Peluncuran SpaceX dan NASA: 10 Pertanyaan kunci Misi Crew Dragon

RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 30 Mei 2020 | 09:48 WIB
Peluncuran SpaceX dan NASA: 10 Pertanyaan kunci Misi Crew Dragon
SpaceX, Crew Dragon mengalami penangguhan [BBC].

SpaceX adalah sebuah perusahaan asal AS yang menyediakan layanan peluncuran pesawat luar angkasa menggunakan roket Falcon 9 dan Falcon Heavy miliknya, baik untuk tujuan komersil atau membantu pemerintah.

Elon Musk mendirikan perusahaan itu pada 2002, dengan tujuan mengurangi biaya transportasi luar angkasa dan membuka jalan bagi kolonisasi Planet Mars.

SpaceX adalah perusahaan swasta pertama yang secara rutin mengembalikan roket ke Bumi, dengan memanfaatkan kekuatan propulsif, sehingga roket bisa dipakai ulang ketimbang dibuang di angkasa.

Perusahaan telah meluncurkan pesawat kargo ke ISS secara reguler, dan sekarang, ia ingin membawa astronot ke ISS. SpaceX juga tengah mengembangkan pesawat luar angkasa yang berukuran lebih besar bernama Starship untuk membawa penumpang, proses awal sebelum membawa manusia tinggal di Mars.

Siapa Elon Musk?

Lahir di Afrika Selatan, Elon Musk mengantongi lebih dari 160 juta dollar AS dari penjualan layanan pembayaran online PayPal ke eBay.

Impiannya untuk membawa manusia menjadi masyarakat penjelajah luar angkasa adalah alasan utamanya mendirikan SpaceX. Namun ia juga mendirikan perusahaan-perusahaan lain dalam beragam sektor, seperti pembuat mobil listrik Tesla.

Ia juga melahirkan proyek bernama Hyperloop, sistem transportasi berkecepatan tinggi yang memanfaatkan tabung yang dapat berjalan melalui sebuah sistem yang terdiri dari sejumlah tabung.

Kepribadian dan gaya hidupnya yang penuh warna menginspirasi Robert Downey Jr dalam memerankan karakter fiktif Tony Stark ciptaan Marvel Comics.

baca juga

Musk adalah tokoh yang kontroversial: tulisannya di Twitter kadang disambut tuntutan hukum dan membuatnya didepak dari kursi komisaris Tesla (meskipun ia masih menjadi presiden eksekutifnya).

Mengapa peluncuran Kru Naga penting?

Sejak pesawat ulang alik dipensiunkan pada 2011, Nasa telah membayar Rusia puluhan juta dollar untuk mengangkut para astronotnya dalam pesawat luar angkasa Soyuz.

Peluncuran Kru Naga dari Florida menandakan peluncuran manusia pertama dari Amerika Serikat dalam sembilan tahun terakhir.

Peluncuran ini dipandang penting untuk mengembalikan gengsi AS dalam penerbangan luar angkasa dengan membawa astronot. Ini juga pertama kalinya sebuah perusahaan swasta membawa astronot ke orbit.

Apa itu Kru Naga?

Kru Naga adalah pesawat luar angkasa yang akan membawa astronot Nasa ke ISS pada Rabu (27/05).

Pesawat ini adalah evolusi dari pesawat luar angkasa Dragon, atau Naga, yang dibuat untuk mengangkut kargo ke ISS. Kru Naga dirancang untuk membawa paling banyak tujuh penumpang, tapi penerbangan Nasa ini akan membawa empat astronot, dan sisanya dipakai untuk kargo pasokan.

Pesawat ini dilengkapi dengan pendorong yang memungkinkannya bermanuver di ruang angkasa dan akan menempel di ISS dengan kendali otonom.

Tidak seperti pesawat luar angkasa lainnya yang dirancang untuk manusia, kabin kru dilengkapi kontrol layar sentuh, menggantikan tombol-tombol konvensional.

Siapa astronot yang akan ke ISS?

Astronot yang akan berangkat adalah Bob Behnken dan Doug Hurley.

Mereka terpilih pada tahun 2000 dan masing-masing telah berangkat ke luar angkasa dua kali dengan memakai pesawat ulang alik.

Mereka adalah bagian dari korps astronot Nasa yang paling berpengalaman, dan keduanya dilatih sebagai pilot tes--peran yang penting karena mereka mengendarai pesawat luar angkasa baru ini melalui tahapan-tahapannya.

Hurley telah menghabiskan total 28 hari dan 11 jam di luar angkasa, sementara Behnken telah mengantongi total 29 hari dan 12 jam, termausk 37 jam berjalan di luar angkasa. Istri-istri kedua pria ini juga astronot.

Apa yang akan dilakukan astronaut di ISS?

Pesawat luar angkasa yang dirancang untuk membawa astronot harus melalui sebuah proses untuk memastikan keamanan operasinya.

Peluncuran ini pada dasarnya tahap akhir dalam proses validasi tersebut. Begitu mengorbit, Behnken dan Hurley akan menguji sistem kendali lingkungan, layar-layar, kendali, dan pendorong manuver Kru Naga.

Mereka akan memonitor sistem pengaitan otonom saat mendekati stasiun luar angkasa, di mana mereka akan menjadi anggota kru ISS.

Di pos orbit, mereka akan lanjut menguji Kru Naga dan melakukan tugas-tugas lainnya yang berkaitan dengan ISS. Saat sudah waktunya pulang ke Bumi, Kru Naga akan turun dengan parasut ke Samudera Atlantik. Kapsul dan kru kemudian akan dijemput kapal bernama Go Navigator.

Bagaimana jika ada sesuatu yang salah saat peluncuran?

Kru Naga memiliki sistem pemutusan yang dirancang untuk menyelamatkan nyawa krunya dalam keadaan darurat.

Jika ada masalah saat keberangkatan, seperti mesin roket mati, Kru Naga akan mengaktifkan mesin untuk mendorong pesawat dan penumpangnya keluar dari roket. Kapsul lalu akan turun ke bawah dengan aman. SpaceX sukses melakukan uji coba sistem pemutusan itu pada 19 Januari 2020.

Bagaimana dengan pakaian yang dikenakan astronot?

Setelan penerbangan yang akan dipakai Behnken dan Hurley akan terlihat sangat berbeda dibanding desain sebelumnya.

Tak seperti setelan astronot tradisional yang besar dan berwarna seperti labu, dengan helm bundar yang populer di masa pesawat ulang alik, pakaian SpaceX lebih ramping, berwarna putih, dan dijahit satu badan, dilengkapi helm mulus yang dibuat oleh mesin cetak 3D. Setiap pakaian disesuaikan dengan astronaut masing-masing.

Pakaian ini mirip dengan pakaian astronot yang dipakai dalam film fiksi sain, itu mungkin karena setelan yang baru ini dirancang oleh perancang kostum Hollywood bernama Jose Fernandez, yang terlibat dalam film Batman, X-Men, dan Thor.

Namun setelan ini juga praktis karena dirancang untuk melindungi astronaut saat kabin kehilangan tekanan udara, atau depresurisasi--di mana oksigen tidak lagi ada dalam pesawat luar angkasa.

Apa yang terjadi selanjutnya?

Jika misi Kru Naga Demo-2 sukses, SpaceX akan lanjut dengan enam misi "operasional" ke ISS, yang wajib dilaksanakan oleh mereka berdasarkan kontrak US$2,6 miliar yang telah ditandatanganinya bersama Nasa.

Boeing juga menandatangani kontrak serupa dengan nilai 4,2 milyar dollar AS untuk membawa kru ke ISS dengan memakai pakaian CST-100 Starliner.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Elon Musk Ingin Ledakkan Bom Nuklir di Planet Mars, Rusia Mengecam

Elon Musk Ingin Ledakkan Bom Nuklir di Planet Mars, Rusia Mengecam

News | Jum'at, 29 Mei 2020 | 14:00 WIB

Pertama Kalinya, Astronom Ungkap Peta Arus Listrik di Mars

Pertama Kalinya, Astronom Ungkap Peta Arus Listrik di Mars

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2020 | 14:00 WIB

NASA Izinkan Tom Cruise Syuting Film di Antariksa, Akan Naik Roket SpaceX

NASA Izinkan Tom Cruise Syuting Film di Antariksa, Akan Naik Roket SpaceX

Tekno | Kamis, 28 Mei 2020 | 19:44 WIB

Terkini

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 20:52 WIB

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:47 WIB

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 20:46 WIB

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:44 WIB

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 20:42 WIB

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:40 WIB

Cara Gampang Dapat Saldo Gratis Rp50.000 dari BRI, Langsung Bulan Ini

Cara Gampang Dapat Saldo Gratis Rp50.000 dari BRI, Langsung Bulan Ini

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 20:39 WIB

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 18 hari, Cuti Bersama 8 Hari

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 18 hari, Cuti Bersama 8 Hari

Video | Selasa, 15 September 2026 | 20:35 WIB

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

×