Hasil Penelitian: Hiu di Dekat Terumbu Karang Mulai Berkurang

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta | Suara.com

Minggu, 26 Juli 2020 | 19:30 WIB
Hasil Penelitian: Hiu di Dekat Terumbu Karang Mulai Berkurang
Ilustrasi hiu karang. (Pixabay/ Des Kerrigan)

Suara.com - Populasi hiu yang berada di dekat terumbu karang khususnya hiu karang terbukti semakin berkurang. Kabar itu terungkap berkat survei terbesar yang sudah dilakukan oleh peneliti pada puluhan negara.

Penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal Nature menjelaskan bahwa kini penampakan hiu berkurang drastis di banyak terumbu karang seluruh dunia.

Rekaman video dari kamera bawah air mengungkapkan bahwa hiu tidak terlihat di 20 persen dari 371 terumbu karang yang mereka survei pada 58 negara.

Para peneliti dari Global FinPrint menggunakan 15 ribu stasiun video bahwa air dalam upaya untuk memperkirakan status konservasi hiu karang di seluruh dunia.

Itu membuat riset dan survei mereka termasuk yang terbesar di antara penelitian hiu lainnya.

Hiu karang sirip putih. (Pixabay/ skeeze)
Hiu karang sirip putih. (Pixabay/ skeeze)

Ternyata, penangkapan ikan memiliki dampak mendalam pada populasi hiu karang.

Mirisnya lagi, hiu karang bahkan hampir sama sekali tidak terlihat pada terumbu karang di beberapa negara.

Sebelumnya, hiu karang sudah masuk dalam status IUCN Red List sebagai Hampir Terancam Punah.

Daerah yang paling parang sering dikaitkan dengan kompleksitas sosial-ekonomi seperti tata kelola buruk dan kelebihan populasi.

Penangkapan hiu untuk tujuan komersial dan sedikit uang yang diinvestasikan untuk konservasi hiu diyakini membuat penampakan hewan tersebut semakin berkurang di terumbu karang.

Hiu karang sirip hitam. (Pixabay/ skeeze)
Hiu karang sirip hitam. (Pixabay/ skeeze)

Namun yang paling menarik adalah spesies hiu karang di Australia tampak baik-baik saja karena populasi hampir tetap utuh.

Dikutip dari IFLScience, populasi hiu karang di Australia yang tetap terjaga termasuk hiu terumbu abu-abu (Carcharhinus amblyrhynchos), hiu karang sirip putih (Triaenodon obesus), dan hiu karang sirip hitam (Carcharhinus melanopterus).

Ilmuwan menyoroti bahwa berkurangnya hiu di dekat terumbu karang bisa mengacaukan ekosistem dan bahkan berimbas di sektor pariwisata.

"Hiu penting bagi ekologi terumbu karang, terutama pada saat mereka menghadapi begitu banyak ancaman lain dari perubahan iklim. Tetapi hanya sedikit orang yang menyadari bahwa hiu karang juga merupakan bagian penting dari ekonomi banyak negara kepulauan kecil di dunia karena mereka merupakan daya tarik utama bagi pariwisata terumbu karang," kata Dr Meekan dari Australian Institute of Marine Science, seorang peneliti utama di Global FinPrint.

Ilmuwan menjelaskan bahwa konservasi hiu karang dan beberapa hiu di dekat terumbu karang harus ditingkatkan mengingat keberadaan mereka sangat penting untuk kelestarian ekosistem.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan: Sistem Kekebalan Tubuh Manusia Tak Siap Hadapi Kuman Luar Angkasa

Ilmuwan: Sistem Kekebalan Tubuh Manusia Tak Siap Hadapi Kuman Luar Angkasa

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2020 | 12:00 WIB

Pertama Kalinya, Ilmuwan Temukan Kebocoran Gas Metana di Antartika

Pertama Kalinya, Ilmuwan Temukan Kebocoran Gas Metana di Antartika

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2020 | 16:30 WIB

Ilmuwan Temukan Cara Mendaur Ulang Plastik Keras

Ilmuwan Temukan Cara Mendaur Ulang Plastik Keras

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2020 | 12:51 WIB

Terkini

IGRS Banyak Celah: Diduga Bocorkan Game AAA, Indonesia Dapat Sorotan Internasional

IGRS Banyak Celah: Diduga Bocorkan Game AAA, Indonesia Dapat Sorotan Internasional

Tekno | Selasa, 14 April 2026 | 06:50 WIB

Terpopuler: Tipe HP Tecno yang Bagus, Deretan HP Gaming Terbaru 2026

Terpopuler: Tipe HP Tecno yang Bagus, Deretan HP Gaming Terbaru 2026

Tekno | Selasa, 14 April 2026 | 06:35 WIB

Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia

Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 21:40 WIB

5 HP Infinix 5G Paling Worth It di Tahun 2026, Cocok untuk Gaming dan Streaming

5 HP Infinix 5G Paling Worth It di Tahun 2026, Cocok untuk Gaming dan Streaming

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 21:10 WIB

5 Tablet Snapdragon Terbaik untuk Multitasking, Performa Ngebut Tanpa Lag

5 Tablet Snapdragon Terbaik untuk Multitasking, Performa Ngebut Tanpa Lag

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 19:14 WIB

3 Rekomendasi Smartwatch Samsung Termurah 2026, Fitur Canggih dan Stylish

3 Rekomendasi Smartwatch Samsung Termurah 2026, Fitur Canggih dan Stylish

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 19:05 WIB

21 Kode Redeem FC Mobile, Prediksi Kompensasi Mewah EA Usai Insiden Bug Voucher

21 Kode Redeem FC Mobile, Prediksi Kompensasi Mewah EA Usai Insiden Bug Voucher

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 18:20 WIB

4 Rekomendasi HP Paket Lengkap Kelas Entry dan Mid-Level, Harga Mulai Rp1 Jutaan

4 Rekomendasi HP Paket Lengkap Kelas Entry dan Mid-Level, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 18:11 WIB

7 HP Snapdragon 8 Gen 2 Termurah 2026, Performa Flagship Harga Miring

7 HP Snapdragon 8 Gen 2 Termurah 2026, Performa Flagship Harga Miring

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 17:15 WIB

25 Kode Redeem Free Fire, Siap-siap Nabung Diamond Buat Booyah Pass Bulan Depan

25 Kode Redeem Free Fire, Siap-siap Nabung Diamond Buat Booyah Pass Bulan Depan

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 17:15 WIB