Warganet Nekat Kukus Uang Jutaan Rupiah, Takut Virus Corona?

Dinar Surya Oktarini, Amelia Prisilia

Senin, 20 April 2020 | 16:07 WIB
Warganet Nekat Kukus Uang Jutaan Rupiah, Takut Virus Corona?
Kukus uang jutaan rupiah. (twitter/bintangforza)

Suara.com - Mewabahnya virus corona membuat siapa saja begitu khawatir. Sama halnya dengan warganet satu ini, karena takut virus corona, dirinya nekat kukus uang jutaan rupiah untuk membunuh kuman, bakteri hingga virus.

Video aksi warganet kukus uang jutaan rupiah ini diunggah oleh akun Twitter @bintangforza dan menjadi viral di Twitter pada Minggu (19/4/2020) lalu.

''Katanya untuk membunuh virus corona'' cuit akun @bintangforza.

Nampak dari video 12 detik tersebut, seorang warganet meletakan beberapa tumpukan uang pecahan Rp 50.000 di atas panci kukus layaknya sedang memasak makanan pada umumnya.

Uang pecahan Rp 50.000 yang diduga memiliki total Rp 45 juta ini disebut-sebut sengaja dikukus untuk membunuh virus salah satunya virus corona yang tengah mewabah. Entah benar atau tidak mengenai aksi kukus uang jutaan rupiah ini dilakukan untuk membunuh virus dari uang tersebut.

Kukus uang jutaan rupiah. (twitter/bintangforza)
Kukus uang jutaan rupiah. (twitter/bintangforza)

Seperti yang diketahui, virus atau bakteri memang dapat hidup di uang kertas dalam waktu yang cukup lama. Tidak diketahui dengan pasti bagaimana cara membunuh virus dan bakteri dari uang kertas, namun mengkukus uang jelas bukanlah solusi.

Banyak warganet yang lalu meninggalkan komentarnya terkait aksi kukus uang jutaan rupiah ini. Beberapa warganet menjelaskan bahwa uang tersebut tidak seharusnya dikukus untuk menghilangkan virus.

''Orang kaya masa nggak tahu ada UV Sterilizer?'' tulis warganet dengan akun @firdaadilla memberi saran untuk menggunakan UV Sterilizer.

''Duh, dikira gembung rebus wkwk'' balas pemilik akun Twitter @_nisakhairun.

baca juga

''Selain bakpau, cuan juga dikukus ya sekarang'' komentar akun @_gbregina.

''Pas diangkat, jadi ngembang kaya bolu kukus'' ungkap akun Twitter @dederahma24.

Viral di Twitter, unggahan video aksi kukus uang jutaan rupiah ini diketahui telah ditonton sebanyak lebih dari 20 ribu kali dan mendapat berbagai komentar warganet.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik Tipis, Pasien Positif Corona RI 20 April Jadi 6.760 Orang

Naik Tipis, Pasien Positif Corona RI 20 April Jadi 6.760 Orang

News | Senin, 20 April 2020 | 15:47 WIB

Polisi Bakal Bubarkan Paksa Jika Buruh Tetap Aksi Saat Pendemi Covid-19

Polisi Bakal Bubarkan Paksa Jika Buruh Tetap Aksi Saat Pendemi Covid-19

News | Senin, 20 April 2020 | 15:44 WIB

Update Corona Jakarta: 3.112 Positif, 297 Meninggal, 237 Sembuh

Update Corona Jakarta: 3.112 Positif, 297 Meninggal, 237 Sembuh

News | Senin, 20 April 2020 | 15:40 WIB

Kabar Baik, Sudah 4 Hari Tak Ada Kematian karena Virus Corona di Thailand

Kabar Baik, Sudah 4 Hari Tak Ada Kematian karena Virus Corona di Thailand

Health | Senin, 20 April 2020 | 15:45 WIB

Terkini

Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?

Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:01 WIB

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:00 WIB

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:59 WIB

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

Surakarta | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:58 WIB

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:57 WIB

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:56 WIB

Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta

Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:52 WIB

Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran

Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51 WIB

×