Bocor! 5 Kebohongan Ini Pernah Dikatakan CEO Perusahaan Teknologi Raksasa

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 15 September 2020 | 09:30 WIB
Bocor! 5 Kebohongan Ini Pernah Dikatakan CEO Perusahaan Teknologi Raksasa
Kantor Facebook, Silicon Valley. [Shutterstock]
CEO Apple, Tim Cook dalam ajang WWDC 2020. [Apple]
CEO Apple, Tim Cook dalam ajang WWDC 2020. [Apple]

Namun, Apple membuat peralihan dari iPhone ke Android tampak sangat jelas berbeda. Selain itu, tidak banyak aplikasi seluler untuk toko Windows Mobile yang sekarang sudah tidak berfungsi, apalagi Xbox atau PlayStation.

Perusahaan-perusahaan ini tahu bahwa pengguna didorong oleh kenyamanan dan menggunakan kekuatan itu atas pilar kehidupan digital pengguna untuk membuatnya tidak nyaman beralih ke tempat lain.

3. Perusahaan teknologi tidak sebesar itu

Banyak perusahaan teknologi "merendah" dengan mengatakan bahwa perusahaannya bukanlah apa-apa jika dibandingkan yang lainnya.

Jeff Bezos, CEO Amazon, mengatakan bahwa Amazon hanya menyumbang kurang dari 1 persen dari 25 triliun dolar AS di pasar ritel global dan kurang dari 4 persen ritel di Amerika Serikat.

Namun menurut firma riset eMarketer, Amazon menyumbang 38 persen dari semua belanja online di Amerika Serikat.

Hal itu juga terjadi pada Facebook, di mana Zuckerberg menyarankan agar Facebook bersaing dengan semua produk yang menghubungkan orang, tidak hanya perusahaan jejaring sosial.

Nyatanya, Facebook merupakan satu-satunya jejaring sosial yang digunakan oleh 69 persen orang Amerika Serikat, disusul Instagram yang digunakan 37 persen orang dewasa di Amerika Serikat.

4. Hanya memberikan informasi yang "paling relevan"

baca juga

Google ingin pengguna percaya bahwa produknya hanya menarik minat pengguna.

Logo Google. [Shutterstock]
Logo Google. [Shutterstock]

"Kami selalu fokus untuk memberikan informasi yang paling relevan kepada pengguna dan kami mengandalkan kepercayaan tersebut bagi pengguna untuk kembali ke Google setiap hari," kata Pichai.

Namun Rep. David N. Cicilline (D-R.I.) menegaskan bahwa model bisnis Google sebenarnya didorong untuk hanya menunjukkan "apa pun yang paling menguntungkan bagi Google".

Menurut sebuah studi yang diterbitkan oleh outlet berita pengawas teknologi Markup menemukan bahwa lebih dari 15.000 kueri populer seperti "penyakit Alzheimer" Google, mencurahkan 41 persen halaman pertama hasil penelusuran seluler ke situsnya sendiri dan itu disebutnya sebagai "jawaban langsung", termasuk informasi lain yang disalin dari sumber lain.

Juru bicara Google Lara Levin mengatakan kepada Markup bahwa outlet itu seharusnya tidak menghitung "jawaban" sebagai "Google".

Meski begitu, Markup melaporkan Google menghasilkan pendapatan lima kali lebih banyak melalui iklan di situsnya sendiri daripada menjual ruang iklan di situs luar.

5. Media sosial tidak mengambil keuntungan dari informasi berbahaya

Mark Zuckerberg setuju bahwa jejaring sosial memiliki tanggung jawab untuk membatasi penyebaran konten yang dapat merugikan masyarakat.

Namun hal itu menjadi pertanyaan, mengapa kesalahan informasi sangat sering menjadi konten yang paling banyak dilihat dan paling terlibat di Facebook.

Terbaru, sebuah video viral yang mengklaim obat palsu untuk virus Corona (Covid-19) telah ditonton 20 juta kali di jejaring sosial sebelum Facebook menghapusnya.

Bisnis Facebook dibangun berdasarkan perhatian pengguna, ketika pengguna membuka aplikasi atau situs web dan menayangkan iklan.

CEO Facebook, Mark Zuckerberg. [Shutterstock]
CEO Facebook, Mark Zuckerberg. [Shutterstock]

Menurut Cicilline, bisnis Facebook memprioritaskan keterlibatan untuk membuat pengguna tetap di platform untuk menayangkan lebih banyak iklan.

Saat kepemilikan Facebook atas Instagram dan WhatsApp menjadi topik hangat, Zuckerberg juga mengatakan bahwa skala besar ini membantunya menemukan dan menghapus informasi berbahaya.

Namun, Cicilline berpendapat Facebook mungkin akan melakukan tugasnya lebih baik jika memiliki persaingan dari Instagram dan WhatsApp untuk menangani masalah secara berbeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Smartphone Android Kamu, Segera Hapus Kalau Ada Aplikasi Ini!

Cek Smartphone Android Kamu, Segera Hapus Kalau Ada Aplikasi Ini!

Jabar | Rabu, 09 September 2020 | 13:45 WIB

Fitur Baru, Pengguna Bisa Melihat Stories Instagram Melalui Facebook

Fitur Baru, Pengguna Bisa Melihat Stories Instagram Melalui Facebook

Tekno | Selasa, 08 September 2020 | 21:00 WIB

Cara Menonaktifkan Pemutaran Video Otomatis di Facebook

Cara Menonaktifkan Pemutaran Video Otomatis di Facebook

Tekno | Selasa, 08 September 2020 | 10:15 WIB

Cegah Penyebaran Hoaks, Facebook Batasi Terusan Pesan

Cegah Penyebaran Hoaks, Facebook Batasi Terusan Pesan

Sumut | Minggu, 06 September 2020 | 16:50 WIB

Instragram Uji Coba Melihat Story Lewat Facebook

Instragram Uji Coba Melihat Story Lewat Facebook

Tekno | Minggu, 06 September 2020 | 10:15 WIB

Waduh! Tanpa Pengemudi Motor Tua Ini Jalan Sendiri

Waduh! Tanpa Pengemudi Motor Tua Ini Jalan Sendiri

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2020 | 13:33 WIB

Terkini

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

×