Ditegur Polisi Naik Motor Bonceng Tiga, Bocah Ini Malah Nangis

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 27 Oktober 2020 | 13:00 WIB
Ditegur Polisi Naik Motor Bonceng Tiga, Bocah Ini Malah Nangis
Aksi bocah naik motor bertiga. [Twitter]

Suara.com - Setiap orang yang berkendara menggunakan sepeda motor ataupun mobil harus mematuhi aturan yang ada, salah satunya memiliki SIM dan cukup umur untuk bertanggung jawab dalam berkendara. Baru-baru ini, beredar sebuah video yang merekam tiga bocah berboncengan menaiki motor berukuran mini, hingga ditegur oleh polisi bertugas.

Dibagikan oleh akun Twitter @sosmedkeras pada 23 Oktober, pemilik akun mengunggah kembali video berdurasi 1 menit yang merekam tiga bocah lelaki yang menaiki motor mini di pinggir jalan raya.

Ketiga bocah tersebut dihadang oleh beberapa anggota polisi dan menegurnya. Awalnya, polisi tersebut meminta bocah tersebut untuk mematikan mesin motor.

Salah satu polisi bertanya kepada ketiganya, seperti kelas berapa dan di mana orang tuanya serta memberi tahu bahwa hal yang dilakukannya berbahaya.

"Matiin, matiin mesinnya. Kamu kok pakai motor ini? Ini bahaya loh," ucap salah satu polisi yang menghadang ketiganya.

Awalnya, ucapan itu hanya dianggap angin lalu dan bocah yang duduk di paling belakang berusaha untuk menghidupkan kembali mesin motor tersebut, namun tindakannya kembali dicegah oleh polisi lainnya.

"Jangan, jangan dihidupin. Matiin dulu. Bawa motor ini emang dibolehin sama orang tua kamu? Kalau kamu jatoh gimana? Kamu masih kelas berapa SD?" tanya polisi tersebut.

"Empat," jawab bocah lelaki yang duduk di paling depan.

"Kelas empat? Nggak boleh naik motor begini," balas polisi itu.

baca juga

Setelahnya, salah satu polisi tersebut meminta kedua bocah yang membonceng untuk turun. Selanjutnya, anak lelaki yang duduk di bagian depan motor itu masih berada di atas jok motornya dan berusaha memundurkan kendaraan berukuran mini tersebut.

Beberapa polisi itu kembali menanyakan keberadaan orang tua mereka kepada bocah tersebut. Bocah yang mengendarai motor itu masih terlihat memundurkan motornya, seolah berusaha ingin melarikan diri.

Tiba-tiba, ia justru menangis. Reaksi bocah itu pun mengundang tawa dari para polisi di tempat kejadian.

"Adiknya siapa ini, tolong bawa pulang," tulis pemilik akun @sosmedkeras dalam kolom keterangan.

Video ini dapat memberikan pelajaran bagi para orang tua agar terus memperhatikan buah hati mereka dan melarang penggunaan pemakaian sepeda motor sampai cukup umur.

Aksi bocah naik motor bertiga. [Twitter]
Aksi bocah naik motor bertiga. [Twitter]

Menurut keterangan salah satu warganet di kolom komentar, video tersebut diambil di wilayah Sampang, Jawa Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gemas! Lagi Nangis, Bocah Reflek Bilang 'Semongko' saat Diajak 'Tarik Sis'

Gemas! Lagi Nangis, Bocah Reflek Bilang 'Semongko' saat Diajak 'Tarik Sis'

News | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 20:55 WIB

Bikin Warganet Gemas, Klinik Ini Dijaga Makhluk Tak Terduga

Bikin Warganet Gemas, Klinik Ini Dijaga Makhluk Tak Terduga

Tekno | Kamis, 15 Oktober 2020 | 12:30 WIB

Kucing Ikut Amankan Demo RUU Cipta Kerja, Warganet: Gemoy Banget

Kucing Ikut Amankan Demo RUU Cipta Kerja, Warganet: Gemoy Banget

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2020 | 12:30 WIB

Gunakan Font Google, Spanduk Gorengan Ini Bikin Salah Fokus

Gunakan Font Google, Spanduk Gorengan Ini Bikin Salah Fokus

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2020 | 11:30 WIB

Ikut Demo, Dosen Ini Beri Nilai A Mahasiswanya

Ikut Demo, Dosen Ini Beri Nilai A Mahasiswanya

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2020 | 12:00 WIB

Tupperware Hilang saat Demo, Mahasiswa Ini Tak Berani Pulang ke Rumah

Tupperware Hilang saat Demo, Mahasiswa Ini Tak Berani Pulang ke Rumah

Tekno | Senin, 12 Oktober 2020 | 12:30 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×