Jangan Pakai Wallpaper Ini jika Tak Ingin Ponsel Android Rusak!

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Senin, 01 Juni 2020 | 13:20 WIB
Jangan Pakai Wallpaper Ini jika Tak Ingin Ponsel Android Rusak!
Logo ponsel Samsung (Shutterstock)

Suara.com - Semakin pintar sebuah ponsel, semakin rentan pula perangkat terkena serangan. Bahkan, serangan dalam bentuk yang tak lazim, seperti wallpaper.

Sekitar satu minggu yang lalu, sebuah laporan muncul dari pengguna ponsel Samsung di China yang mengatakan bahwa ponselnya rusak setelah memasang wallpaper bertema pemandangan.

Sementara dalam kasus lainnya, wallpaper tersebut memaksa ponsel Android racikan Korea Selatan itu, untuk melakukan restart otomatis dan factory reset karena layar ponsel menjadi hitam. Menurut layanan pelanggan Samsung, setelah melakukan hal tersebut, tidak ada jaminan bahwa data ponsel akan tetap tersedia.

Sialnya, kasus serupa juga meluas, menghampiri ponsel Android merek lainnya. Baru-baru ini, beberapa warganet berbagi foto pemandangan asli yang diambil dari Nikon D850 berukuran 6144 x 3950 piksel dengan ukuran file 4,67 MB di internet.

Ketika mereka memasangkannya pada Google Pixel, mereka juga mengalami masalah yakni layar ponsel berkedip-kedip dan memaksa sistem melakukan hard reset.

Sebaiknya, jangan menganggap ini sebagai lelucon karena sudah menimbulkan masalah bagi beberapa ponsel Android. Menurut leakster kondang Ice Universe, aspek berbahaya dari gambar tersebut berkaitan dengan gamut warna.

Postingan Ice Universe terkait wallpaper berbahaya. [Twitter]
Postingan Ice Universe terkait wallpaper berbahaya. [Twitter]

‌“Ketika saya mencoba mengunggah gambar asli (kiri) ke Weibo, saya menemukan bahwa warnanya berubah (kanan). Pada saat ini, gambar menjadi tidak berbahaya, tetapi ketika diunggah ke twitter, gambar aslinya masih tidak berubah warna, masih berbahaya," ujar Ice Universe seperti dilansir dari Gizchina, Senin (1/6/2020).

"Jadi saya curiga ini mungkin berhubungan dengan gamut warna. Dengan kata lain, Weibo melakukan beberapa pemrosesan pada gambar dan menangani bahan-bahan berbahaya. Tetapi mekanisme Twitter untuk memproses gambar berbeda dengan Weibo," imbuhnya.

Sepertinya, wallpaper dalam bentuk ( resolusi dan ukuran) aslinya berbahaya bagi ponsel Android, namun jika pengguna melakukan semacam kompresi, itu menjadi tidak berbahaya.

baca juga

Tapi, belum diketahui apakah kasus wallpaper berbahaya ini menyerang ponsel iOS (iPhone) atau tidak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Membuka Kunci Folder Aman di Ponsel Android

Cara Membuka Kunci Folder Aman di Ponsel Android

Tekno | Sabtu, 30 Mei 2020 | 10:30 WIB

Render Samsung Galaxy Note 20 Plus 5G Pamerkan Layar Luas

Render Samsung Galaxy Note 20 Plus 5G Pamerkan Layar Luas

Tekno | Selasa, 26 Mei 2020 | 06:13 WIB

Cara Mengubah Suara Notifikasi di Android

Cara Mengubah Suara Notifikasi di Android

Tekno | Senin, 11 Mei 2020 | 14:00 WIB

Waspada, Pengguna Android di Indonesia Jadi Target Kampanye PhantomLance

Waspada, Pengguna Android di Indonesia Jadi Target Kampanye PhantomLance

Tekno | Selasa, 05 Mei 2020 | 12:00 WIB

Dampak Virus Corona, Pabrik Ponsel Samsung di India Terpaksa Tutup

Dampak Virus Corona, Pabrik Ponsel Samsung di India Terpaksa Tutup

Tekno | Selasa, 24 Maret 2020 | 15:33 WIB

Samsung Hadirkan Layanan Desinfeksi Virus Corona untuk Ponsel

Samsung Hadirkan Layanan Desinfeksi Virus Corona untuk Ponsel

Tekno | Jum'at, 13 Maret 2020 | 15:05 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×