Ilmuwan Temukan Fosil Pertama dari Kasus Kembar Identik

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 11 November 2020 | 08:32 WIB
Ilmuwan Temukan Fosil Pertama dari Kasus Kembar Identik
Fosil bayi kembar identik pertama. [Nature.com]

Suara.com - Para ilmuwan menemukan fosil dua bayi yang baru lahir, sebagai kasus kembar identik paling awal dari sebuah kuburan. Penemuan ini menandai contoh paling awal dari kembar monozigot yang dikonfirmasi oleh analisi DNA purba fosil tersebut.

Ditemukan di situs Gravettian Krems-Wachtberg di Austria, fosil bayi kembar itu dimakamkan di samping bayi berusia 3 bulan yang merupakan kerabatnya, kemungkinan sepupu pertama.

Fosil tersebut berasal dari periode Upper Palaeolithic dan sangat langka. Temuan ini mengungkap praktik penguburan manusia purba dan telah dipublikasikan di jurnal Communications Biology.

Kota Krems di Austria merupakan rumah bagi kelompok pemburu dan pengumpul keliling sekitar 30.000 hingga 40.000 tahun lalu. Dalam situs tersebut, para ahli menemukan perapian besar dengan lubang terhubung, penguburan bayi, dan artefak yang terkubur sedalam 5 meter.

Fosil bayi kembar identik pertama. [Nature.com]
Fosil bayi kembar identik pertama. [Nature.com]

Tim arkeologi menggunakan penanggalan radiokarbon untuk mengonfirmasi perkiraan, tetapi penemuan penguburan bayi menyimpulkan bahwa situs tersebut adalah pemukiman Gravettian/Pavlovian.

Makam dari fosil bayi kembar itu berbentuk oval dan masing-masing fosil tertanam dalam oker warna merah serta diletakkan berdampingan menghadap ke timur dengan tengkorak mengarah ke arah utara.

Mayat-mayat itu dikubur bersama dengan 53 manik-manik yang terbuat dari gading mammoth. Manik-manik tersebut berukuran seragam dan tidak menunjukkan tanda-tanda aus, yang berarti dibuat sebagai persembahan untuk dua bayi tersebut.

Setelah bayi ditempatkan di kuburan, itu tidak ditimbun dengan tanah melainkan ditutup dengan menggunakan tulang belikat mammoth. Metode penguburan seperti ini dapat membuat mayat diawetkan dengan baik sehingga memungkinkan para ahli untuk melakukan analisis DNA menggunakan gigi bayi yang baru lahir.

Hasil para ilmuwan mengungkapkan bahwa fosil bayi kembar adalah bayi yang baru lahir dan menandai contoh paling awal dari kasus kembar monozigot karena kedua DNA identik.

baca juga

Dilansir dari IFL Science, Rabu (11/11/2020), salah satu bayi yang baru lahir meninggal saat dilahirkan sementara kembarannya mampu bertahan selama kurang lebih 50 hari.

Sementara itu, bayi lainnya yang berusia 3 bulan ditemukan di kuburan kedua yang lebih panjang dan lebih sempit di situs tersebut. Makam ini juga berisi bukti perhiasan untuk mayat tersebut, termasuk peniti jam yang diduga terbuat dari gading mammoth.

Kali ini, kuburan ditimbun kembali dengan tanah sehingga membuat fosil tidak terawetkan dengan baik dibandingkan dengan kuburan bayi kembar.

Fosil bayi kembar identik pertama. [Nature.com]
Fosil bayi kembar identik pertama. [Nature.com]

Temuan ini adalah wawasan yang menarik tentang perilaku penguburan mayar Gravettian karena kuburan bayi kembar harus dibuka kembali dan memanipulasi isinya untuk memberi ruang bagi kembaran lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Temukan Kembaran Bulan yang Hilang

Ilmuwan Temukan Kembaran Bulan yang Hilang

Tekno | Jum'at, 06 November 2020 | 12:29 WIB

Ilmuwan Kembangkan Vaksin Covid-19 Bisa Picu Kekebalan 10 Kali Lebih Kuat

Ilmuwan Kembangkan Vaksin Covid-19 Bisa Picu Kekebalan 10 Kali Lebih Kuat

Tekno | Rabu, 04 November 2020 | 14:30 WIB

Berumur 50 Juta Tahun, Fosil Kaki Ini Ungkap Burung Terbesar di Dunia

Berumur 50 Juta Tahun, Fosil Kaki Ini Ungkap Burung Terbesar di Dunia

Tekno | Senin, 02 November 2020 | 13:30 WIB

Penelitian Terbaru Sebut Penurunan Kekebalan terhadap Covid-19

Penelitian Terbaru Sebut Penurunan Kekebalan terhadap Covid-19

Tekno | Minggu, 01 November 2020 | 09:45 WIB

Ilmuwan Ungkap Jenis Bahan Masker Wajah Buatan Sendiri Paling Efektif

Ilmuwan Ungkap Jenis Bahan Masker Wajah Buatan Sendiri Paling Efektif

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 09:15 WIB

NASA Temukan Molekul Aneh di Atmosfer Bulan Terbesar Saturnus

NASA Temukan Molekul Aneh di Atmosfer Bulan Terbesar Saturnus

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:23 WIB

Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026

Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:22 WIB

Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9

Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:16 WIB

KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!

KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:14 WIB

×