Kembangkan Bisnis, Sony Buat Hub Baru di Singapura

Agung Pratnyawan, Rezza Dwi Rachmanta

Minggu, 03 Januari 2021 | 20:00 WIB
Kembangkan Bisnis, Sony Buat Hub Baru di Singapura
Ilustrasi logo Sony. [Shutterstock]

Suara.com - Hadirnya konsol teranyar Sony, PlayStation 5 di Asia Tenggara yang tak berselang lama dari AS menjadi bukti bahwa pasar ini cukup diperhatikan oleh perusahaan. Sony Interactive Entertainment mendirikan HQ (headquarter) atau kantor pusat baru di Singapura untuk mengembangkan bisnis mereka di kawasan.

Dilansir dari Geek Culture, Sony Interactive Entertainment telah memulai operasi Asia Hub ke Singapura. Perusahaan berambisi agar secara fisik mereka lebih dengan dengan para gamer di wilayah ini.

Menyusul reorganisasi pada Juli 2020 yang menempatkan Asia Hub dalam Departemen Operasi Bisnis Asia Sony Interactive Entertainment, divisi baru ini dipimpin oleh veteran PlayStation, Katsuhiko Murase, sebagai kepala Operasi Bisnis Asia.

Sebagai informasi, pasar Asia (tidak termasuk Jepang) telah dipecah menjadi dua wilayah. Pertama, wilayah Asia Timur yang mencakup Hong Kong, Taiwan dan Korea Selatan.

Kemudian Asia Barat, mencakup Asia Tenggara yang termasuk Singapura, Malaysia, Indonesia dan Filipina.

Katsuhiko Murase, seorang senior di PlayStation. (SIE, via Geek Culture)
Katsuhiko Murase, seorang senior di PlayStation. (SIE, via Geek Culture)

Murase diharapkan dapat menjalankan serta memperkuat bisnis di wilayah tersebut mulai 2021.

"Struktur organisasi baru dan pendirian hub Asia di Singapura akan memimpin tim Asia untuk terus mengembangkan bisnis PlayStation dengan pengalaman kerja dan pengetahuan bisnis yang luas," kata Murase kepada Geek Culture.

Mereka memiliki kepercayaan diri untuk lebih memperkuat bisnis dan kekuatan operasionalnya serta menjadi ujung tombak di kawasan tersebut.

Logo PlayStation 5. (Sony)
Logo PlayStation 5. (Sony)

Terdapat alasan yang bagus mengapa para penggemar PlayStation di Malaysia, Singapura, Indonesia, dan Filipina tidak perlu menunggu lama untuk menikmati PS5.

baca juga

Hadirnya konsol game terbaru di Singapura hanya satu pekan setelah AS dan Jepang pada 19 November 2020, pasar Asia Tenggara lainnya otomatis dapat segera mengikutinya.

Adanya Hub baru di Singapura yang dipimpin oleh veteran PlayStation, perusahaan berharap mereka bisa lebih mengembangkan pasar di wilayah Asia Tenggara.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyek Kereta Cepat Kuala Lumpur - Singapura Disetop, Apa Pasal?

Proyek Kereta Cepat Kuala Lumpur - Singapura Disetop, Apa Pasal?

News | Sabtu, 02 Januari 2021 | 14:36 WIB

Hunting PS5? Tenang, Sony Siap Tambah Pasokan

Hunting PS5? Tenang, Sony Siap Tambah Pasokan

Tekno | Jum'at, 01 Januari 2021 | 19:00 WIB

Malaysia-Singapura Batalkan Proyek Kereta Api Cepat, Ini Penyebabnya

Malaysia-Singapura Batalkan Proyek Kereta Api Cepat, Ini Penyebabnya

Sumut | Jum'at, 01 Januari 2021 | 11:21 WIB

Terkini

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:56 WIB

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Eks Ajax Rendahkan Kualitas Maarten Paes: Levelnya Jauh di Bawah Marc-Andre ter Stegen

Eks Ajax Rendahkan Kualitas Maarten Paes: Levelnya Jauh di Bawah Marc-Andre ter Stegen

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:50 WIB

×