Mengenal JWST, Teleskop Penerus Hubble

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 08 Januari 2020 | 08:19 WIB
Mengenal JWST, Teleskop Penerus Hubble
James Webb Space Telescope. [NASA}

Suara.com - James Webb Space Telescope (JWST) milik NASA dijadwalkan meluncur pada Maret 2021. Menghabiskan dana sekitar 9,7 miliar dolar AS, teleskop luar angkasa ini disebut sebagai penerus Teleskop Antariksa Hubble.

Meski disebut penerus, pada faktanya fungsi keduanya berbeda. Hubble bertugas untuk menangkap panjang gelombang cahaya, inframerah, UV, dan spektrum elektromagnetik.

Sedangkan JWST memiliki tugas jauh lebih sulit dengan mengamati langit sepenuhnya, dalam cahaya inframerah dan mempelajari alam semesta yang sebagian besar tidak terlihat oleh pengamatan manusia.

Salah satu alasan utama mengapa JWST dibuat adalah astronomi inframerah, pada umumnya sangat sulit dilakukan dari permukaan Bumi karena terhalang polusi cahaya.

Karenanya, JWST akan ditempatkan sekitar 1,5 juta kilometer dari Bumi agar terhindar dari penghalang di Bumi. Meski begitu, JWST masih harus "bertempur" dengan cahaya Matahari yang menyebabkan radiasi inframerah.

Para ilmuwan kemudian merancang teleskop dalam beberapa pilihan. Pilihan umum adalah menggunakan sistem pendingin aktif, pendinginan teleskop hingga suhu yang dibutuhkan untuk mengamati alam semesta dengan benar.

Teleskop yang memiliki panjang 22 meter dan lebar 11 meter itu juga terbuat dari lima lapisan bahan yang sangat reflektif dan disebut masing-masing lapisan lebih tipis dari rambut manusia. Lapisan ini akan menjaga teleskop hingga suhu minus 223 derajat Celcius dan sistem pendingin aktif hingga di bawah minus 258 derajat Celcius.

Teleskop Hubble. [Shutterstock]
Teleskop Hubble. [Shutterstock]

Dilansir dari Space.com, JWST juga memiliki target misi, salah satunya adalah mencari lebih banyak informasi mengenai alam semesta awal, ketika kosmos baru berusia beberapa ratus juta tahun karena sejarah belum pernah memiliki gambar satu pun dari zaman bintang dan galaksi pertama.

JWST juga akan menggunakan perangkat khusus untuk menghalangi cahaya dari beberapa bintang jatuh dan memungkinkan observatorium untuk mengambil gambar dari objek apa pun yang mengorbit bintang-bintang tersebut, seperti eksoplanet.

baca juga

Selain hal yang telah disebutkan sebelumnya, JWST pun akan mempelajari apa pun di kosmos, mulai dari cakram protoplanet di sekitar bintang yang baru lahir hingga awan molekul, komet, dan objek Sabuk Kuiper.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Temukan Air Berbentuk Uap di Bulan Jupiter lho!

Ilmuwan Temukan Air Berbentuk Uap di Bulan Jupiter lho!

Tekno | Rabu, 20 November 2019 | 06:45 WIB

Hii Seram.. Hubble Bagikan Foto Galaksi Berbentuk Wajah Mengerikan

Hii Seram.. Hubble Bagikan Foto Galaksi Berbentuk Wajah Mengerikan

Tekno | Jum'at, 01 November 2019 | 13:00 WIB

Teleskop Pengganti Hubble Sukses Jalani Tes

Teleskop Pengganti Hubble Sukses Jalani Tes

Tekno | Kamis, 31 Oktober 2019 | 12:13 WIB

5 Berita Populer Tekno Sepanjang 14 Oktober 2019

5 Berita Populer Tekno Sepanjang 14 Oktober 2019

Tekno | Selasa, 15 Oktober 2019 | 07:20 WIB

Fenomena Ini Bikin NASA Pertanyakan Kebenaran Teori Einstein

Fenomena Ini Bikin NASA Pertanyakan Kebenaran Teori Einstein

Tekno | Senin, 07 Oktober 2019 | 20:00 WIB

Hubble Abadikan Foto Terbaru Jupiter

Hubble Abadikan Foto Terbaru Jupiter

Tekno | Rabu, 14 Agustus 2019 | 08:44 WIB

Terkini

Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen

Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 19:47 WIB

7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo

7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 17:25 WIB

5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan

5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 17:14 WIB

Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam

Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 16:47 WIB

5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak

5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 16:15 WIB

Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma

Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:58 WIB

4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi

4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:42 WIB

Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad

Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:35 WIB

Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia

Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 13:52 WIB

8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan

8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 13:16 WIB

×