Unik, Peneliti Sulap Limbah Rambut Jadi Layar Gadget

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Rabu, 24 Juni 2020 | 14:40 WIB
Unik, Peneliti Sulap Limbah Rambut Jadi Layar Gadget
Ilustrasi gadget. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah inovasi berhasil ditemukan oleh para peneliti dari Queensland University of Technology (QUT), Australia. Mereka berhasil mengubah sisa-sisa rambut manusia menjadi panel layar yang biasa digunakan dalam pembuatan gadget.

Dalam prakitknya, para peneliti bekerjasama dengan sejumlah barbershop di Negeri Kanguru untuk mendapatkan limbah rambut. Selanjutnya, mereka memilah potongan rambut tersebut dan membakarnya dengan suhu 240°C.

Setelah dipanaskan, peneliti memisahkan kandungan rambut yang terdiri dari protein, keratin, karbon, dan nitrogen. Dua unsur terakhir yang disebut adalah bahan utama yang mereka pakai untuk membuat layar. Pasalnya, karbon dan nitrogen tersebut memiliki sifat memancarkan cahaya.

Lebih lanjut, karbon diekstraksi hingga berukuran nanodot atau sepersejuta milimeter untuk dipisahkan menjadi kumpulan nano.

Ketika sudah sampai tahap ini, kumpulan nano tersebut sudah bisa dibentuk menjadi lapisan aktif Organic Light-Emitting Diode (OLED). Sebagai informasi, panel OLED biasa ditemukan pada layar ponsel mewah, seperti Samsung Galaxy S20 Series hingga iPhone 11 Pro.

Namun karena hanya mampu menerima tegangan kecil, limbah rambut manusia ini hanya bisa memancarkan cahaya kecil jika dibentuk jadi layar ponsel. Maka dari itu, peneliti menyarankan hasil penelitiannya ini untuk pembuatan layar smartwatch dan smartband.

Ilustrasi limbah rambut. [Shutterstock]
Ilustrasi limbah rambut. [Shutterstock]

"Limbah adalah masalah besar. Perangkat yang bisa memancarkan cahaya organik berbasis karbon dot dari rambut manusia dapat dipakai untuk banyak kegunaan," ungkap pemimpin penelitian Professor Prashant Sonar dari QUT, sebagaimana dilansir dari IFL Science, Rabu (24/6/2020).

Setelah berhasil menemukan inovasi tersebut, tim penelitian yang sama juga melakukan riset lanjutan yang menyimpulkan bahwa nanodot material karbon yang berasal dari rambut manusia punya respon dan sensitivitas tinggi terhadap kloroform.

"Penciptaan material berharga dari limbah rambut manusia punya potensi besar untuk digunakan sebagai layar fleksibel atau sensor penginderaan, sehingga membuka peluang adanya teknologi material yang berkelanjutan," pungkas Sonar dalam penelitiannya yang sudah dipublikasikan dalam jurnal Sustainable Materials and Technologies.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Covid-19: Pasien Sembuh Ungkap Kondisi Fisik Mereka, Jadi Kajian Peneliti

Covid-19: Pasien Sembuh Ungkap Kondisi Fisik Mereka, Jadi Kajian Peneliti

Tekno | Minggu, 21 Juni 2020 | 15:45 WIB

Pasien Corona Etnis Asia Selatan Lebih Risiko Meninggal di RS Inggris

Pasien Corona Etnis Asia Selatan Lebih Risiko Meninggal di RS Inggris

Health | Sabtu, 20 Juni 2020 | 09:59 WIB

Peneliti Indonesia Temukan 5 Kombinasi Obat Cegah Virus Corona, Apa Saja?

Peneliti Indonesia Temukan 5 Kombinasi Obat Cegah Virus Corona, Apa Saja?

Health | Jum'at, 12 Juni 2020 | 16:05 WIB

Lewat Radar Penembus Tanah, Ilmuan Ungkap Citra Kota Romawi Kuno

Lewat Radar Penembus Tanah, Ilmuan Ungkap Citra Kota Romawi Kuno

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 11:16 WIB

Peneliti Temukan Lobster Biru, Setelah 45 Tahun Tak Terlihat

Peneliti Temukan Lobster Biru, Setelah 45 Tahun Tak Terlihat

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2020 | 08:30 WIB

Peneliti UGM Sebut Penerapan New Normal di Bulan Juli Belum Pas, Alasannya

Peneliti UGM Sebut Penerapan New Normal di Bulan Juli Belum Pas, Alasannya

Jogja | Kamis, 04 Juni 2020 | 14:15 WIB

Terkini

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 08:15 WIB

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:13 WIB

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 07:58 WIB

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 07:53 WIB

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:45 WIB

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

×