikel salju dengan pola cantik.

Partikel kepingan salju. (Twitter/ ZonePhysics)
Partikel kepingan salju. (Twitter/ ZonePhysics)

Dikutip dari situs resmi NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration), partikel kepingan salju mulai terbentuk ketika tetesan air yang sangat dingin membeku di atas serbuk sari atau pertikel debu di langit.

Proses tersebut bisa menciptakan kristal es.

Saat kristal es jatuh ke tanah, uap air membeku menuju ke kristal utama dan membentuk kristal baru, partikel enam lengan yang sangat cantik.

Suhu di mana kristal es terbentuk menentukan pola partikel kepingan salju.

Baca Juga: Unik, Salju Warna Pink Bisa Ditemukan di Taman Nasional Ini

Kristal enam lengan dengan pola jarum runcing biasanya terbentuk pada suhu 23 derajat Fahrenheit atau -5 derajat Celcius.

Kristal seperti pelat sangat datar bisa terbentuk pada suhu 5 derajat Fahrenheit atau -15 derajat Celcius.

Bentuk rumit dari satu lengan kepingan salju juga ditentukan oleh kondisi atmosfer yang dialami oleh seluruh kristal es saat jatuh.

Meskipun bentuk enam sisi selalu dipertahankan kristal es (dan enam lengannya) dapat bercabang ke arah yang baru.

Karena setiap lengan mengalami kondisi atmosfer yang sama, lengan tersebut sering terlihat identik.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI