Komet Atlas Bakal Bisa Dilihat dari Bumi, Catat Tanggalnya

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Senin, 30 Maret 2020 | 10:00 WIB
Komet Atlas Bakal Bisa Dilihat dari Bumi, Catat Tanggalnya
Ilustrasi komet mendekati Bumi (Shutterstock).

Suara.com - Fenomena langit akan terjadi dalam dua bulan ke depan. Komet Atlas saat ini sedang melintasi tata surya dan dalam perjalanan mendekati Matahari.

Komet ini diproyeksikan menjadi komet paling terang yang muncul di langit, dalam dua dekade terakhir. Saking terangnya, Komet Atlas bisa dilihat dengan mata telanjang pada Mei mendatang.

Sebagaimana lansiran laman The Next Web, Senin (30/3/2020) komet ini pertama kali ditemukan kelompok astronomer dari Asteroid Terrestrial-impact Last Alert System (ATLAS) di Hawaii pada 28 Desember 2019.

Saat pertama kali ditemukan, komet yang juga dikenal dengan nama C/2019 Y4 ini saat terlihat sangat redup. Tapi hanya dalam waktu satu bulan, komet ini menjadi 4.000 kali lebih terang.

"Komet Atlas terus menjadi lebih cerah dengan cepat, melebihi ekspektasi kami. Bahkan beberapa prediksi terkait puncak kecerahannya kini telah menjadi hal yang absurd," ujar Karl Battams dari Naval Research Lab.

Secara teknis, komet pada dasarnya merupakan gumpalan bola salju yang kotor. Saat mendekati Matahari, panasnya akan meluruhkan lapisan es dan mengeluarkan gas. Proses inilah yang menghasilkan atmosfer berwarna yang bisa dilihat atau bahkan ekor yang memanjang.

Jika Komet Atlas bisa mempertahankan bentuknya selagi terkena panas Matahari, komet ini kemungkinan bisa menjadi secerah planet Venus yang merupakan objek paling cerah kedua di langit malam, setelah Bulan.

Saat ini, Komet Atlas masih berada di dekat orbit Mars dan mengambil jalur yang sama dengan salah satu komet terhebat dalam sejarah, Komet Besar 1844.

Pada awal April mendatang, komet Atlas bisa dilihat di langit malam yang benar-benar gelap dengan mata telanjang. Sementara pada Mei, komet ini akan bersinar dengan sentuhan warna kehijauan.

baca juga

Saking cerahnya, para astronom menyebut pada 31 Mei mendatang, Komet Atlas bisa dilihat pada siang hari dengan menggunakan bantuan teleskop.

Ilustrasi komet melewati bulan dan Bumi (Shutterstock).
Ilustrasi komet melewati bulan dan Bumi (Shutterstock).

Sementara itu, Alessandro Marchini selaku Kepala Astronomical Observatory University of Siena, sudah menangkap penampakan Komet Atlas dalam sebuah video time-lapse.

Saat pertama kali ditemukan, Komet Atlas berjarak 439 juta km dari Matahari. Sedangkan pada puncak terdekatnya, komet paling cerah ini hanya akan berjarak 37,8 juta km dari pusat Tata Surya itu.

Lantaran fenomena langka ini, beberapa astronom memperkirakan kehadiran komet Atlas akan menjadi tontonan paling spektakuler di langit malam.

Tapi jika komet ini tidak bisa mempertahankan kondisinya, maka manusia harus menunggu 6.000 tahun sebelum akhirnya Komet Atlas mendekati Matahari lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas, Yupiter Tembak Bumi dengan Asteroid dan Komet

Awas, Yupiter Tembak Bumi dengan Asteroid dan Komet

Tekno | Senin, 13 Januari 2020 | 17:00 WIB

NASA Abadikan Komet Saat Meledak, Ini Penampakannya

NASA Abadikan Komet Saat Meledak, Ini Penampakannya

Tekno | Selasa, 10 Desember 2019 | 07:39 WIB

Hore! Air Terdeteksi di Komet 2I/Borisov

Hore! Air Terdeteksi di Komet 2I/Borisov

Tekno | Sabtu, 02 November 2019 | 08:37 WIB

Terungkap: Komet Terkenal Ini Ternyata Memiliki Bulan

Terungkap: Komet Terkenal Ini Ternyata Memiliki Bulan

Tekno | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 12:45 WIB

16 Desember, Salah Satu Komet Paling Cemerlang Menari di Langit Malam

16 Desember, Salah Satu Komet Paling Cemerlang Menari di Langit Malam

Tekno | Sabtu, 15 Desember 2018 | 21:04 WIB

Menanti Komet 46P/Wirtanen Desember Mendatang

Menanti Komet 46P/Wirtanen Desember Mendatang

Tekno | Senin, 26 November 2018 | 11:10 WIB

Terkini

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:20 WIB

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:18 WIB

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:54 WIB

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:38 WIB

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:34 WIB

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:26 WIB

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:23 WIB

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:22 WIB

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:17 WIB

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:10 WIB

×