Duh! Sistem Kontrol Industri Indonesia Paling Tinggi Terinfeksi Ransomware

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 04 November 2020 | 15:15 WIB
Duh! Sistem Kontrol Industri Indonesia Paling Tinggi Terinfeksi Ransomware
Ilustrasi ransomware. [Shutterstock]

Suara.com - Perkembangan digitalisasi industri atau industri 4.0 di tengah pandemi virus Corona (Covid-19), memaksa bisnis untuk mempertimbangkan kembali praktik operasional dan menyadari bahwa konsumen sebagai pilar penting. Hal ini mendorong munculnya customised future, di mana produk dan layanan diciptakan berdasarkan preferensi konsumen.

Meningkatnya kemajuan teknologi, sebanyak 83 persen konsumen di Asia Pasifik menghargai pengalaman yang dipersonalisasi. Beberapa start-up di seluruh dunia, memungkinkan pelanggannya memiliki nama sendiri di produk mereka, seperti di sol sepatu, kalung, hingga implan tubuh dan dosis obat yang disesuaikan.

Namun, konsumen secara tidak sadar telah memberikan lebih banyak data daripada sebelumnya. Lebih banyak data yang diberikan berarti, meningkatnya ancaman yang mungkin akan menyerang konsumen.

Proses manufaktur yang fleksibel ini membuka permukaan serangan yang lebih luas bagi para pelaku kejahatan siber. Laporan terbaru dari Kaspersky untuk sistem otomasi industri menunjukkan bahwa Asia dan Afrika adalah kawasan yang paling tidak aman secara global selama enam bulan pertama 2020.

Daftar 15 negara dan teritori berdasarkan persentase komputer ICS tempat ransomware diblokir oleh Kaspersky pada h1 2020. [Screenshot/Lintang Siltya Utami]
Daftar 15 negara dan teritori berdasarkan persentase komputer ICS tempat ransomware diblokir oleh Kaspersky pada h1 2020. [Screenshot/Lintang Siltya Utami]

Kawasan Asia menduduki empat dari lima posisi teratas sebagai wilayah berdasarkan persentase komputer sistem kontrol industri (ICS) yang hampir terinfeksi pada paruh pertama tahun ini. Asia tenggara mencatat persentase tertinggi dengan 49,8 persen.

Afrika berada di urutan kedua, sementara Asia Tengah, Timur, dan Selatan mengikuti di posisi ketiga, keempat, dan kelima.

Dalam kasus ransomware, wilayah Asia masih memimpin di peringkat regional dengan Indonesia berada di urutan teratas. Menurut daftar 15 negara dan teritori berdasarkan persentase komputer ICS tempat ransomware diblokir oleh Kaspersky pada tahun ini, persentase Indonesia sebesar 1,62 persen.

Diikuti oleh China (1,39 persen), Vietnam, (1,30 persen), Thailand (1,27 persen), dan Malaysia (1,22 persen).

"Komputer ICS di Asia Pasifik dihadapkan pada ancaman dunia maya dengan jumlah tertinggi karena kawasan ini sedang dalam proses membangun masa depan yang berpusat pada pelanggan atau konsumen," kata Stephan Neumeier, Managing Director untuk Asia Pasifik di Kaspersky, dalam acara virtual, Rabu (4/11/2020).

baca juga

Neumeier menambahkan bahwa untuk mengindari upaya berbahaya, diperlukan pendekatan desain yang aman. Kekebalan siber terhadap serangan harus tertanam dalam struktur sistem industri saat ini dan di masa depan.

Untuk melindungi lingkungan ICS dari serangan berbahaya, Neumeier menyarankan untuk memberi staf pelatihan kebersihan keamanan siber dasar, memberi tim SOC akses ke intelijen ancaman TI terbaru, dan menerapkan solusi EDR untuk mendeteksi level endpoint, investasi, dan remediasi insiden tepat waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kewaspadaan Jadi Kunci Pelindung dari Kejahatan Siber

Kewaspadaan Jadi Kunci Pelindung dari Kejahatan Siber

Tekno | Selasa, 06 Oktober 2020 | 19:49 WIB

Phising Targetkan Dana Bantuan Korban Pandemi Covid-19

Phising Targetkan Dana Bantuan Korban Pandemi Covid-19

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2020 | 09:00 WIB

5 Cara Memperoleh Koneksi WiFi Maksimal di Masa Pandemi

5 Cara Memperoleh Koneksi WiFi Maksimal di Masa Pandemi

Tekno | Senin, 28 September 2020 | 10:00 WIB

Serangan Ransomware Melonjak September 2020, Targetnya Tidak Biasa!

Serangan Ransomware Melonjak September 2020, Targetnya Tidak Biasa!

Tekno | Senin, 21 September 2020 | 15:30 WIB

Ngeri! Perempuan Ini Meninggal Dunia Gegara Ransomware

Ngeri! Perempuan Ini Meninggal Dunia Gegara Ransomware

Tekno | Senin, 21 September 2020 | 13:30 WIB

Enterprise Jadi Target Utama Upaya Serangan Ransomware di Indonesia

Enterprise Jadi Target Utama Upaya Serangan Ransomware di Indonesia

Tekno | Jum'at, 04 September 2020 | 09:57 WIB

Terkini

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 08:29 WIB

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:20 WIB

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:12 WIB

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 08:09 WIB

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:06 WIB

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:45 WIB

×