Ilmuwan Ungkap Rincian Aktivitas Gempa di Mars

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 25 Mei 2020 | 08:33 WIB
Ilmuwan Ungkap Rincian Aktivitas Gempa di Mars
Mars Insight. [NASA]

Suara.com - Tim peneliti di Universitas Tokyo, mengungkap rincian tentang aktivitas seismik Mars untuk pertama kalinya dalam sebuah penelitian baru. Hasil penelitian ini dapat menghancurkan teori-teori tentang asal-usul Mars.

Meskipun Mars adalah planet tetangga, namun jauh lebih aman dan lebih murah untuk menyelidiki Mars melalui simulasi di Bumi daripada meluncurkan pesawat luar angkasa.

Keisuke Nishida, seorang asisten profesor di Departemen Ilmu Bumi dan Planetary Universitas Tokyo, bersama rekan timnya mencoba untuk meniru kondisi inti paling atas Mars, dengan paduan belerang-besi cair yang ditempatkan dalam suhu 1.500 derajat Celcius.

Dengan melakukan hal tersebut, para ilmuwan mampu mengukur aktivitas seismik. Dalam hal ini, Nishida menangkap P-Waves dengan kecepatan 4.680 meter per detik melalui paduan dan mendokumentasikannya menggunakan sinar-X.

P-Waves sendiri merupakan salah satu dari dua jenis gelombang seismik dan sering disebut sebagai gelombang tanah karena merambat di dalam tanah. Gelombang ini ditimbulkan oleh gempa bumi dan merupakan jenis gelombang yang memiliki kecepatan paling tinggi, dibandingkan gelombang sismik lainnya.

Umumnya selain P-Waves, gempa bumi juga menimbulkan S-Waves atau gelombang sekunder. P-Waves memberikan sentakan pertama dari fenomena yang mengguncang Bumi ini sementara S-Waves memberikan guncangan kedua selama gempa Bumi. Kedua gelombang ini dapat digunakan untuk memperkirakan jarak ke fokus gempa atau titik asal gempa.

3D render the planet Mars on a black background, high resolution. Some elements of this image furnished by NASA.
Planet Mars. [NASA]

"Karena kendala teknis, butuh lebih dari tiga tahun sebelum kami dapat mengumpulkan data ultrasonik yang kami butuhkan. Jadi saya sangat senang kami sekarang memilikinya. Sampelnya sangat kecil, yang mungkin mengejutkan beberapa orang, mengingat skala besar planet ini yang kita simulasikan secara efektif," ucap Nishida, seperti dikutip dari Space.com, Senin (25/5/2002).

Mars sudah lama diduga memiliki inti yang terbuat dari belerang-besi, tetapi mengingat pengamatan langsung belum memungkinkan, gelombang seismik memungkinkan para ilmuwan dapat menggali lebih dalam.

Menurut Nishida, temuan ini dapat membantu para ilmuwan planet membaca data seismik Mars untuk mengetahui apakah inti Mars terdiri dari belerang-besi dan itu akan memberi tahu asal-usul Mars. Penelitian Nishida dan timnya diterbitkan pada 13 Mei dalam jurnal Nature Communications.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Sebut Mars Masih Aktif Secara Vulkanik

Ilmuwan Sebut Mars Masih Aktif Secara Vulkanik

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2020 | 15:45 WIB

Ilmuwan Ungkap Tempat Berlindung Astronot Pertama di Mars

Ilmuwan Ungkap Tempat Berlindung Astronot Pertama di Mars

Tekno | Kamis, 14 Mei 2020 | 14:15 WIB

Diduga Ada Air di Mars, Bisakah Dikonsumsi Manusia?

Diduga Ada Air di Mars, Bisakah Dikonsumsi Manusia?

Tekno | Rabu, 13 Mei 2020 | 15:00 WIB

Diluncurkan Juli, NASA Mulai Kemas Robot Penjelajah Mars Baru

Diluncurkan Juli, NASA Mulai Kemas Robot Penjelajah Mars Baru

Tekno | Senin, 11 Mei 2020 | 12:30 WIB

Ilmuwan Peringatkan Sampel Mars Bisa Bawa Virus Alien ke Bumi

Ilmuwan Peringatkan Sampel Mars Bisa Bawa Virus Alien ke Bumi

Tekno | Senin, 11 Mei 2020 | 09:00 WIB

Ilmuwan Temukan Bukti di Planet Mars Pernah Ada Sungai

Ilmuwan Temukan Bukti di Planet Mars Pernah Ada Sungai

Tekno | Minggu, 10 Mei 2020 | 17:06 WIB

Terkini

Ada Ji Chang-wook hingga Bona, Ini 5 Drama Korea Terbaru September 2026!

Ada Ji Chang-wook hingga Bona, Ini 5 Drama Korea Terbaru September 2026!

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 09:05 WIB

Heboh Suara Ledakan di Kilang Dumai, Pertamina Ungkap Penyebabnya

Heboh Suara Ledakan di Kilang Dumai, Pertamina Ungkap Penyebabnya

Riau | Kamis, 03 September 2026 | 09:04 WIB

Teka-teki Pemeriksaan Febrie Adriansyah Terkait Kasus TPPU: Jadi Saksi untuk Tersangka Siapa?

Teka-teki Pemeriksaan Febrie Adriansyah Terkait Kasus TPPU: Jadi Saksi untuk Tersangka Siapa?

News | Kamis, 03 September 2026 | 09:02 WIB

Acer Bawa 3D Tanpa Kacamata ke Laptop Aspire, Diperkenalkan di Next@Acer

Acer Bawa 3D Tanpa Kacamata ke Laptop Aspire, Diperkenalkan di Next@Acer

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 09:01 WIB

Perang AS-Iran Memanas Lagi, Tapi Harga Minyak Dunia Turun Segini

Perang AS-Iran Memanas Lagi, Tapi Harga Minyak Dunia Turun Segini

News | Kamis, 03 September 2026 | 09:00 WIB

Purbaya Akui Sempat Lalai Pantau Kondisi Likuiditas Perbankan

Purbaya Akui Sempat Lalai Pantau Kondisi Likuiditas Perbankan

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 08:54 WIB

BRI Salatiga Tegas Hadapi Fraud, Oknum Pekerja Diproses Hukum dan PHK

BRI Salatiga Tegas Hadapi Fraud, Oknum Pekerja Diproses Hukum dan PHK

Jawa Tengah | Kamis, 03 September 2026 | 08:53 WIB

Bukan Sekadar Novel Geng Motor, Novel Areksa Ajarkan Arti Pengorbanan

Bukan Sekadar Novel Geng Motor, Novel Areksa Ajarkan Arti Pengorbanan

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 08:50 WIB

Kasus Jasad Perempuan Terbakar di Demak Terungkap, Pelaku Kekasih Korban!

Kasus Jasad Perempuan Terbakar di Demak Terungkap, Pelaku Kekasih Korban!

Jawa Tengah | Kamis, 03 September 2026 | 08:48 WIB

Polisi Singapura Kumpulkan Sampel DNA Keluarga 9 Warganya yang Hilang di Banjir Bandang Nepal

Polisi Singapura Kumpulkan Sampel DNA Keluarga 9 Warganya yang Hilang di Banjir Bandang Nepal

News | Kamis, 03 September 2026 | 08:46 WIB

×