Bocor! 5 Kebohongan Ini Pernah Dikatakan CEO Perusahaan Teknologi Raksasa

Selasa, 15 September 2020 | 09:30 WIB
Bocor! 5 Kebohongan Ini Pernah Dikatakan CEO Perusahaan Teknologi Raksasa
Kantor Facebook, Silicon Valley. [Shutterstock]

Suara.com - Produk teknologi sangat populer di kalangan pengguna. Terlepas dari produk yang ditawarkan suatu perusahaan teknologi, banyak pengguna mulai memilah pemakaian suatu layanan teknologi, terkait dari perilaku perusahaan yang membuatnya.

Para pemimpin perusahaan teknologi selalu berbicara tentang keamanan dan data, mengatakan bahwa pihaknya sangat peduli dengan privasi pengguna.

Namun menurut Geoffrey A. Fowler, jurnalis dari The Washington Post, ada lima kebohongan yang pernah dikatakan para pemimpin teknologi raksasa.

Dilansir dari The Washington Post, Selasa (15/9/2020), berikut lima kebohongan yang pernah dikatakan CEO perusahaan teknologi raksasa:

1. Pengguna mengontrol data sendiri

Sundar Pichai dari Google mengulangi kata-kata tersebut ketika didesak oleh Rep. Val Demings (D-Fla.) atas keputusan perusahaan untuk menggabungkan kumpulan data yang ada dengan data yang dipegang oleh DoubleClick, jaringan iklan besar yang dibelinya.

CEO Google Sundar pichai. [AFP]
CEO Google Sundar pichai. [AFP]

"Kami hari ini sangat memudahkan pengguna untuk mengontrol data mereka. Kami telah menyederhanakan pengaturan mereka," kata Pichai.

Google dan raksasa teknologi lainnya seperti Facebook memang menawarkan banyak opsi privasi kepada pengguna. Tetapi jika pengguna tidak tahu cara menggunakannya dan jika itu tidak mudah digunakan, apakah itu benar-benar membuat pengguna memegang kendali?

Pada 2019, Pew Research menemukan 81 persen orang Amerika Serikat berpikir mereka memiliki sangat sedikit atau tidak ada kendali atas pengumpulan data dan 59 persen memiliki sedikit atau tidak ada pemahaman, tentang apa yang dilakukan perusahaan dengan data mereka.

Baca Juga: Lewat Teknologi AR, Pac-Man Dibawa ke Dunia Nyata Tahun Ini

Pichai mengutip kalimat ini dari Mark Zuckerberg, CEO Facebook, yang juga menegaskan bahwa pengguna "mengendalikan" data, seperti dalam kesaksiannya di Kongres 2018.

Perusahaan teknologi raksasa umumnya sering mengatakan bahwa pihaknya mengumpulkan semua data untuk melayani pengguna dengan lebih baik, padahal data tersebut juga memiliki kekuatan luar biasa dan keuntungan bagi perusahaan.

Menurut Demings, Google adalah perusahaan periklanan terbesar di dunia dan data yang dikumpulkannya tentang pengguna adalah bahan bakar yang memberdayakannya. Karena dominasi Google, pengguna tidak punya pilihan selain menyerah.

2. Pengguna punya banyak pilihan

Ketika Rep. Hank Johnson (D-Ga). bertanya kepada Tim Cook dari Apple tentang kontrol total yang dimilikinya atas App Store, Cook mengatakan bahwa ia menghadapi banyak persaingan untuk menjual perangkat lunak.

Cook mengatakan bahwa ada persaingan untuk pengembang. Pengembang dapat menulis aplikasi buatannya untuk Android, Windows, Xbox, atau PlayStation.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI