Ada-ada Aja! Pejabat India Klaim Mandi Lumpur Bisa Cegah Covid-19

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 18 September 2020 | 12:00 WIB
Ada-ada Aja! Pejabat India Klaim Mandi Lumpur Bisa Cegah Covid-19
Mandi lumpur. [Chris Yang/Unsplash]

Suara.com - Seorang pejabat India bernama Sukhbir Singh Jaunapuria, merekam dirinya duduk di genangan lumpur dan meniup keong. Dia mengklaim bahwa apa yang dilakukannya itu dapat mencegah terinfeksi virus Corona (Covid-19).

Jaunapuria merupakan seorang politisi dan anggota parlemen dari negara bagian utara Rajasthan, termasuk di antara 24 anggota parlemen yang dites positif Covid-19 pada 14 September lalu.

Sebulan sebelum didiagnosis, Jaunapuria mengunggah video tersebut di halaman Facebooknya. Ia terlihat duduk bertelanjang dada dalam sebuah genangan air berwarna cokelat dan meniup cangkang keong.

"Keluar, basahi diri dengan air hujan, duduk di tanah, bekerja di pertanian, meniup keong... dan makan sesuatu yang 'desi'. Seseorang mendapat kekebalan dari melakukan hal-hal ini," tulis Jaunapuria dalam bahasa Hindi.

Pejabat India mandi lumpur. [Facebook]
Pejabat India mandi lumpur. [Facebook]

Desi merupakan istilah India yang berarti lokal, asli, atau murni.

Jaunapuria bukanlah satu-satunya politisi terkemuka yang mengusulkan obat aneh untuk virus Corona. Presiden Belarus Alexsander Lukashenko mengatakan awal tahun ini bahwa mengendarai traktor, minum vodka, dan pergi ke sauna akan mencegah penyakit, sebelum ia dinyatakan positif.

Sementara di Meksiko, Presiden Andrés Manuel López Obrador mengungkapkan bahwa ia membawa jimat yang katanya dapat melindunginya dari penyakit. Lain lagi dengan Gubernur Puebla Luis Miguel Barbosa Huerta, mengklaim orang-orang miskin kebal terhadap penyakit tersebut.

Suman Haripriya, anggota parlemen India lainnya dari negara bagian Assam, menggembar-gemborkan teori bahwa urin dan kotoran sapi dapat digunakan untuk mensterilkan daerah yang terinfeksi.

Kasus Covid-19 di India saat ini melonjak melewati angka 5 juta kasus, menambahkan 97.894 kasus baru pada Rabu (16/9/2020), kenaikan terbesar dalam satu hari di negara itu.

baca juga

Hanya dalam waktu 11 hari bagi India untuk beralih dari 4 juta kasus menjadi 5 juta kasus. Dengan kata lain, India sekarang memiliki wabah virus Corona yang meningkat tercepat di negara manapun di dunia.

India sedang berjuang mengatasi wabah ini yang berkembang pesat karena persediaan oksigen di seluruh India mulai menipis.

Di negara bagian Maharashtra, Gujarat, dan Uttar Pradesh, yang merupakan beberapa daerah dengan dampak virus paling parah, permintaan oksigen meningkat lebih dari tiga kali lipat.

"Pasien yang putus asa menelepon saya sepanjang malam, tetapi saya tidak tahu kapan saya akan mendapatkan persediaan," kata Rishikhesh Patil, pemasok oksigen di Kota Nashik, seperti dikutip Dailymail, Jumat (18/9/2020).

Pejabat India mandi lumpur. [Facebook]
Pejabat India mandi lumpur. [Facebook]

Sumber daya kesehatan India yang sedikit terbagi dengan buruk. Hampir 600 juta orang India tinggal di daerah pedesaan, dan dengan virus yang menyebar sangat cepat ke seluruh pedalaman India, para ahli kesehatan khawatir bahwa rumah sakit bisa kewalahan.

Secara nasional, India menguji lebih dari 1 juta sampel per hari, melebihi tolak ukur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) 140 tes per 1 juta orang.

Tetapi banyak di antaranya adalah tes antigen, yang mencari protein virus dan lebih cepat tetapi kurang akurat dibandingkan dengan RT-PCR, standar untuk memastikan virus Corona melalui kode genetiknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

40 Tahun Hilang, Inggris Kembalikan 3 Patung yang Dicuri dari Kuil India

40 Tahun Hilang, Inggris Kembalikan 3 Patung yang Dicuri dari Kuil India

News | Kamis, 17 September 2020 | 12:42 WIB

Ibu Ani Sibuk Selfie, Balita Tewas Tenggelam di Pantai

Ibu Ani Sibuk Selfie, Balita Tewas Tenggelam di Pantai

News | Kamis, 17 September 2020 | 13:38 WIB

Rusia Jual Ratusan Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke India

Rusia Jual Ratusan Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke India

News | Kamis, 17 September 2020 | 11:27 WIB

Cekcok Soal Kerjaan, Pria Gigit Jari Temannya Hingga Putus

Cekcok Soal Kerjaan, Pria Gigit Jari Temannya Hingga Putus

News | Kamis, 17 September 2020 | 13:38 WIB

Kasus Covid-19 Tembus 5 Juta, India Diprediksi Bisa Lewati Amerika Serikat

Kasus Covid-19 Tembus 5 Juta, India Diprediksi Bisa Lewati Amerika Serikat

Health | Rabu, 16 September 2020 | 18:45 WIB

Pengiriman Aprilia SXR 160 di India Berlangsung Bulan Ini

Pengiriman Aprilia SXR 160 di India Berlangsung Bulan Ini

Otomotif | Senin, 14 September 2020 | 16:10 WIB

Terkini

BRI Taipei dan KDEI Perkuat Edukasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia

BRI Taipei dan KDEI Perkuat Edukasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia

Malang | Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:55 WIB

Monitor Lenovo Yoga Pro 27UD-10 Hadir, Satukan Kamera 4K, Audio Studio, dan QD-OLED dalam Satu Layar

Monitor Lenovo Yoga Pro 27UD-10 Hadir, Satukan Kamera 4K, Audio Studio, dan QD-OLED dalam Satu Layar

Tekno | Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:49 WIB

BRI Taipei Perkuat Komitmen Inklusi Keuangan Bagi WNI di Taiwan

BRI Taipei Perkuat Komitmen Inklusi Keuangan Bagi WNI di Taiwan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:49 WIB

Momen Slavko Vincic Menangis Haru usai Terpilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026

Momen Slavko Vincic Menangis Haru usai Terpilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:45 WIB

Apa Beda Slow Jogging dan Lari Biasa? Kenali 5 Perbedaannya Sebelum Coba!

Apa Beda Slow Jogging dan Lari Biasa? Kenali 5 Perbedaannya Sebelum Coba!

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:40 WIB

Bungkam Keraguan, Debut Sutradara Muda Ferly Halim 'Takkan Kubiarkan Kau Menangis' Banjir Air Mata

Bungkam Keraguan, Debut Sutradara Muda Ferly Halim 'Takkan Kubiarkan Kau Menangis' Banjir Air Mata

Entertainment | Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:34 WIB

Bae Nara dan Han Jae Ah Umumkan Rencana Menikah Usai 7 Bulan Go Public

Bae Nara dan Han Jae Ah Umumkan Rencana Menikah Usai 7 Bulan Go Public

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:30 WIB

Amnesty Soroti Mandeknya Kasus HAM Berat, Kementerian HAM Dinilai Sekadar Simbol

Amnesty Soroti Mandeknya Kasus HAM Berat, Kementerian HAM Dinilai Sekadar Simbol

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:29 WIB

Alasan Kia Seltos Turbo Tak Ikut Diboyong ke Indonesia

Alasan Kia Seltos Turbo Tak Ikut Diboyong ke Indonesia

Otomotif | Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:23 WIB

Sunscreen Labore untuk Umur Berapa? Cek Anjuran Pemakaian Resminya

Sunscreen Labore untuk Umur Berapa? Cek Anjuran Pemakaian Resminya

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:15 WIB

×