Paus Pembunuh Putih Pertama Kalinya Terlihat di Alaska

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Kamis, 20 Agustus 2020 | 14:30 WIB
Paus Pembunuh Putih Pertama Kalinya Terlihat di Alaska
Paus pembunuh putih. [Instagram/@worldtravelstephanie]

Suara.com - Momen menakjubkan berhasil diabadikan para pengamat paus, ketika mendapati paus pembunuh berwarna putih terlihat untuk pertama kalinya di laut lepas Alaska.

Paus pembunuh berwarna putih yang dinamai Tl'uk itu terlihat terlihat sedang berenang di dekat Kepulauan Kuiu dan Kupreanof, yang berada di sebelah barat Petersburg, Alaska.

Beruntung, para pengamat paus dari Alaska Sea Adventures bisa mengamati momen langka tersebut, dan mengabadikannya dalam jepretan kamera dan rekaman video.

"Ketika paus putih itu pergi ke bawah air, biasanya mereka menghilang dan biasanya sangat sulit diikuti," kata Dennis Rogers, pemilik Alaska Sea Adventures sebagaimana dikutip dari Daily Mail, Kamis (20/8/2020).

Ilustrasi Alaska. [Shutterstock]
Ilustrasi Alaska. [Shutterstock]

"Tapi paus itu memiliki tubuh yang serba putih, sehingga meskipun berada di bawah air dengan kedalaman 10 kaki pun, Anda masih bisa melihatnya dengan mudah," imbuhnya.

Stephanie Hayes, mahasiswa pascasarjana Fakultas Biologi Kelautan di University of Alaska Fairbanks yang turut ikut dalam eksplorasi tersebut melihat sisi lain dari ikan raksasa itu.

"Saya melihat semacam cahaya di bawah air dan saya berpikir, wow itu paus pembunuh yang sangat putih, sangat berbahaya sekaligus menggemaskan," kata Hayes.

Ajaibnya, Hayes kembali melihat Tl'uk lagi selang beberapa hari setelah pertemuan pertamanya. Alhasil, ia dapat merekam video ikan paus langka tersebut.

Meski lebih dikenal dengan Tl'uk, nama resmi untuk paus ini adalah T46-B1B. Namun karena warnanya putih menyerupai bulan, ia dijuluki Tl'uk, yang berarti bulan dalam bahasa Coast Salish.

baca juga

Selain warnanya yang putih, Tl'uk juga mudah dikenali karena memiliki tanda di dekat sirip punggungnya. Paus putih ini dikategorikan sebagai ikan pembunuh.

Pasalnya, Tl'uk punya gigi taring seperti beruang grizzly yang bisa menjadi senjata utama untuk melumpuhkan mangsanya, mulai dari anjing laut, singa laut, lumba-lumba, dan bahkan paus lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikira Lumba-Lumba Jebul Paus Pembunuh, Video Paus Dielus Warga Bikin Cemas

Dikira Lumba-Lumba Jebul Paus Pembunuh, Video Paus Dielus Warga Bikin Cemas

Jogja | Minggu, 05 Juli 2020 | 14:45 WIB

Ngeri! Dikira Lumba-lumba, Warga Rebutan Selfie dan Elus-elus Paus Pembunuh

Ngeri! Dikira Lumba-lumba, Warga Rebutan Selfie dan Elus-elus Paus Pembunuh

News | Minggu, 05 Juli 2020 | 13:18 WIB

Penampakan Paus Raksasa yang Bikin Takjub

Penampakan Paus Raksasa yang Bikin Takjub

Video | Rabu, 01 Juli 2020 | 06:00 WIB

Kaget Ada Paus Pembunuh di Laut Papua, Susi Beri Pesan Penting ke Jokowi

Kaget Ada Paus Pembunuh di Laut Papua, Susi Beri Pesan Penting ke Jokowi

News | Senin, 22 Juni 2020 | 19:43 WIB

Selamatkan Paus dari Jaring, Pria di Australia Malah Kena Denda

Selamatkan Paus dari Jaring, Pria di Australia Malah Kena Denda

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 20:05 WIB

Gletser Mencair di Alaska, Awas Bisa Picu Tsunami

Gletser Mencair di Alaska, Awas Bisa Picu Tsunami

Tekno | Minggu, 17 Mei 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 12:10 WIB

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:09 WIB

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:07 WIB

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:05 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 12:02 WIB

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Malang | Minggu, 13 September 2026 | 12:01 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:57 WIB

Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8

Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:56 WIB

Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas

Lampung | Minggu, 13 September 2026 | 11:56 WIB

Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis

Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 11:55 WIB

×