SpaceX Luncurkan Satelit Pemetaan Laut untuk NASA dan Eropa

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 23 November 2020 | 11:30 WIB
SpaceX Luncurkan Satelit Pemetaan Laut untuk NASA dan Eropa
Peluncuran SpaceX Falcon 9. [Gregg Newton/AFP]

Suara.com - Roket SpaceX Falcon 9 meluncurkan satelit pemetaan laut ke orbit untuk NASA dan Badan Antariksa Eropa (ESA), pada Sabtu (21/11/2020) dari landasan Space Launch Complex 4E di Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg, California.

Dilansir dari Space.com, Senin (23/11/2020), roket tersebut membawa muatan satelit Sentinel-6 Michael Freilich, yang dikembangkan oleh badan antariksa dan cuaca Amerika Serikat dan Eropa.

Nama satelit Sentinel-6 Michael Freilich diambil dari Michael Freilich, mantan kepala divisi ilmu Bumi NASA yang meninggal karena kanker pada Agustus lalu. NASA dan ESA menamai satelit tersebut pada Januari sebelum kematiannya.

Dibuat oleh Airbus di Jerman, satelit senilai 97 juta dolar AS tersebut, kira-kira seukuran truk pickup kecil dan membawa banyak instrumen, untuk melacak perubahan permukaan laut hingga hanya beberapa sentimeter.

Logo NASA. [Shutterstock]
Logo NASA. [Shutterstock]

Untuk mengukur permukaan laut, itu akan memancarkan sinyal elektromagnetik ke lautan global dan mengukur berapa lama waktu yang dibutuhkan, untuk memantul kembali.

Para ilmuwan misi menjelaskan bahwa kenaikan permukaan laut hanyalah salah satu konsekuensi dari perubahan iklim, dan data dari satelit pengamat Bumi sebelumnya menunjukkan bahwa laju kenaikan permukaan laut semakin cepat, sehingga para ilmuwan ingin dapat memantaunya dalam jangka waktu yang lama.

NASA berencana meluncurkan satelit serupa lainnya yang disebut Sentinel-6B pada 2025 mendatang. Satelit-satelit itu akan melanjutkan upaya NASA selama tiga dekade untuk mendokumentasikan kenaikan permukaan laut dan akan memberi ilmuwan pandangan yang lebih tepat tentang garis pantai daripada sebelumnya.

Dengan data yang dikumpulkan oleh Sentinel-6, para ilmuwan di seluruh dunia akan dapat melakukan observasi laut dengan resolusi lebih tinggi dan lebih dekat ke pantai. Artinya, prakiraan cuaca yang lebih tepat dapat diketahui sebelum badai menghantam.

Data yang dikumpulkan juga dapat digunakan untuk menentukan bagaimana perubahan permukaan laut di dekat garis pantai, dapat mempengaruhi navigasi kapal dan penangkapan ikan komersial.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa yang Dilakukan Para Astronot di Stasiun Luar Angkasa?

Apa yang Dilakukan Para Astronot di Stasiun Luar Angkasa?

News | Selasa, 17 November 2020 | 13:01 WIB

Roket SpaceX Terbangkan 4 Astronot ke Luar Angkasa

Roket SpaceX Terbangkan 4 Astronot ke Luar Angkasa

Foto | Senin, 16 November 2020 | 14:59 WIB

Mahathir Mohamad Puji Pendaratan NASA tapi Khawatir dengan Alien di Bumi

Mahathir Mohamad Puji Pendaratan NASA tapi Khawatir dengan Alien di Bumi

News | Sabtu, 14 November 2020 | 17:02 WIB

NASA Tunda Peluncuran Astronot SpaceX Crew-1

NASA Tunda Peluncuran Astronot SpaceX Crew-1

Tekno | Sabtu, 14 November 2020 | 11:35 WIB

Kurang dari 100 Hari, Perseverance  Mendarat di Planet Mars

Kurang dari 100 Hari, Perseverance Mendarat di Planet Mars

Tekno | Jum'at, 13 November 2020 | 21:00 WIB

NASA Siap Bawa Pulang Sampel Batuan Mars ke Bumi

NASA Siap Bawa Pulang Sampel Batuan Mars ke Bumi

Tekno | Jum'at, 13 November 2020 | 19:15 WIB

Terkini

Ada KJ Apa, Netflix Umumkan Jajaran Pemain Serial Myron Bolitar

Ada KJ Apa, Netflix Umumkan Jajaran Pemain Serial Myron Bolitar

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:25 WIB

Zulhas Minta Waktu Sebulan ke Prabowo untuk Benahi Tata Kelola MBG

Zulhas Minta Waktu Sebulan ke Prabowo untuk Benahi Tata Kelola MBG

Video | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:25 WIB

Cekcok saat Rapat, 2 Pentolan Golkar Riau Ditantang Duel di Atas Ring Tinju

Cekcok saat Rapat, 2 Pentolan Golkar Riau Ditantang Duel di Atas Ring Tinju

Riau | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:23 WIB

5 HP Murah Terbaik untuk Ojol Menurut Review, Performa Gacor Mulai Rp1 Jutaan

5 HP Murah Terbaik untuk Ojol Menurut Review, Performa Gacor Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:20 WIB

Lebih Kejam dari Ghosting: Kenali Breadcrumbing, Jebakan Cinta yang Menguras Mental

Lebih Kejam dari Ghosting: Kenali Breadcrumbing, Jebakan Cinta yang Menguras Mental

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:15 WIB

AHM Dorong Transformasi Layanan Melalui KLHN 2026

AHM Dorong Transformasi Layanan Melalui KLHN 2026

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:15 WIB

Park Ji Hyun dan Lee Jong Suk Berpotensi Bintangi Drama Misteri 'Paradise'

Park Ji Hyun dan Lee Jong Suk Berpotensi Bintangi Drama Misteri 'Paradise'

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:10 WIB

Jelang Piala AFF 2026, Stadion Pakansari Dipoles Rp8 Miliar untuk Timnas Indonesia

Jelang Piala AFF 2026, Stadion Pakansari Dipoles Rp8 Miliar untuk Timnas Indonesia

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:10 WIB

4 Shio yang Menarik Hoki 17 Juli 2026, Hasil dari Usaha Mulai Terlihat

4 Shio yang Menarik Hoki 17 Juli 2026, Hasil dari Usaha Mulai Terlihat

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:05 WIB

Sering Dimintai Keterangan, Korban Kebakaran Ponpes Lombok Tengah Alami Tekanan Psikologis

Sering Dimintai Keterangan, Korban Kebakaran Ponpes Lombok Tengah Alami Tekanan Psikologis

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:03 WIB

×