Mengancam Populasi Penguin, Gunung Es Terbesar di Dunia Pecah

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 22 Desember 2020 | 10:22 WIB
Mengancam Populasi Penguin, Gunung Es Terbesar di Dunia Pecah
Ilustrasi gunung es. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah gunung es terbesar di dunia telah pecah menjadi dua bagian, dengan bongkahan es seukuran Queens (280 km) dan Bronx (110 km).

Gunung es yang dijuluki A-68a itu, pertama kali terbelah dari lapisan es Larsen C Antartika pada 2017. Bongkahan raksasa itu telah mengapung ke utara sejak saat itu dan memiliki tebing menjulang hingga 30 meter di atas permukaan laut.

Baru-baru ini, daratan es terapung ini bertabrakan dengan Pulau Georgia Selatan, tempat perlindungan satwa liar di Samudera Atlantik Selatan yang berisi populasi penguin, anjing laut, dan jutaan satwa liar lainnya.

Tidak jelas persis mengapa gunung es itu retak, tetapi menurut Badan Antariksa Eropa (ESA), tabrakan ke dasar laut dangkal beberapa puluh mil dari garis pantai Georgia Selatan mungkin telah menyebabkan keretakan.

Ilustrasi pasangan penguin. (Pixabay/Capri23auto)
Ilustrasi pasangan penguin. (Pixabay/Capri23auto)

Misi Copernicus Sentinel-3 ESA menangkap A-68a menuju Georgia Selatan dalam serangkaian gambar antara 29 November dan 17 Desember.

Tampaknya, dalam beberapa hari terakhir gunung es itu berputar searah jarum jam, menggerakkan salah satu ujungnya ke perairan dangkal.

Di wilayah itu, dasar laut hanya sedalam 200 meter, cukup dekat ke permukaan untuk menggesek bagian bawah gunung es. Saat bergesekan, bagian yang lebih kecil kemungkinan rusak.

Ada kekhawatiran bahwa jika A-68a tetap berada di lepas pantai terlalu lama, hal itu dapat menghalangi perairan terdekat tempat penguin yang hidup di pulau tersebut untuk mencari makan.

Sebelumnya pada 2004, gunung es lainnya yang disebut A38-B kandas di pulau tersebut dan menewaskan banyak anak anjing laut serta penguin muda.

baca juga
Gunung es A-68a terbelah dua. [ESA]
Gunung es A-68a terbelah dua. [ESA]

"Jarak sebenarnya yang harus ditempuh hewan untuk menemukan makanan benar-benar penting," kata Geraint Tarling, ahli ekologi dari British Antarctic Society, seperti dikutip Live Science, Selasa (22/12/2020).

Setelah A-68a pecah, gunung es lainnya yang terletak lebih jauh ke selatan di Laut Weddell Antartika, sekarang menjadi yang terbesar di dunia dengan luas 4.000 km persegi. Menurut laporan, gunung itu dinamai A-23a.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan Penjaga Kebun Binatang Curi Penguin, Dijual di Facebook Rp 170 Juta

Mantan Penjaga Kebun Binatang Curi Penguin, Dijual di Facebook Rp 170 Juta

News | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 12:40 WIB

Salju di Antartika Mencair, Ilmuwan Temukan Mumi Penguin Purba

Salju di Antartika Mencair, Ilmuwan Temukan Mumi Penguin Purba

Tekno | Kamis, 01 Oktober 2020 | 15:00 WIB

Adopsi Telur, Pasangan Penguin Gay di Spanyol Siap Jadi Orang Tua

Adopsi Telur, Pasangan Penguin Gay di Spanyol Siap Jadi Orang Tua

News | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 18:12 WIB

Kabur dari Kandang, Seekor Penguin Tersasar di Jalan Raya

Kabur dari Kandang, Seekor Penguin Tersasar di Jalan Raya

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2020 | 05:05 WIB

Penguin Mondar-mandir di Jalanan Desa, Diselamatkan Polisi

Penguin Mondar-mandir di Jalanan Desa, Diselamatkan Polisi

News | Senin, 17 Agustus 2020 | 17:10 WIB

Jejak Kotoran Terlihat dari Luar Angkasa Ungkap Koloni Tersembunyi Penguin

Jejak Kotoran Terlihat dari Luar Angkasa Ungkap Koloni Tersembunyi Penguin

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 10:30 WIB

Terkini

Bukan Orang Pidsus! Kejagung Pilih 9 Jaksa Eks KPK untuk Garap Kasus Febrie Adriansyah

Bukan Orang Pidsus! Kejagung Pilih 9 Jaksa Eks KPK untuk Garap Kasus Febrie Adriansyah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:07 WIB

Menag Nasaruddin Umar Masuk Bursa Ketum PBNU, Gus Ipul Bicara soal Aturan Main

Menag Nasaruddin Umar Masuk Bursa Ketum PBNU, Gus Ipul Bicara soal Aturan Main

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:06 WIB

5 Tips Membuat Itinerary Liburan Hemat Budget untuk Backpacker

5 Tips Membuat Itinerary Liburan Hemat Budget untuk Backpacker

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:05 WIB

Skandal Makan-Minum: Mantan Wakil Ketua DPRD Jember dan Eks Istri Terbukti Korupsi

Skandal Makan-Minum: Mantan Wakil Ketua DPRD Jember dan Eks Istri Terbukti Korupsi

Jatim | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:01 WIB

Mobilitas Kian Padat, Hyundai New CRETA Hadirkan Kabin Nyaman untuk Temani Setiap Perjalanan

Mobilitas Kian Padat, Hyundai New CRETA Hadirkan Kabin Nyaman untuk Temani Setiap Perjalanan

Jabar | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:00 WIB

Kendal Tornado FC Datangkan Kiper Timnas Indonesia U-20 Er Deva Aulia Egon

Kendal Tornado FC Datangkan Kiper Timnas Indonesia U-20 Er Deva Aulia Egon

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:58 WIB

Danantara Mulai Bidik Saham BEI

Danantara Mulai Bidik Saham BEI

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:55 WIB

Kertajati Disiapkan Jadi Hub Dirgantara, Pemerintah Bidik Pasar Asia Pasifik US$138 Miliar

Kertajati Disiapkan Jadi Hub Dirgantara, Pemerintah Bidik Pasar Asia Pasifik US$138 Miliar

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:50 WIB

TVS Apache Rayakan 7 Juta Pengendara di 90 Negara, Perkuat Warisan Balap Lewat Kampanye Global

TVS Apache Rayakan 7 Juta Pengendara di 90 Negara, Perkuat Warisan Balap Lewat Kampanye Global

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rupiah Konsisten Menguat, Tapi Masih di atas Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Konsisten Menguat, Tapi Masih di atas Rp18.000 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:49 WIB

×