Astronom Temukan Lubang Hitam Paling Masif, 34 Miliar Kali Matahari

RR Ukirsari Manggalani | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Rabu, 01 Juli 2020 | 09:15 WIB
Astronom Temukan Lubang Hitam Paling Masif, 34 Miliar Kali Matahari
Ilustrasi lubang hitam [Shutterstock].

Suara.com - Lubang hitam tumbuh dengan mengisap material di sekitarnya. Namun massa lubang hitam menetapkan aturan seberapa banyak mampu menyerap karena gravitasinya harus mengatasi tekanan luar yang dihasilkan pancaran cahaya saat menelan material baru. Kondisi ini membatasi seberapa besar setiap lubang hitam bisa mencapai jumlah waktu tertentu setelah Big Bang.

Namun, para astronom menemukan kuasar yang melanggar aturan itu. Kuasar adalah inti galaksi aktif yang sangat energetik dan kuat. Kuasar didukung oleh bahan yang diserap oleh lubang hitam pusatnya. Semakin banyak massa tersedot, semakin cerah kuasar itu. Tetapi kecerahan beberapa kuasar membutuhkan lubang hitam besar yang tak dapat dijelaskan.

Para astronom kemudian menemukan J215728.21-360215.1. Sebagai kuasar paling terang yang pernah ditemukan, lubang hitam J215728.21-360215.1 harus mengkonsumsi massa Matahari setiap hari untuk mempertahankan dirinya. Hal itu mengejutkan bagi para astrofisikawan yang menemukannya karena J215728.21-360215.1 berusia 1,2 miliar tahun setelah kelahiran alam semesta. Untuk mengkonsumsi massa yang begitu banyak, lubang hitam setidaknya harus berusia 20 miliar tahun.

J215728.21-360215.1 memiliki massa 34 miliar kali massa Matahari, membuat objek ini tidak hanya menjadi lubang hitam paling masif yang pernah diukur, tetapi paling mustahil untuk mendapatkan massa sebesar itu pada usianya.

Untuk mendapatkan massa sebesar itu, J215728.21-360215.1 perlu tumbuh jauh lebih cepat daripada yang bisa dilakukan secara teoritis. Dalam laporan bulanan Royal Astronomical Society, lubang hitam ini memberi makan pada 40 persen dari tingkat teoritis maksimum untuk massanya.

Penampakan Matahari. [Iopscience.iop.org]
Penampakan Matahari. [Iopscience.iop.org]

"Massa lubang hitam juga sekitar 8.000 kali lebih besar dari lubang hitam di pusat Bimasakti. Jika lubang hitam Bimasakti ingin tumbuh seperti itu, lubang hitam di galaksi kita harus menelan dua pertiga dari semua bintang-bintang di Bimasakti," ucap Dr. Christopher Onken dari Australian National University, penulis utama penelitian, seperti dikutip dari IFL Science pada Rabu (1/7/2020).

Onken mengatakan bahwa timnya mengukur massa dengan mengamati kecepatan yang diisapnya dalam magnesium terionisasi, yang menghasilkan garis spektral berbeda. Kecepatan ini ditentukan oleh gravitasi J215728.21-360215.1 yang tergantung pada massanya.

Estimasi minimum awal untuk massa J215728.21-360215.1 adalah dua kali lipat setiap lubang hitam yang diketahui pada usianya. Para astronom sebelumnya juga telah menemukan J215728.21-360215, lubang hitam yang memiliki satu miliar massa Matahari, namun itu jauh lebih muda dan lebih sulit untuk dijelaskan.

Onken menambahkan bahwa manusia masih tidak tahu bagaimana benda-benda ini muncul, tetapi dengan menemukan dan mengukurnya secara akurat akan memberi potongan-potongan pengetahuan untuk mengumpulkan wawasan yang lebih luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Body Lotion SPF 50 Apa yang Bagus? Cek 5 Rekomendasi untuk Lindungi Kulit saat Panas

Body Lotion SPF 50 Apa yang Bagus? Cek 5 Rekomendasi untuk Lindungi Kulit saat Panas

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:10 WIB

Sun Body Serum untuk Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Kulit Tidak Gosong

Sun Body Serum untuk Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Kulit Tidak Gosong

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 10:50 WIB

Apa Bedanya Sunblock dan Sunscreen Badan? Jangan Sampai Salah Pilih

Apa Bedanya Sunblock dan Sunscreen Badan? Jangan Sampai Salah Pilih

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 09:28 WIB

Sunscreen Merek Apa yang Tidak Lengket di Wajah? Ini 5 Produk yang Cepat Meresap

Sunscreen Merek Apa yang Tidak Lengket di Wajah? Ini 5 Produk yang Cepat Meresap

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 08:55 WIB

Menjelajah Kosmos dengan Logika Sederhana: Daya Tarik Jatuh ke Lubang Hitam

Menjelajah Kosmos dengan Logika Sederhana: Daya Tarik Jatuh ke Lubang Hitam

Your Say | Selasa, 21 April 2026 | 13:50 WIB

2 Lubang Hitam Bakal Tabrakan 100 Tahun Lagi, Dampaknya Bisa Terasa hingga Bumi

2 Lubang Hitam Bakal Tabrakan 100 Tahun Lagi, Dampaknya Bisa Terasa hingga Bumi

Tekno | Senin, 20 April 2026 | 14:27 WIB

Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik

Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik

News | Senin, 13 April 2026 | 19:06 WIB

6 Bedak Mengandung SPF agar Kulit Terlindungi Maksimal di Cuaca Panas

6 Bedak Mengandung SPF agar Kulit Terlindungi Maksimal di Cuaca Panas

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 10:57 WIB

Lagu Gala Bunga Matahari: Merefleksikan Kehilangan dan Kerinduan Mendalam

Lagu Gala Bunga Matahari: Merefleksikan Kehilangan dan Kerinduan Mendalam

Your Say | Senin, 06 April 2026 | 16:45 WIB

4 Rekomendasi Sunscreen Emina SPF 50 Terbaik untuk Menangkal Sinar UV

4 Rekomendasi Sunscreen Emina SPF 50 Terbaik untuk Menangkal Sinar UV

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 12:34 WIB

Terkini

Pesaing POCO X8 Pro Max, iQOO 15T Bawa Chip Flagship dan Layar 144 Hz

Pesaing POCO X8 Pro Max, iQOO 15T Bawa Chip Flagship dan Layar 144 Hz

Tekno | Senin, 04 Mei 2026 | 19:45 WIB

69 Kode Redeem FF Max Terbaru 4 Mei 2026: Klaim Gloo Wall Rio dan Gintoki Bundle

69 Kode Redeem FF Max Terbaru 4 Mei 2026: Klaim Gloo Wall Rio dan Gintoki Bundle

Tekno | Senin, 04 Mei 2026 | 19:14 WIB

Smartphone Xiaomi Apakah Tahan Air? Ini 6 HP dengan Sertifikat IP68 Termurah

Smartphone Xiaomi Apakah Tahan Air? Ini 6 HP dengan Sertifikat IP68 Termurah

Tekno | Senin, 04 Mei 2026 | 18:45 WIB

Debut Bulan Ini, Lenovo Legion Y70 2026 Usung Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Jumbo

Debut Bulan Ini, Lenovo Legion Y70 2026 Usung Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 04 Mei 2026 | 18:19 WIB

39 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 4 Mei 2026, Klaim Hadiah dan Manfaatkan Event TOTS

39 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 4 Mei 2026, Klaim Hadiah dan Manfaatkan Event TOTS

Tekno | Senin, 04 Mei 2026 | 16:54 WIB

Update Samsung April 2026: Daftar HP Galaxy yang Dapat Patch Keamanan Terbaru, Ada Punya Kamu?

Update Samsung April 2026: Daftar HP Galaxy yang Dapat Patch Keamanan Terbaru, Ada Punya Kamu?

Tekno | Senin, 04 Mei 2026 | 16:16 WIB

5 Studio Raksasa Bersaing Dapatkan Film Battlefield, Adaptasi Game Makin Populer

5 Studio Raksasa Bersaing Dapatkan Film Battlefield, Adaptasi Game Makin Populer

Tekno | Senin, 04 Mei 2026 | 16:07 WIB

56 Kode Redeem FF Terbaru 4 Mei 2026, Klaim Gintoki Bundle dan Update Nerf Nikita

56 Kode Redeem FF Terbaru 4 Mei 2026, Klaim Gintoki Bundle dan Update Nerf Nikita

Tekno | Senin, 04 Mei 2026 | 15:55 WIB

Diprediksi Mulai Rp7 Jutaan, Xiaomi Civi 6 Series Andalkan Chipset Kelas Atas

Diprediksi Mulai Rp7 Jutaan, Xiaomi Civi 6 Series Andalkan Chipset Kelas Atas

Tekno | Senin, 04 Mei 2026 | 15:50 WIB

10 HP Midrange Terkencang April 2026: iQOO Z11 Pemuncak, Ada OPPO Reno dan POCO X8 Pro

10 HP Midrange Terkencang April 2026: iQOO Z11 Pemuncak, Ada OPPO Reno dan POCO X8 Pro

Tekno | Senin, 04 Mei 2026 | 15:12 WIB