Penelitian Terbaru: Berbicara Suara Keras Lepaskan Ribuan Tetes Covid-19

Dythia Novianty

Rabu, 20 Mei 2020 | 07:00 WIB
Penelitian Terbaru: Berbicara Suara Keras Lepaskan Ribuan Tetes Covid-19
Ilustrasi ngobrol. (Pixabay)

Suara.com - Para peneliti di Institut Nasional Diabetes dan Penyakit Pencernaan dan Ginjal di Maryland telah menemukan bahwa berbicara dengan volume yang keras, dapat melepaskan ribuan tetesan virus corona per detik.

Berbicara dengan suara keras dapat menyebabkan virus corona tetap hidup di udara lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya, kata para ilmuwan.

Sebuah penelitian di AS mengklaim bahwa orang yang terinfeksi dapat melepaskan ribuan tetesan saat berbicara, yang kemudian dapat tetap di udara hingga 14 menit.

Temuan ini, yang diterbitkan dalam Prosiding National Academy of Sciences, muncul setelah para ilmuwan menggunakan lampu laser untuk mempelajari bagaimana perjalanan semprotan oral.

Sebagai bagian dari penelitian, seseorang difilmkan mengatakan ungkapan "tetap sehat" selama 25 detik di ruang tertutup.

Lokasi itu kemudian difilmkan selama 80 menit, untuk menganalisis berapa banyak partikel yang tersisa di udara.

Para peneliti di Institut Nasional Diabetes dan Penyakit Pencernaan dan Ginjal di Maryland kemudian mempelajari gambar-gambar itu, yang menunjukkan bahwa pembicara yang lantang dapat melepaskan ribuan tetesan cairan per detik.

Ini menunjukkan bahwa virus corona dapat menyebar melalui percakapan normal, dan bukan hanya batuk dan bersin.

"Pengamatan ini mengonfirmasi bahwa ada kemungkinan besar bahwa berbicara normal, menyebabkan penularan virus melalui udara di lingkungan terbatas," kata para penulis, dilansir laman The Sun, Rabu (20/5/2020).

baca juga

"Sudah lama diakui bahwa virus pernapasan dapat ditularkan melalui tetesan yang dihasilkan oleh batuk atau bersin. Kurang diketahui secara luas bahwa berbicara normal menghasilkan ribuan tetesan cairan oral dengan distribusi ukuran luas," katanya.

Awal pekan ini, Transport for London mendesak penumpang kereta api dan bus untuk menutupi wajah mereka karena beberapa mulai kembali bekerja sesuai pelonggaran aturan lockdown.

Seorang lelaki ditemani seekor anjing berjalan di jalanan Kota Oldham, Inggris yang kini sepi setelah pemerintah setempat melakukan lockdown dampak dari wabah virus Corona, Kamis (26/3/2020). [AFP/Oli Scarff]
Seorang lelaki ditemani seekor anjing berjalan di jalanan Kota Oldham, Inggris yang kini sepi setelah pemerintah setempat melakukan lockdown dampak dari wabah virus Corona, Kamis (26/3/2020). [AFP/Oli Scarff]

Pemerintah juga menyarankan penutup wajah di ruang publik tertutup, di mana Anda mungkin lebih mungkin untuk melakukan kontak dengan orang-orang yang biasanya tidak Anda temui, seperti di toko-toko.

Penutup wajah tidak perlu dikenakan di luar ruangan, saat berolahraga, di sekolah, di tempat kerja seperti kantor, dan ritel, atau oleh mereka yang mungkin merasa kesulitan untuk memakai, seperti anak di bawah dua tahun atau anak usia primer yang tidak dapat menggunakannya tanpa bantuan, atau mereka yang mungkin mengalami kesulitan bernapas saat mengenakan penutup wajah.

Masyarakat juga sangat didesak untuk tidak membeli masker bedah atau respirator, yang diprioritaskan untuk petugas kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Upaya Menutup Lubang Ozon, Justru Timbulkan Masalah Lingkungan Lainnya

Upaya Menutup Lubang Ozon, Justru Timbulkan Masalah Lingkungan Lainnya

Tekno | Selasa, 19 Mei 2020 | 11:01 WIB

Covid-19 Membunuh 20 Kali Lebih Banyak Pasien per Minggu daripada Flu?

Covid-19 Membunuh 20 Kali Lebih Banyak Pasien per Minggu daripada Flu?

Tekno | Selasa, 19 Mei 2020 | 06:35 WIB

Pasien Sembuh Covid-19 Dilarang Berhubungan Seks 30 Hari

Pasien Sembuh Covid-19 Dilarang Berhubungan Seks 30 Hari

Tekno | Minggu, 17 Mei 2020 | 14:18 WIB

Dampak Covid-19, Donor Organ dan Transplantasi Menurun

Dampak Covid-19, Donor Organ dan Transplantasi Menurun

Tekno | Kamis, 14 Mei 2020 | 03:00 WIB

Penelitian Terbaru: Pasien Sembuh Covid-19 Terancam Cacat Permanen?

Penelitian Terbaru: Pasien Sembuh Covid-19 Terancam Cacat Permanen?

Tekno | Senin, 11 Mei 2020 | 11:00 WIB

Alhamdulillah, Abu Dhabi Temukan Pengobatan Covid-19 Baru

Alhamdulillah, Abu Dhabi Temukan Pengobatan Covid-19 Baru

Tekno | Selasa, 05 Mei 2020 | 10:30 WIB

Terkini

Teknologi Garmin Jadi Senjata Atlet Hybrid Race, Team Garmin Raih 19 Podium

Teknologi Garmin Jadi Senjata Atlet Hybrid Race, Team Garmin Raih 19 Podium

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:09 WIB

Xiaomi Perkuat Ekosistem REDMI di Indonesia, Tablet hingga Smartwatch Baru Bidik Kebutuhan Gen Z

Xiaomi Perkuat Ekosistem REDMI di Indonesia, Tablet hingga Smartwatch Baru Bidik Kebutuhan Gen Z

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:35 WIB

Harga Lagi Naik tapi Mau Beli HP Baru? Ini Tips David GadgetIn agar Tak Rugi

Harga Lagi Naik tapi Mau Beli HP Baru? Ini Tips David GadgetIn agar Tak Rugi

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:25 WIB

4 HP dengan Kamera 108 MP Harga Rp2 Jutaan, Dilengkapi Layar AMOLED dan RAM Jumbo

4 HP dengan Kamera 108 MP Harga Rp2 Jutaan, Dilengkapi Layar AMOLED dan RAM Jumbo

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:06 WIB

AI for Life, Menandai Kemajuan Pendidikan dan Inovasi Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial

AI for Life, Menandai Kemajuan Pendidikan dan Inovasi Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:53 WIB

Harga Reno16 Naik Rp4,3 Juta, Oppo Ungkap Alasan di Baliknya

Harga Reno16 Naik Rp4,3 Juta, Oppo Ungkap Alasan di Baliknya

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:40 WIB

7 HP Terbaik untuk Nonton Konser, Baterai Badak dengan Kamera Zoom Jauh Super Tajam

7 HP Terbaik untuk Nonton Konser, Baterai Badak dengan Kamera Zoom Jauh Super Tajam

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

Verena Siow Nahkodai SAP Asia Pacific, Bidik Pertumbuhan Bisnis AI dan Cloud

Verena Siow Nahkodai SAP Asia Pacific, Bidik Pertumbuhan Bisnis AI dan Cloud

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:49 WIB

Sharp Target Penjualan Naik 20% Lewat Promo Spektakuler di Jakarta Fair 2026

Sharp Target Penjualan Naik 20% Lewat Promo Spektakuler di Jakarta Fair 2026

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:37 WIB

Langganan Strava Kena Pajak, Ini 4 Aplikasi Lari yang Bisa Dipakai Gratis

Langganan Strava Kena Pajak, Ini 4 Aplikasi Lari yang Bisa Dipakai Gratis

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:08 WIB

×