Dua Spesies Baru Sugar Glider Ditemukan, Ilmuwan Malah Khawatirkan Hal Ini

Agung Pratnyawan, Rezza Dwi Rachmanta

Senin, 20 Juli 2020 | 16:10 WIB
Dua Spesies Baru Sugar Glider Ditemukan, Ilmuwan Malah Khawatirkan Hal Ini
Penampakan sugar glider sebagai hewan peliharaan. (YouTube/ AnimalTV)

Suara.com - Kabar baik, ilmuwan baru mengonfirmasi bahwa mereka telah menemukan spesies baru sugar glider yang ada di Australia. Meski demikian, ilmuwan langsung khawatir mengenai status konservasi hewan imut tersebut. 

Dua spesies baru sugar glider berhasil diidentifikasi oleh ilmuwan dari Charles Darwin University (CDU).

Penelitian mengungkapkan bahwa hewan imut ini sebenarnya merupakan tiga spesies yang berbeda.

Sebelumnya, sugar glider (Petaurus breviceps) dianggap satu spesies tunggal.

Namun kini terdapat dua spesies baru yang bergabung yaitu savanna glider (Petaurus ariel) dan Kreft's glider (Petaurus notatus).

Savanna glider, terpisah dari spesies sugar glider. (Press Release Charles Darwin University/ Michael J. Barritt)
Savanna glider, terpisah dari spesies sugar glider. (Press Release Charles Darwin University/ Michael J. Barritt)

Sugar glider atau wupih sirsik merupakan hewan endemik asli dari Papua, beberapa pulau di Indonesia, Papua Nugini, dan Australia.

Nama tersebut mengacu pada selera mereka akan makanan nektar manis dan kemampuan mereka untuk meluncur di udara (glide).

Dilaporkan dalam Zoological Journal of Linnean Society, para peneliti di Charles Darwin University (CDU) mencari perbedaan genetik dan morfologis kunci di lebih dari 300 spesimen glider yang hidup dan diawetkan dari koleksi Australia.

Hasilnya, mereka menilai bahwa sugar glider merupakan tiga spesies yang berbeda di mana sebelumnya kita mengira hanya satu spesies saja.

baca juga
Komunitas pecinta sugar glider KSGI. (Suara.com/ Firsta Nodia)
Komunitas pecinta sugar glider KSGI. (Suara.com/ Firsta Nodia)

Khusus untuk spesies baru yaitu savanna glider (Petaurus ariel), ilmuwan mengkhawatirkan status konservasinya mengingat habitat mereka telah berkurang drastis.

Savanna glider yang dapat ditemukan di hutan sabana Australia bagian utara memiliki ukuran tubuh yang jauh lebih kecil jika dibandingkan sugar glider biasa.

Dikutip dari IFLScience, dua spesies yang tersisa (sugar glider dan Kreft's glider) terlihat sangat mirip pada pandangan pertama, meskipun memiliki perbedaan genetik yang cukup untuk didefinisikan sebagai dua spesies yang terpisah.

"Ketika dianggap sebagai satu spesies, sugar glider dianggap tersebar luas dan melimpah, dan digolongkan sebagai Least Concern. Perbedaan ketiga spesies ini berarti distribusi yang berkurang secara substansial untuk sugar glider, membuat spesies tersebut rentan terhadap perusakan habitat skala besar," kata Dr Teigan Cremona, peneliti dari CDU dalam sebuah rilis resmi.

Kebakaran hutan Australia bikin netizen sedih. (Twitter/ @flawlesspetsch)
Kebakaran hutan Australia membuat habitat hewan ikut hilang. (Twitter/ @flawlesspetsch)

Musim kebakaran yang terjadi antara 2019 hingga 2020 di Australia membuat habitat savanna glider berkurang drastis.

Para peneliti sangat khawatir tentang savanna glider yang ada di Australia utara.

Dr Alyson Stobo-Wilson, peneliti lain dari CDU memperkirakan spesies tertentu ini telah kehilangan lebih dari sepertiga habitat aslinya selama 30 tahun terakhir.

“Kita perlu segera menilai status konservasi sugar glider gula dan savanna glider sebelum hilang,” kata Dr Stobo-Wilson.

Adanya dua spesies baru sugar glider membuat ilmuwan harus berusaha kembali menghitung jumlah hewan tersebut agar status konservasinya terkuak serta keberadaan mereka semakin terjaga.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Sengaja, Ilmuwan Ciptakan Ikan Hibrida dari Leluhur Dinosaurus

Tidak Sengaja, Ilmuwan Ciptakan Ikan Hibrida dari Leluhur Dinosaurus

Tekno | Senin, 20 Juli 2020 | 07:04 WIB

Bantah Konspirasi, Begini Cara Ilmuwan Ketahui Covid-19 Tidak Dibuat di Lab

Bantah Konspirasi, Begini Cara Ilmuwan Ketahui Covid-19 Tidak Dibuat di Lab

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2020 | 17:30 WIB

Ilmuwan Turki Temukan Bakteri Baru Pada Ikan Trout, Bahaya Nggak Ya?

Ilmuwan Turki Temukan Bakteri Baru Pada Ikan Trout, Bahaya Nggak Ya?

Health | Jum'at, 17 Juli 2020 | 16:22 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×