Ilmuwan Sebut Planet Mars Mungkin Tertutup Lapisan Es di Masa Lalu

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 07:32 WIB
Ilmuwan Sebut Planet Mars Mungkin Tertutup Lapisan Es di Masa Lalu
Ilustrasi lapisan es. [Shutterstock]

Suara.com - Penelitian terbaru menyebut bahwa kemungkinan permukaan planet Mars pernah tertutup lapisan es, sebelum menjadi kering dan berdebu seperti sekarang.

Tampaknya, para ilmuwan tampaknya terinspirasi dari tampilan Pulau Devon di Arktik yang kering dan dingin. Menurut analisis baru, beberapa lembah planet Mars mungkin terbentuk melalui proses serupa, dengan yang bersembunyi di bawah es Pulau Devon.

"Jika kita melihat Bumi dari satelit, kita akan melihat banyak lembah, beberapa dibuat oleh sungai, beberapa dibuat oleh gletser, beberapa dibuat oleh proses lain, dan setiap jenis memiliki bentuk berbeda. Planet Mars serupa, di lembah-lembah itu terlihat sangat berbeda satu sama lain, menunjukkan bahwa banyak proses berperan untuk mengukir mereka," kata Anna Grau Galofre, penulis utama penelitian dan ahli geofisika di Arizona State University.

Menurut Galofre, salah satu proses tersebut bisa menjadi air lelehan yang mengalir di antara lapisan es dan tanah di bawahnya.

Erosi seperti itu, menghasilkan pola lembah berbeda dari yang dihasilkan oleh sungai mengalir bebas. Banyak lembah Planet Mars, yang dipelajari para ahli, tampaknya lebih cocok untuk model pembentukan lapisan es itu.

Dilansir dari Live Science, Sabtu (8/8/2020), Galofre dan rekan-rekannya melakukan penelitian dengan peta rinci yang dihasilkan oleh Mars Orbiter Laser Altimeter, milik pesawat luar angkasa Mars Global Surveyor NASA dan telah mempelajari Mars antara 1997 dan 2001.

Para ilmuwan mengembangkan program yang menggabungkan enam karakteristik berbeda, tentang masing-masing lebih dari 10.000 segmen lembah. Kemudian, mereka membandingkan setiap cluster dengan atribut berdasarkan empat skenario formasi berbeda.

Menurut analisis tersebut, 22 dari 66 jaringan yang dievaluasi paling cocok dengan pola yang dibentuk oleh air lelehan yang mengalir di bawah gletser.

Sembilan pola kecocokan terbaik lainnya dibentuk oleh gletser itu sendiri, sedangkan 14 pola kecocokan terbaik dibentuk oleh sungai. Sebagian besar sisanya tidak cukup cocok untuk skenario formasi tertentu.

baca juga

Para peneliti juga menemukan bahwa lembah yang tampak seperti terbentuk oleh air lelehan mengalir di bawah gletser tersebar di seluruh Mars.

Sedangkan, lembah yang tampaknya terbentuk oleh sungai terkonsentrasi di sekitar Arabia Terra, wilayah Mars sangat tua.

Planet Mars. [Shutterstock]
Planet Mars. [Shutterstock]

Sungai dan air yang mencair dan mengalir di bawah gletser menyiratkan satu perbedaan utama tentang lingkungannya, yaitu suhu.

Para ilmuwan berpendapat bahwa penelitian baru ini cocok dengan teori terbaru, planet Mars mungkin lebih dingin di masa lalu daripada yang dikemukakan hipotesis lain.

"Selama 40 tahun terkahir, sejak lembah Mars pertama kali ditemukan, asumsinya adalah bahwa sungai pernah mengalir di Mars, mengikis dan menghasilkan semua lembah ini. Kami mencoba menggabungkan semuanya dan mengajukan hipotesis yang belum benar-benar dipertimbangkan," tambah Galofre.

Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Nature Geoscience yang terbit pada 3 Agustus lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Klaim Hadi Pranoto, Fahri Hamzah: Obat Tertolak Dukun Bertindak

Geger Klaim Hadi Pranoto, Fahri Hamzah: Obat Tertolak Dukun Bertindak

News | Selasa, 04 Agustus 2020 | 13:48 WIB

Hanya 2 Minggu, Ilmuwan Temukan 2 Meteroit

Hanya 2 Minggu, Ilmuwan Temukan 2 Meteroit

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:00 WIB

WWF: 3 Miliar Hewan Terdampak Kebakaran Hutan Australia

WWF: 3 Miliar Hewan Terdampak Kebakaran Hutan Australia

Tekno | Senin, 03 Agustus 2020 | 16:10 WIB

Ingenuity, Helikopter Antarplanet Pertama Dikirim ke Planet Mars

Ingenuity, Helikopter Antarplanet Pertama Dikirim ke Planet Mars

Tekno | Senin, 03 Agustus 2020 | 15:00 WIB

Wah... Ada Awan Misterius Muncul di Planet Mars

Wah... Ada Awan Misterius Muncul di Planet Mars

Tekno | Senin, 03 Agustus 2020 | 09:30 WIB

Diteliti NASA, Danau di Turki Disebut Mirip dengan Kawah Planet Mars

Diteliti NASA, Danau di Turki Disebut Mirip dengan Kawah Planet Mars

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2020 | 21:14 WIB

Terkini

Cara Baru Jaring Talenta Keamanan Siber lewat Turnamen Esports

Cara Baru Jaring Talenta Keamanan Siber lewat Turnamen Esports

Tekno | Senin, 13 Juli 2026 | 12:00 WIB

Fosil Tyrannosaurus Rex Gus Jadi Rebutan Miliarder dan Ilmuwan, Harganya Tembus Jutaan Dolar AS

Fosil Tyrannosaurus Rex Gus Jadi Rebutan Miliarder dan Ilmuwan, Harganya Tembus Jutaan Dolar AS

Tekno | Senin, 13 Juli 2026 | 11:57 WIB

5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar

5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar

Tekno | Senin, 13 Juli 2026 | 11:28 WIB

ASUS Resmi Rilis Kontroler ROG Raikiri II Pro PC untuk Gamer Kompetitif

ASUS Resmi Rilis Kontroler ROG Raikiri II Pro PC untuk Gamer Kompetitif

Tekno | Senin, 13 Juli 2026 | 11:15 WIB

HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan

HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:15 WIB

Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat

Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:50 WIB

Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?

Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:30 WIB

Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet

Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:12 WIB

30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus

30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 07:50 WIB

Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa

Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:53 WIB

×