Seberapa Efektif Cairan Disinfektan Mencegah Virus Corona ?

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Selasa, 17 Maret 2020 | 08:30 WIB
Seberapa Efektif Cairan Disinfektan Mencegah Virus Corona ?
Cairan disinfektan untuk melindungi diri dari virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak ahli merekomendasikan mencuci tangan dan membersihkan permukaan yang sering disentuh di rumah, dengan disinfektan agar mencegah penyebaran virus Corona COVID-19. Namun, apakah penggunaan disinfektan benar-benar mampu mencegah virus Corona?

Sama seperti virus Corona lainnya, COVID-19 menyebar paling umum melalui tetesan air liur tak terlihat, ketika pasien batuk atau bersin di udara. Tetesan itu kemudian dapat dihirup orang-orang terdekat atau menempel di permukaan benda yang dapat disentuh orang lain, membuat orang tersebut juga dapat terinfeksi ketika mereka menyentuh bagian wajah.

Menurut investigasi penyebaran COVID-19, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa disinfektan rumah tangga biasa, termasuk sabun atau larutan pemutih yang diencerkan dapat menonaktifkan virus Corona pada permukaan dalam ruangan.

"Virus Corona adalah virus yang diselimuti dengan lapisan lemak pelindung. Disinfektan merobek lapisan lemak itu dan membuat virus 'cukup lemah' dibandingkan dengan norovirus atau virus umum lainnya yang memiliki cangkanh protein yang lebih kuat," ucap Juan Leon, seorang ilmuwan kesehatan lingkungan di Emory University.

Menurut jurnal pra-cetak yang diunggah di medRxiv, virus Corona COVID-19 dapat bertahan di udara hingga 3 jam dan selama 2 hingga 3 hari pada permukaan stainless steel dan plastik.

Sementara, dalam penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Hospital Infection, para ilmuwan menemukan bahwa virus Corona terkait yang menyebabkan SARS dapat bertahan hingga 9 hari pada permukaan yang tidak keropos seperti baja tahan karat atau plastik.

Penemuan terbaru yang diterbitkan di JAMA, virus Corona COVID-19 juga telah terdeteksi dalam tinja. Artinya, virus juga dapat disebarkan oleh orang-orang yang tidak mencuci tangan dengan benar setelah menggunakan kamar mandi.

Ssejauh ini, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS mengatakan tidak ada indikasi penyebaran melalui air minum, kolam renang, atau kolam air panas.

Petugas saat melakukan penyemprotan disinfektan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. (Suara.com/Ria Rizki).
Petugas saat melakukan penyemprotan disinfektan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. (Suara.com/Ria Rizki).

Dilansir laman Science Mag, laporan dari berita lokal dari kota-kota seperti Shanghai dan Gwangju, disinfektan yang paling umum digunakan di luar ruangan adalah larutan natrium hipoklorit yang diencerkan atau pemutih rumah tangga.

Sayangnya, masih belum ada kejelasan apakah pemutih dapat menonaktifkan virus Corona di luar ruangan dan di udara. Pemutih sendiri akan rusak di bawah sinar ultraviolet (UV).

Di sisi lain, penggunaan disinfektan juga dapat merugikan karena berisiko mengalami masalah pernapasan. Menurut Julia Silva Sobolik, seorang mahasiswa pascasarjana di lab Leon, menyebut bahwa pemutih sangat mengiritasi selaput lendir.

Wabah virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)
Wabah virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

"Orang yang terpapar disinfektan yang disemprotkan, terutama pekerja yang menyemprotkannya, berisiko mengalami masalah pernapasan, di antara penyakit lainnya," ucap Sobolik.

Ia mencatat bahwa penelitian Oktober 2019 di JAMA Network Open menemukan bahwa perawat yang secara teratur menggunakan disinfektan untuk membersihkan permukaan, berisiko lebih tinggi terkena penyakit paru obstruktif kronik.

Dalam siaran televisi baru-baru ini oleh China, Zhang Liubo, seorang ilmuwan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, memperingatkan bahwa permukaan luar seperti jalan, lapangan, halaman rumput, tidak boleh disemprotkan dengan disinfektan berulang kali karena dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan harus dihindari.

Juan Leon menegaskan bahwa mengingat cara penularan COVID-19 melalui kontak dari orang ke orang, cara terbaik adalah dengan meminimalkan kontak tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Bikin Disinfektan Pencegah Corona Mudah di Rumah ala Adik Najwa Shihab

Cara Bikin Disinfektan Pencegah Corona Mudah di Rumah ala Adik Najwa Shihab

News | Senin, 16 Maret 2020 | 17:13 WIB

Viral Video 'Bagaimana Wabah COVID-19 Bisa Berakhir', Ini Penjelasannya

Viral Video 'Bagaimana Wabah COVID-19 Bisa Berakhir', Ini Penjelasannya

News | Senin, 16 Maret 2020 | 07:15 WIB

Sedih Bayinya Mati, Induk Babon Ini Menggendong Anaknya Selama 10 Hari

Sedih Bayinya Mati, Induk Babon Ini Menggendong Anaknya Selama 10 Hari

Tekno | Kamis, 12 Maret 2020 | 12:05 WIB

Cegah Umat Kena Virus Corona, Paus Fransiskus Ceramah via Live Streaming

Cegah Umat Kena Virus Corona, Paus Fransiskus Ceramah via Live Streaming

News | Minggu, 08 Maret 2020 | 18:47 WIB

Virus Corona Bisa Kembali Setiap Musim Dingin Sebagai Bug Pembunuh Musiman

Virus Corona Bisa Kembali Setiap Musim Dingin Sebagai Bug Pembunuh Musiman

Tekno | Selasa, 03 Maret 2020 | 11:30 WIB

Ngeri! Ilmuwan : Serang Sel Manusia, Virus Corona Bermutasi Mirip HIV

Ngeri! Ilmuwan : Serang Sel Manusia, Virus Corona Bermutasi Mirip HIV

Tekno | Jum'at, 28 Februari 2020 | 13:25 WIB

Terkini

7 HP Gaming Murah Dibawah Rp1 Jutaan, Kuat Main Gim Berat Tanpa Lag

7 HP Gaming Murah Dibawah Rp1 Jutaan, Kuat Main Gim Berat Tanpa Lag

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 21:16 WIB

Daftar Harga HP Vivo Terbaru 2026 Lengkap, Mana Paling Worth It Sesuai Budget Kamu?

Daftar Harga HP Vivo Terbaru 2026 Lengkap, Mana Paling Worth It Sesuai Budget Kamu?

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 21:12 WIB

Daftar 6 iPhone Paling Worth It Dibeli di Tahun 2026 dan Harganya

Daftar 6 iPhone Paling Worth It Dibeli di Tahun 2026 dan Harganya

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 19:22 WIB

Komdigi Akan Blokir Wikipedia Sepekan Lagi Jika Ultimatum Tidak Diacuhkan

Komdigi Akan Blokir Wikipedia Sepekan Lagi Jika Ultimatum Tidak Diacuhkan

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 18:55 WIB

Laptop AI Intel Core Ultra Series 3 Resmi Dijual di Indonesia, Ini Keunggulan dan Daftar Mereknya

Laptop AI Intel Core Ultra Series 3 Resmi Dijual di Indonesia, Ini Keunggulan dan Daftar Mereknya

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 18:50 WIB

5 HP Samsung Seri A dengan Layar AMOLED: Display Mewah Harga Murah

5 HP Samsung Seri A dengan Layar AMOLED: Display Mewah Harga Murah

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 18:35 WIB

23 Kode Redeem FC Mobile 15 April 2026, Bersiap Klaim Pemain Kompensasi Bug OVR 117

23 Kode Redeem FC Mobile 15 April 2026, Bersiap Klaim Pemain Kompensasi Bug OVR 117

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 18:16 WIB

Lowongan Talenta AI Makin Diburu, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikut IndonesiaNEXT 2026

Lowongan Talenta AI Makin Diburu, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikut IndonesiaNEXT 2026

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 18:03 WIB

Vivo T5 Pro Resmi Debut, HP Midrange Baterai 9.020 mAh Ini Siap ke Indonesia

Vivo T5 Pro Resmi Debut, HP Midrange Baterai 9.020 mAh Ini Siap ke Indonesia

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 16:40 WIB

Skip iPhone X: Ini 5 iPhone Terlawas yang Masih Layak Dibeli 2026

Skip iPhone X: Ini 5 iPhone Terlawas yang Masih Layak Dibeli 2026

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 16:10 WIB