WHO Harap Ratusan Dosis Vaksin Covid-19 Akan Siap Akhir Tahun

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 24 Juni 2020 | 10:25 WIB
WHO Harap Ratusan Dosis Vaksin Covid-19 Akan Siap Akhir Tahun
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berharap beberapa ratus dosis vaksin virus Corona (Covid-19) akan siap pada akhir tahun dan mencapai 2 miliar dosis pada akhir 2021. Pandemi ini telah membunuh lebih dari 450.000 orang di seluruh dunia sehingga memerlukan vaksin yang efektif.

Saat ini, tidak ada vaksin yang efektif tetapi beberapa puluh vaksin sedang dalam pengerjaan, dengan sepuluh percobaan pada manusia dan segera akan dimulai.

Tidak ada kepastian bahwa satu vaksin tertentu akan berfungsi, tetapi ada keyakinan bahwa di antara banyak uji coba, satu atau lebih vaksin akan memberikan hasil yang efektif. Beberapa vaksin saat ini sedang melalui Uji Coba Tahap III dan hasilnya akan segera diketahui oleh para ahli apakah berhasil atau tidak.

"Kami sedang memasuki fase baru dari uji coba vaksin, uji coba fase III, yang pasti akan membuktikan apakah vaksin tersebut manjur dan aman. Saya berharap, saya optimis," ucap Dr Soumya Swaminathan, Kepala Ilmuwan WHO dalam sebuah konferensi pers, seperti dikutip dari IFL Science, Rabu (24/6/2020).

Tetapi pengembangan vaksin adalah tugas yang rumit. Menurutnya, hal ini memiliki banyak ketidakpastian.

ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)
ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)

"Hal baiknya adalah kita memiliki banyak kandidat dan platform vaksin, jadi meskipun yang pertama gagal atau yang kedua gagal, kita tidak kehilangan harapan. Kita tidak boleh menyerah," kata Dr Swaminathan.

Dr Swaminathan juga menyebutkan bahwa WHO sedang bekerja dengan negara-negara anggotanya tentang cara mengalokasikan vaksin dan cara terbaik untuk mendistribusikannya di antara petugas medis, orang tua, dan orang-orang dengan penyakit lain.

Meskipun belum ada vaksin yang secara khusus dapat menangani Covid-19, percobaan terbaru menunjukkan bahwa obat dexamethasone disebut efektif pada pasien Covid-19 parah, khususnya pasien yang telah menggunakan ventilator. Meski begitu, WHO telah memperingatkan bahwa obat itu tidak boleh digunakan sembarangan dan harus di bawah pengawasan medis.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Vaksin Covid-19 Tidak Akan Maksimal untuk Lansia?

Benarkah Vaksin Covid-19 Tidak Akan Maksimal untuk Lansia?

Health | Rabu, 24 Juni 2020 | 09:00 WIB

Duh, Presiden Uganda Kritik WHO Soal Penanganan Pandemi Covid-19

Duh, Presiden Uganda Kritik WHO Soal Penanganan Pandemi Covid-19

Health | Selasa, 23 Juni 2020 | 17:27 WIB

WHO: Dampak Virus Corona Bisa bertahan Hingga Satu Dekade

WHO: Dampak Virus Corona Bisa bertahan Hingga Satu Dekade

Health | Selasa, 23 Juni 2020 | 19:15 WIB

Meski Molor, Vaksin Covid-19 Buatan Oxford Kemungkinan Rilis Oktober Nanti

Meski Molor, Vaksin Covid-19 Buatan Oxford Kemungkinan Rilis Oktober Nanti

Health | Selasa, 23 Juni 2020 | 14:55 WIB

Permintaan Tinggi, WHO Ingin Produksi Deksametason Ditingkatkan

Permintaan Tinggi, WHO Ingin Produksi Deksametason Ditingkatkan

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 21:05 WIB

Duh, Produksi Vaksin Virus Corona Disebut Akan Tertunda, Apa Sebab?

Duh, Produksi Vaksin Virus Corona Disebut Akan Tertunda, Apa Sebab?

Health | Selasa, 23 Juni 2020 | 17:45 WIB

Terkini

WiFi Terbaik untuk Rumah, Kos, dan UMKM, Ini Tips Memilih Internet yang Stabil

WiFi Terbaik untuk Rumah, Kos, dan UMKM, Ini Tips Memilih Internet yang Stabil

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:54 WIB

Grab Genjot Kendaraan Listrik, Armada EV Ditargetkan Melampaui 3 Kali Lipat Tahun Ini

Grab Genjot Kendaraan Listrik, Armada EV Ditargetkan Melampaui 3 Kali Lipat Tahun Ini

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:55 WIB

Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen

Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 19:47 WIB

7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo

7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 17:25 WIB

5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan

5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 17:14 WIB

Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam

Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 16:47 WIB

5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak

5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 16:15 WIB

Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma

Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:58 WIB

4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi

4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:42 WIB

Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad

Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:35 WIB

×