Array

Terungkap! Alasan Banyak Varian Baru Covid-19 Ditemukan Sekarang

Selasa, 19 Januari 2021 | 11:00 WIB
Terungkap! Alasan Banyak Varian Baru Covid-19 Ditemukan Sekarang
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa negara telah melaporkan identifikasi varian baru virus Corona (Covid-19), yang mungkin membuat orang-orang bertanya dari mana semua varian itu tiba-tiba muncul.

Beberapa bulan terakhir, ada serangkaian laporan mengenai strain baru Covid-19 yang mencakup varian Inggris, varian Afrika Selatan, dan varian Brasil.

Pekan lalu, para ilmuwan juga telah mengidentifikasi dua varian baru di Amerika Serikat, salah satunya dikenal sebagai strain Columbus.

Mutasi adalah bagian alami dari siklus hidup virus, termasuk Covid-19.

Selama pandemi, ada ribuan varian Covid-19 yang telah mengalami mutasi halus, yang sebagian besar tidak berbahaya.

Ilustrasi ilmuwan. [Luvqs/Pixabay]
Ilustrasi ilmuwan. [Luvqs/Pixabay]

Namun, beberapa varian baru telah menunjukkan beberapa mutasi yang berpotensi menjadi ancaman.

Peningkatan secara tiba-tiba dalam jumlah varian yang dilaporkan kemungkinan merupakan cerminan dari pengawasan yang lebih baik, peningkatan pemahaman, dan kemungkinan tekanan seleksi baru.

"Ini adalah pengamatan menarik bahwa kami memiliki beberapa varian muncul pada titik waktu yang sama," kata Dr Lucy van Dorp, peneliti senior di UCL Genetics Institute.

Mungkin, dia menambahkan, sekarang ada tekanan selektif yang sedikit berbeda pada virus dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga: Ditemukan Varian Baru Virus Corona di California, Beda dari yang di Inggris

"Seperti apakah itu beberapa tingkat kekebalan dalam populasi, tekanan mutasi pada virus, atau mungkin perubahan iklim, meskipun varian yang berpotensi mengkhawatirkan telah terdeteksi di Belahan Bumi Utara dan Selatan," terangnya lagi.

Varian Inggris dianggap sebagian bertanggung jawab atas melonjaknya jumlah kasus di negara tersebut karena ada beberapa bukti bahwa varian itu mungkin lebih menular.

Sama seperti varian Inggris dan varian Afrika Selatan, varian strain Columbus di Ohio memiliki mutasi baru yang memengaruhi protein lonjakan (spike protein), menempel di permukaan virus.

Hal ini menyebabkan beberapa kekhawatiran bahwa varian tersebut akan lebih menular atau mengurangi kemanjuran vaksin. Untungnya, tidak ada bukti bahwa varian tersebut lebih mematikan.

Dr van Dorp menambahkan bahwa sebagian dari alasan lebih banyak varian yang muncul saat ini mendorong pengawasan dan pemantauan yang lebih kuat.

Salah satunya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mencatat pengawasan strain berbasis urutan baru-baru ini "ditingkatkan" sehubungan dengan varian baru yang muncul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI