Optimistis, India Targetkan Vaksin Covid-19 Ditemukan Pertengahan Agustus

Dythia Novianty

Minggu, 05 Juli 2020 | 06:00 WIB
Optimistis, India Targetkan Vaksin Covid-19 Ditemukan Pertengahan Agustus
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - India telah menargetkan penemuan vaksin virus corona (Covid-19), potensial pertamanya dari uji coba manusia hingga penggunaan umum dalam enam minggu ke depan.

Bharat Biotech International Ltd., pembuat vaksin India yang tidak terdaftar, menerima persetujuan regulatori untuk memulai uji klinis manusia untuk percobaan eksperimental awal pekan ini. Perusahaan farmasi itu juga sudah memiliki badan penelitian medis India yang mempercepat proses tersebut.

Vaksin yang sedang dikembangkan kini dalam "pertimbangan" untuk diluncurkan sebagai penggunaan kesehatan masyarakat pada 15 Agustus mendatang setelah selesai semua uji klinis. Hal tersebut diungkap Dewan Riset Medis India atau ICMR dalam surat 2 Juli lalu ke situs uji klinis, dikutip Bloomberg News.

Namun, belum ada bukti bahwa vaksin Bharat Biotech aman untuk digunakan pada manusia, belum lagi efektif. Garis waktu yang dibayangkan jauh lebih pendek daripada upaya vaksin terdepan lainnya dari pembuat obat Amerika dan China, yang sebagian besar memulai uji klinis manusia beberapa bulan lalu dan sekarang memasuki tahap terakhir dari tiga tahap pengujian.

Sebagaimana melansir Hindustantimes, Minggu (5/7/2020), tawaran itu menggarisbawahi kebutuhan mendesak India untuk menghentikan virus corona, yang telah membuat lebih dari 640.000 orang sakit dan menewaskan lebih dari 18.600 orang di negara Asia atau sebagai wabah terbesar keempat di dunia.

Dalam suratnya, ICMR mendesak lokasi uji coba untuk mendaftarkan sukarelawan paling lambat 7 Juli mendatang.

Kecepatannya telah mengkhawatirkan beberapa orang di lingkungan medis.

"Jalur pengembangan yang dipercepat seperti itu belum pernah dilakukan untuk jenis vaksin apa pun, bahkan yang sedang diuji coba di negara lain," ujar Anant Bhan, seorang peneliti medis di Universitas Manipal India, mengatakan dalam sebuah posting Twitter.

"Bahkan dengan garis waktu yang dipercepat, ini tampaknya terburu-buru dan karenanya, dengan potensial risiko."

baca juga

Bharat Biotech berencana mendaftarkan 375 orang pada fase pertama uji klinis dan 750 orang pada fase kedua, kata juru bicara ICMR. Apakah vaksin akan disetujui untuk penggunaan umum, tergantung pada hasil uji coba itu. Seorang juru bicara Bharat Biotech menolak berkomentar.

"Mereka tidak bisa melakukan itu," kata Jayaprakash Muliyil, ketua Komite Penasihat Ilmiah di Institut Epidemiologi Nasional, merujuk pada garis waktu yang ditargetkan dari peluncuran vaksin.

Ribuan orang di India memilih pulang kampung di tengah pandemi virus corona. [AFP]
Ribuan orang di India memilih pulang kampung di tengah pandemi virus corona. [AFP]

Menurutnya, mengembangkan vaksin adalah prosedur rumit yang melibatkan pembuktian keefektifan dan keamanannya.

"Uji coba akan dimulai "paling mungkin" pada hari Senin (7/7/2020)," kata C. Prabhakar Reddy, seorang profesor di Institut Ilmu Kedokteran Nizam di Hyderabad - salah satu situs uji coba yang menerima surat ICMR.

"Kita semua bekerja siang dan malam untuk memenuhi tenggat waktu, tetapi masih akan berlomba leher ke leher," katanya, menambahkan bahwa dia tidak mengantisipasi kekurangan relawan dalam skenario saat ini.

Negara-negara berkembang sangat ingin mengurangi ketergantungan pada negara-negara lain dan pembuat obat-obatan asing dalam mengamankan vaksin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Tak Yakin Efektif Lawan Corona, Pria Ini Beli Masker Emas Rp 56 Juta

Meski Tak Yakin Efektif Lawan Corona, Pria Ini Beli Masker Emas Rp 56 Juta

News | Sabtu, 04 Juli 2020 | 18:40 WIB

Ngebet Ingin Dites COVID-19, Pria Ini Lakukan Aksi Membahayakan Pengendara

Ngebet Ingin Dites COVID-19, Pria Ini Lakukan Aksi Membahayakan Pengendara

Otomotif | Sabtu, 04 Juli 2020 | 12:13 WIB

Aplikasi China Dilarang di India, Seleb Medsos Hadapi Ketidakpastian

Aplikasi China Dilarang di India, Seleb Medsos Hadapi Ketidakpastian

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2020 | 08:00 WIB

Viral, Jasad Pasien Covid-19 Dibuang Begitu Saja di Lubang Oleh Petugas!

Viral, Jasad Pasien Covid-19 Dibuang Begitu Saja di Lubang Oleh Petugas!

News | Jum'at, 03 Juli 2020 | 20:49 WIB

Gegara Sertifikat Kematian, Jasad Lansia Corona Disimpan di Kulkas Es Krim

Gegara Sertifikat Kematian, Jasad Lansia Corona Disimpan di Kulkas Es Krim

News | Jum'at, 03 Juli 2020 | 18:03 WIB

Butuh Waktu Satu Tahun untuk Vaksin Covid-19 Siap di Indonesia

Butuh Waktu Satu Tahun untuk Vaksin Covid-19 Siap di Indonesia

Health | Jum'at, 03 Juli 2020 | 11:50 WIB

Terkini

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:14 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp133.950 per Kg, Bawang Merah Naik 21 Persen

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp133.950 per Kg, Bawang Merah Naik 21 Persen

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Kronologi Demo Ricuh di Malioboro Versi Polisi, Massa Misterius Bawa Sajam dan Miras

Kronologi Demo Ricuh di Malioboro Versi Polisi, Massa Misterius Bawa Sajam dan Miras

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Karakter Shio Naga saat Hadapi Masalah Keuangan dan Tekanan Pekerjaan

Karakter Shio Naga saat Hadapi Masalah Keuangan dan Tekanan Pekerjaan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku

Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Viral Diduga Oknum Bagi-bagi Teh Kemasan Isi Sabun untuk Meracuni Peserta Demo

Viral Diduga Oknum Bagi-bagi Teh Kemasan Isi Sabun untuk Meracuni Peserta Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:06 WIB

KPK Geledah Kantor Bea Cukai dan PT Djarum, Ada Kongkalikong Cukai Rokok?

KPK Geledah Kantor Bea Cukai dan PT Djarum, Ada Kongkalikong Cukai Rokok?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:04 WIB

Cara Ampuh Hilangkan Kerak Hitam Lengket di Alas Setrika dengan Bahan Rumahan

Cara Ampuh Hilangkan Kerak Hitam Lengket di Alas Setrika dengan Bahan Rumahan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:02 WIB

Enam Cerita, Satu Kematian: Menelusuri Kebenaran di Novel Girls in the Dark

Enam Cerita, Satu Kematian: Menelusuri Kebenaran di Novel Girls in the Dark

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:00 WIB

×