Algoritma Youtube Dorong Berkembangnya Radikalisme

Liberty Jemadu | Suara.com

Jum'at, 25 Oktober 2019 | 07:15 WIB
Algoritma Youtube Dorong Berkembangnya Radikalisme
Ilustrasi aplikasi YouTube diakses melalui telepon seluler pintar (Shutterstock).

Suara.com - Fenomena radikalisme yang menyebar internet bukan semata-mata kesalahan konten-konten, tetapi lebih kepada algoritma di balik media sosial yang menayangkannya, demikian dikatakan Guillaume Chaslot seorang bekas teknisi Youtube.

Chaslot mengatakan bahwa algoritma Youtube, khususnya yang bertanggung jawab atas daftar konten atau video yang direkomendasikan kepada warganet, adalah biang kerok radikalisme di internet.

"Kita harus paham beda antara kebebasan berpendapat dan kebebasan untuk menjangkau," kata Chaslot yang turut mengembangkan algoritma Youtube, terutama yang berkaitan dengan fitur rekomendasi video.

Berbicara dalam sebuah konferensi jelang Mozilla Festival di London, Inggris pada pekan ini, ia menjelaskan bahwa orang menjadi radikal karena menghabiskan banyak waktu menyaksikan konten dengan gagasan yang sama.

Algoritma Youtube memungkinkan konten-konten sejenis atau yang gagasannya homogen terus dijejalkan kepada warganet. Alhasil orang tidak memiliki kesempatan untuk menemukan gagasan lain sebagai pembanding.

Contohnya, ketika seseorang menonton video ceramah dari tokoh tertentu, maka Youtube akan merekomendasikan video-video lain dari tokoh yang sama atau yang memiliki gagasan/ideologi yang mirip dengannya. Penonton tidak direkomendasikan video dari penceramah lain, yang memiliki gagasan berbeda.

"Algoritma disusun untuk mendorong orang semakin lama menonton. Seseorang bisa teradikalisasi sepenuhnya karena menghabiskan berjam-jam di Youtube. Dari sudut pandang algoritma, ini adalah kemenangan besar," kata Chaslot kepada ZDNet.

Ketika masih bekerja di Youtube, Chaslot pernah membawa masalah ini ke atasannya. Ia mengusulkan agar algoritma Youtube merekomendasikan video-video yang berisi gagasan lebih beragam.

Sayang gagasan itu ditolak. Ia lalu meninggalkan anak usaha Google itu dan melakukan penelitian terkait algoritma fitur rekomendasi video Youtube.

Risetnya digelar bertepatan dengan pemilihan presiden Amerika Serikat pada 2016. Hasilnya menunjukkan bahwa algoritma Youtube mendorong orang untuk menyaksikan lebih banyak video radikal.

Youtube sendiri belum memberikan komentar terkait kritik Chaslot itu.

Tetapi penjelasan Chaslot itu senada dengan apa yang disebut efek ruang gema (echo chamber) dari media sosial. Efek ruang gema terjadi ketika seseorang hanya mau mendengar gagasan-gagasan yang ia yakini dan menolak gagasan yang berbeda.

Efek ruang gema dikombinasikan dengan algoritma Youtube tadi bisa menjadi ancaman besar terhadap demokrasi dan masyarakat yang majemuk. Betapa tidak, algoritma Youtube membuat ruang gema semakin rapat - tak memberi ruang munculnya gagasan-gagasan yang beragam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

YouTube Blokir Akun Berusia Kurang dari 16 Tahun, Begini Penjelasan Aturan Komdigi

YouTube Blokir Akun Berusia Kurang dari 16 Tahun, Begini Penjelasan Aturan Komdigi

Tekno | Kamis, 23 April 2026 | 18:27 WIB

Bukan Visual Mewah, Justin Bieber Viral di Coachella Hanya Gara-gara Putar Video YouTube Lama!

Bukan Visual Mewah, Justin Bieber Viral di Coachella Hanya Gara-gara Putar Video YouTube Lama!

Your Say | Sabtu, 18 April 2026 | 08:20 WIB

YouTube Hapus Video Lego Kritik Trump, Iran Murka: Pembungkaman Ala Barat

YouTube Hapus Video Lego Kritik Trump, Iran Murka: Pembungkaman Ala Barat

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:51 WIB

Komdigi Sanksi Google Buntut YouTube Tak Patuh PP Tunas

Komdigi Sanksi Google Buntut YouTube Tak Patuh PP Tunas

Tekno | Kamis, 09 April 2026 | 18:47 WIB

Google dan YouTube Dukung PP Tunas, Tolak Larangan Akses Anak, Dorong Keamanan Digital Berbasis AI

Google dan YouTube Dukung PP Tunas, Tolak Larangan Akses Anak, Dorong Keamanan Digital Berbasis AI

Tekno | Jum'at, 27 Maret 2026 | 14:53 WIB

Gugat Meta dan YouTube soal Kecanduan Medsos, Perempuan Ini Tuntut Rp100 M

Gugat Meta dan YouTube soal Kecanduan Medsos, Perempuan Ini Tuntut Rp100 M

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:23 WIB

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:59 WIB

Mengaku News Junkie, Ini Cara Prabowo Pantau Isu Global hingga Dini Hari

Mengaku News Junkie, Ini Cara Prabowo Pantau Isu Global hingga Dini Hari

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:50 WIB

Baim Wong Buka-bukaan Pernah Bangkrut Sampai Tak Bisa Bayar KPR, Uang Tabungan Belasan Tahun Ludes!

Baim Wong Buka-bukaan Pernah Bangkrut Sampai Tak Bisa Bayar KPR, Uang Tabungan Belasan Tahun Ludes!

Entertainment | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:53 WIB

Dikritik Gara-Gara Ngonten di Rumah Duka Vidi Aldiano, Sule Akhirnya Minta Maaf

Dikritik Gara-Gara Ngonten di Rumah Duka Vidi Aldiano, Sule Akhirnya Minta Maaf

Entertainment | Selasa, 10 Maret 2026 | 12:17 WIB

Terkini

5 HP Rp1 Jutaan untuk Orang Tua yang Pas buat Multitasking

5 HP Rp1 Jutaan untuk Orang Tua yang Pas buat Multitasking

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 13:29 WIB

7 Rekomendasi Gimbal Stabilizer HP Terbaik, Hasil Video Anti Goyang Sekelas Profesional

7 Rekomendasi Gimbal Stabilizer HP Terbaik, Hasil Video Anti Goyang Sekelas Profesional

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 13:07 WIB

HP Infinix RAM 8GB Berapa Harganya? Ini Daftar 9 Tipe Terlaris

HP Infinix RAM 8GB Berapa Harganya? Ini Daftar 9 Tipe Terlaris

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 13:05 WIB

Redmi Siapkan Ponsel dengan Baterai 10.000-12.000 mAh, Pakai Teknologi Baru

Redmi Siapkan Ponsel dengan Baterai 10.000-12.000 mAh, Pakai Teknologi Baru

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 12:55 WIB

5 Pilihan HP Terbaru yang Bisa Zoom Jauh Gambar Tetap Tajam, Tak Cuma iPhone 17

5 Pilihan HP Terbaru yang Bisa Zoom Jauh Gambar Tetap Tajam, Tak Cuma iPhone 17

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 12:41 WIB

HP Flagship Samsung dan iPhone Dapat Aksesori Telefoto 600 mm, Tawarkan Fitur Zoom 25X

HP Flagship Samsung dan iPhone Dapat Aksesori Telefoto 600 mm, Tawarkan Fitur Zoom 25X

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 12:30 WIB

7 HP Kamera OIS dan EIS Termurah, Hasil Foto Malam Tajam Video Stabil

7 HP Kamera OIS dan EIS Termurah, Hasil Foto Malam Tajam Video Stabil

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 11:56 WIB

IQOO Siapkan HP Midrange dan Tablet Anyar, Andalkan Chipset Kelas Top

IQOO Siapkan HP Midrange dan Tablet Anyar, Andalkan Chipset Kelas Top

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 11:55 WIB

Tecno Spark 50 Pro Siap Rilis Mei 2026, Bawa Baterai 6.000mAh dan Fast Charging 60W

Tecno Spark 50 Pro Siap Rilis Mei 2026, Bawa Baterai 6.000mAh dan Fast Charging 60W

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 10:47 WIB

5 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Mantap Buat Streaming dan Multitasking

5 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Mantap Buat Streaming dan Multitasking

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 10:20 WIB