7 Tips Bermain Game Tanpa Ngelag di Komputer Windows 10

Liberty Jemadu

Senin, 11 Mei 2020 | 20:15 WIB
7 Tips Bermain Game Tanpa Ngelag di Komputer Windows 10
Ilustrasi Windows 10. [Shutterstock]

Suara.com - Komputer ngelag dalam hitungan milidetik saat bermain game multi-player sungguh tidak menyenangkan, apalagi jika hal itu berujung pada kekalahan.

Namun, ketidaknyamanan ini sebenarnya dapat dicegah. Kamu bisa memaksimalkan kinerja komputer sembari mempertahankan tingkat perlindungan yang tinggi bagi PC Anda.

Berikut 7 langkah ala Kaspersky yang dapat membantu Anda meminimalkan kekalahan akibat ngelag saat bermain game di komputer bersistem operasi Windows 10:

  1. Pastikan internet lancar 

    Pastikan Internet Anda memiliki kecepatan dan latensi (signal delay) yang stabil. Buka penjelajah web Anda dan navigasikan ke layanan pengujian kecepatan yang komprehensif seperti speedtest.net atau dslreports.com.

    Pastikan kecepatan internet memadai (kebanyakan game cukup dengan 10 Mbit/s, tetapi untuk streaming video semuanya membutuhkan 50-100 Mbit/s) dan penundaan yang sangat kecil (alias ping).

    Saluran serat optik modern biasanya memberi Anda ping 5-50 ms, yang bagus untuk sebagian besar game. Penundaan dalam ratusan milidetik mungkin menjadi hambatan nyata untuk memenangkan sebuah permainan.

    Memperbaiki masalah ini mungkin termasuk bereksperimen dengan pengaturan Wi-Fi router, memindahkannya lebih dekat ke komputer gaming, beralih ke koneksi kabel antara komputer dan router (perlu diingat bahwa pemain pro hanya menggunakan koneksi kabel) atau bahkan mengubah penyedia layanan internet Anda.

  2. Optimalkan pengaturan video game

    Jika game Anda terlalu haus sumber daya dan kartu grafis tidak dapat memberikan daya pemrosesan yang cukup, pengalaman dalam bermain game bisa membuat frustasi. Mengatur level detail yang lebih rendah atau mengurangi resolusi dalam pengaturan game dapat menjadi solusi.
    Fokus pada pengurangan eye candy sambil mempertahankan hal-hal seperti jarak pandang yang membantu Anda memenangkan permainan. Aktifkan indikator FPS jika didukung oleh pengaturan game.

    baca juga

    Kemudian, sesuaikan pengaturan fine-tune hingga Anda dapat secara konsisten menekan 30–60 frame per detik dari sistem.

    Lebih banyak lebih baik (dan memberi Anda ruang untuk peningkatan grafis). Jika kurang dari itu, biasanya dianggap tidak dapat digunakan untuk permainan dinamis seperti game penembak. Untuk permainan online, lebih dari 60 FPS sangat dianjurkan.

  3. Optimalkan pengaturan daya

    Faktor ini sangat penting untuk laptop dan juga relevan untuk komputer. Pastikan Anda bermain dengan daya AC dan mengaktifkan mode kinerja terbaik.

    Cara termudah untuk menyesuaikannya adalah dengan mengklik ikon baterai pada taskbar dan memindahkan slider ke kanan, di mana pengaturan "Kinerja terbaik (best performance)" berada.

  4.  Hentikan aplikasi yang tidak perlu

    Aplikasi apa pun yang bersaing sumber daya dengan game dapat menimbulkan kelambatan yang luar biasa. Untuk itu, menutup semua jendela peramban, aplikasi obrolan yang tidak dibutuhkan, dan segala sesuatu yang tidak terkait dengan sistem game akan sangat membantu.
    Trik kecil ini sendiri saja mampu menyelesaikan masalah kelambatan terkait.

    Untuk mendapatkan gambaran tentang aplikasi apa saja yang paling banyak menggunakan memori dan daya pemrosesan, gunakan aplikasi Windows Task Manager.

    Jika Anda mengklik tombol "More details" di bagian bawah jendelanya, itu akan membanjiri Anda dengan informasi detail pada semua proses yang berjalan.

    Urutkan tabel ini dengan kolom "Memori" dan "CPU" dan pertimbangkan untuk menutup aplikasi yang membutuhkan proses paling banyak. Anda juga dapat menutup klien messenger yang bahkan tidak disadari sedang berjalan, atau beberapa aplikasi lain yang tidak mengganggu.

  5. Pengaturan antivirus yang tepat

    Banyak gamer berpikir bahwa solusi antivirus atau keamanan Internet adalah aplikasi yang layak dihentikan. Beberapa bahkan menghapus instalasinya secara permanen.
    Pada kenyataannya, pendekatan ini sudah ketinggalan zaman dan tidak membantu. Bahkan, bahkan itu dapat membuat game Anda berjalan lebih lambat.

    Pertimbangkan dua hal, pertama, di Windows 10 Anda tidak boleh tidak memiliki antivirus sama sekali - jika Anda mematikan solusi pihak ketiga, Windows Defender secara otomatis mulai beraksi.

    Kedua, tidak semua antivirus dibuat sama. Beberapa solusi keamanan memiliki mode khusus permainan yang meminimalkan dampak pada kinerja PC, tetapi Windows Defender tidak memberikan keistimewaan seperti itu.

    Perlu diingat, Anda mungkin memiliki satu lagi "bonus" antivirus yang tidak disadari. Itu tersembunyi di dalam, Google Chrome. Antivirus tersebut juga memiliki pengaturan yang sangat terbatas, dan tidak ada yang begitu sesuai untuk para gamer.

    Itulah alasan lain untuk menutup jendela browser saat Anda mencoba mengoptimalkan kecepatan komputer.

    Pendekatan yang tepat untuk penggunaan antivirus adalah sejauh mana AV tersebut terbukti memiliki solusi dampak minimal pada kecepatan dan mode permainan yang dikhususkan untuk mengurangi kelambatan, selain itu juga mampu menonaktifkan pop-up apapun, pemindaian tambahan, dan sebagainya.

  6. Atur pembaruan Windows dengan tepat

    Operasi latar belakang subsistem Windows 10 tertentu dapat menjadi penyebab pelambatan secara tiba-tiba. Terutama, ketika pembaruan Windows mengunduh dan menginstal sesuatu, itu akan mempengaruhi kinerja secara substansial.
    Itulah sebabnya dianjurkan untuk mengatur jadwal pembaruan saat Anda tidak bermain game.

    Caranya dengan membuka pengaturan Windows 10, navigasikan ke pembaruan Windows, dan klik "Ubah jam aktif (change active hours)."

    Deskripsi menyatakan bahwa jam aktif hanya memengaruhi proses restart, tetapi pengaturan tersebut sebenarnya juga menginformasikan tugas pembaruan lainnya.

  7. Menjaga komputer dengan baik

    Seiring berjalannya waktu, hampir setiap komputer menunjukkan beberapa penurunan kecepatan. Alasan utama perlambatan ini adalah akumulasi file sampah dan aplikasi.
    Untuk membantu komputer berjalan lebih cepat, Anda harus membersihkan fail sementara, mengarsipkan, atau menghapus dokumen yang tidak dibutuhkan, dan melepas game yang tidak lagi dimainkan.

    Dengan seluruh langkah di atas, komputer Anda telah dilengkapi perlindungan gaming yang tepat, dan memenangkan permainan hanya persoalan taktik, pelatihan, dan kerja tim. Sehingga, bermain game selama masa bekerja dari rumah menjadi lebih menyenangkan. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif

Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:15 WIB

AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun

AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:48 WIB

Menghapus Jejak "Hantu" di Cloud dan Memutus Rantai Penguntitan Siber Pasca-Hubungan

Menghapus Jejak "Hantu" di Cloud dan Memutus Rantai Penguntitan Siber Pasca-Hubungan

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:48 WIB

57% Orang Indonesia Simpan KTP dan Paspor di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko Kebocoran Data Meningkat

57% Orang Indonesia Simpan KTP dan Paspor di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko Kebocoran Data Meningkat

Tekno | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:15 WIB

Ancaman Phishing Makin Ganas, Kaspersky Blokir 140 Juta Serangan dalam Tiga Bulan

Ancaman Phishing Makin Ganas, Kaspersky Blokir 140 Juta Serangan dalam Tiga Bulan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:29 WIB

Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma

Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:58 WIB

Hacker Gunakan Kode QR Teks untuk Kelabuhi Email Security, Ini Cara Kerjanya

Hacker Gunakan Kode QR Teks untuk Kelabuhi Email Security, Ini Cara Kerjanya

Tekno | Sabtu, 30 Mei 2026 | 13:13 WIB

Data Ini Bikin Khawatir: Gadget Keluarga Indonesia Masih Rentan Diretas

Data Ini Bikin Khawatir: Gadget Keluarga Indonesia Masih Rentan Diretas

Tekno | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:37 WIB

Serangan Spyware di Asia Tenggara Naik 18 Persen, Indonesia Jadi Target Utama Hacker

Serangan Spyware di Asia Tenggara Naik 18 Persen, Indonesia Jadi Target Utama Hacker

Tekno | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:57 WIB

Terkini

Penyebab Harga Emas Pegadaian Hari Ini Gagal Penuhi Ekspektasi Melesat

Penyebab Harga Emas Pegadaian Hari Ini Gagal Penuhi Ekspektasi Melesat

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:10 WIB

Wujudkan Layanan Digital Setara, Menteri PANRB Gaungkan Konsep One Nation, One Experience

Wujudkan Layanan Digital Setara, Menteri PANRB Gaungkan Konsep One Nation, One Experience

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:08 WIB

Terus Memperkuat Sinergi, Telkom Akses Dorong Penguatan dan Penataan Infrastruktur Digital

Terus Memperkuat Sinergi, Telkom Akses Dorong Penguatan dan Penataan Infrastruktur Digital

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:05 WIB

Harga Pangan Nasional Kembali Naik, Cabai Keriting Tembus Rp105 Ribu

Harga Pangan Nasional Kembali Naik, Cabai Keriting Tembus Rp105 Ribu

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:04 WIB

Resolusi Hentikan Perang AS - Iran Ditolak Senat Amerika Serikat

Resolusi Hentikan Perang AS - Iran Ditolak Senat Amerika Serikat

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:03 WIB

3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review

3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 10:03 WIB

Daniel and the Fiery Furnace: Rahasia Iman dan Api Pembuangan di Babilonia!

Daniel and the Fiery Furnace: Rahasia Iman dan Api Pembuangan di Babilonia!

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 10:00 WIB

Visual Tumpah-tumpah! Potret Memesona Yeji ITZY Saat Hadir di Jakarta

Visual Tumpah-tumpah! Potret Memesona Yeji ITZY Saat Hadir di Jakarta

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 10:00 WIB

5 Cara Membersihkan Sepatu Suede yang Terkena Lumpur Tanpa Merusak Teksturnya

5 Cara Membersihkan Sepatu Suede yang Terkena Lumpur Tanpa Merusak Teksturnya

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 09:59 WIB

BI dan Hong Kong Sepakati Kerja Sama Pembayaran Lintas Negara Berbasis QR

BI dan Hong Kong Sepakati Kerja Sama Pembayaran Lintas Negara Berbasis QR

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 09:59 WIB

×