Bill Gates Klaim 'Temukan' Formula 14 Tahun tentang Perubahan Iklim

Dythia Novianty

Minggu, 31 Januari 2021 | 07:30 WIB
Bill Gates Klaim 'Temukan' Formula 14 Tahun tentang Perubahan Iklim
Mantan CEO Microsoft, Bill Gates. [Instagram/@thisisbillgates]

Suara.com - Bill Gates baru saja merilis persamaan ilmu iklim yang menjelaskan bagaimana dunia dapat menurunkan emisi karbon dioksida "hingga nol".

Hal ini disiarkan secara online 22 Februari, berupa surat tahunan edisi 2016 Bill Gates dan istrinya, Melinda, terbitkan.

Masalahnya, persamaan tersebut tidak sepenuhnya baru. Ini dikenal luas dalam komunitas ilmu iklim sebagai identitas Kaya, dan ditinjau dalam literatur ilmiah pada 2002 di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.

Tetapi alih-alih memanggang Gates tentang asal usul formula tersebut, para ilmuwan iklim senang dia membicarakannya, kata Michael Mann, seorang profesor ilmu atmosfer terkemuka di Pennsylvania State University.

Polemik penemuan formula perubahan iklim. [Twitter]
Polemik penemuan formula perubahan iklim. [Twitter]

"Dugaan saya, dia pernah melihat ini di suatu tempat di masa lalu, dan agak lupa dari mana asalnya. Dan berpikir bahwa mungkin dia yang melakukannya. Aku akan memberinya keuntungan dari keraguan," kata Mann, dilansir laman Livescience, Minggu (31/1/2021).

Asal usul persamaan Gates mungkin tetap menjadi misteri untuk saat ini, Yayasan Bill & Melinda Gates tidak membalas permintaan komentar dari Live Science.

Menurut Mann, tidak peduli dari mana persamaan itu berasal, itu dapat membantu para ilmuwan mengawasi emisi karbon dioksida.

"Ini adalah cara untuk memecah emisi karbon kami menjadi sejumlah faktor, yang masing-masing dapat kami coba fokuskan secara terpisah," jelas Mann.

Namun, tidak ada faktor yang independen satu sama lain, sehingga tidak dapat dilihat secara terpisah, kata Mann.

baca juga

Berikut adalah cuplikan dari surat tahunan Gates yang menjelaskan variabel:

"Inilah yang saya dapatkan: P * S * E * C = CO2," tulis Gates. "Itu mungkin terlihat rumit. Sebenarnya tidak.

"Di sisi kanan Anda memiliki jumlah total karbondioksida (CO2) yang kita masukkan ke atmosfer. Inilah yang kita butuhkan untuk mencapai nol. Ini didasarkan pada empat faktor di sisi kiri persamaan: Populasi dunia ( P) dikalikan dengan layanan (S) yang digunakan oleh setiap orang; energi (E) yang dibutuhkan untuk menyediakan setiap layanan tersebut; dan, terakhir, karbon dioksida (C) yang dihasilkan oleh energi itu. "

Kedua sisi persamaan harus mencapai nol, kata Gates. Jadi, salah satu variabel di sebelah kiri harus sama dengan nol agar dunia dapat mencapai tujuannya yaitu nol emisi.

Variabel pertama adalah populasi. Dunia mendukung sekitar 7 miliar orang sekarang, angka yang diproyeksikan akan mencapai setidaknya 9 miliar pada 2050.

Polemik penemuan formula perubahan iklim. [Twitter]
Polemik penemuan formula perubahan iklim. [Twitter]

Populasi hanya akan terus bertambah, atau seperti yang dikatakan Gates dalam suratnya, "tidak mungkin nol."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jabat Langsung Hadapi Pandemi, Menkes Budi Curhat Ingat Ucapan Bill Gates

Jabat Langsung Hadapi Pandemi, Menkes Budi Curhat Ingat Ucapan Bill Gates

Health | Jum'at, 08 Januari 2021 | 19:30 WIB

Eco-Anxiety, Gangguan Kecemasan akibat Perubahan Iklim

Eco-Anxiety, Gangguan Kecemasan akibat Perubahan Iklim

Sumsel | Kamis, 07 Januari 2021 | 15:19 WIB

Mengenal Eco-Anxiety, Kecemasan akibat Perubahan Iklim

Mengenal Eco-Anxiety, Kecemasan akibat Perubahan Iklim

Health | Rabu, 06 Januari 2021 | 14:30 WIB

Peringatan! Hutan Amazon Akan Hilang pada 2064

Peringatan! Hutan Amazon Akan Hilang pada 2064

Tekno | Senin, 04 Januari 2021 | 07:30 WIB

Waduh! Penurunan Tanah Akan Pengaruhi 19 Persen Populasi Dunia pada 2040

Waduh! Penurunan Tanah Akan Pengaruhi 19 Persen Populasi Dunia pada 2040

Tekno | Jum'at, 01 Januari 2021 | 14:30 WIB

Awas! Bukan Covid-19, tapi Pandemi Satu Ini yang Dikhawatirkan

Awas! Bukan Covid-19, tapi Pandemi Satu Ini yang Dikhawatirkan

Batam | Jum'at, 01 Januari 2021 | 13:00 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×