Batu Langka dengan Ukiran Penis dari Era Romawi Ditemukan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 26 Februari 2021 | 06:26 WIB
Batu Langka dengan Ukiran Penis dari Era Romawi Ditemukan
Batu langka berukiran phallus. [Oxford Archaeology]

Suara.com - Para arkeolog di Inggris menemukan batu dengan ukiran phallus (arti harafiahnya adalah penis yang sedang ereksi), dari era Romawi.

Batu tersebut mungkin merupakan jimat keberuntungan pada saat dipahat pada 2.000 tahun lalu.

Menurut Oxford Archaeology, batu itu rusak ketika tim penggalian menemukannya selama pekerjaan lapangan pada 2017 dan 2018, menjelang proyek konstruksi di jalan A14.

Baru-baru ini, setelah para arkeolog mempelajari pecahan batu tersebut, para ahli baru menyadari itu memiliki pahatan phallus.

"Sebagai salah satu dari empat contoh batu Romano-Inggris yang diukir dengan cara ini, batu tersebut adalah penemuan yang sangat signifikan," kata Ruth Shaffrey, spesialis batu di Oxford Archaeology South, seperti dikutip dari Live Science, Jumat (26/2/2021).

Para ahli menemukan lebih dari 300 millstones dan batu penggiling biji-bijian seukuran tangan selama penggalian.

Batu langka berukiran phallus. [Oxford Archaeology]
Batu langka berukiran phallus. [Oxford Archaeology]

Tapi pecahan batu khusus ini, yang ditemukan di dekat Cambridge, lebih menarik perhatian tim ilmuwan.

Batu tersebut tampaknya adalah batu gilingan berhias phallus yang pecah, kemungkinan besar saat digunakan, dan diubah menjadi batu perkakas tangan untuk menggiling batu.

Penggambaran alat kelamin lelaki memang terkenal dari zaman Romawi. Dalam kasus lain, para arkeolog menemukan jimat phallus era Romawi di Pompeii dan Israel.

baca juga

"Phallus dipandang sebagai gambaran penting dari kekuatan dan kejantanan di dunia Romawi. Itu juga menjadi praktik umum bagi para legiun untuk memakai jimat phallus yang akan memberi mereka keberuntungan sebelum pertempuran," ucap Steve Sherlock, kepala arkeologi Highways England untuk proyek A14.

Batu pahatan phallus yang baru ditemukan akan dirinci dalam studi peer-review mendatang oleh Shaffrey di jurnal Britannia.

Penemuan lain dari penggalian arkeologi di sepanjang A14 termasuk gading mamut berbulu, tengkorak badak berbulu, dan bukti paling awal pembuatan bir di Inggris yang berasal dari 400 SM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cangkang Keong Purba Ditiup Pertama Kalinya dalam 18.000 Tahun

Cangkang Keong Purba Ditiup Pertama Kalinya dalam 18.000 Tahun

Tekno | Jum'at, 12 Februari 2021 | 07:58 WIB

Arkeolog Temukan Krim Wajah Berusia 2.700 Tahun, Bukti Awal Kosmetik China

Arkeolog Temukan Krim Wajah Berusia 2.700 Tahun, Bukti Awal Kosmetik China

Tekno | Kamis, 11 Februari 2021 | 14:39 WIB

Jasad Arkeolog Khaled al-Asaad yang Kepalanya Dipenggal ISIS Ditemukan

Jasad Arkeolog Khaled al-Asaad yang Kepalanya Dipenggal ISIS Ditemukan

News | Rabu, 10 Februari 2021 | 13:14 WIB

Arkeolog Temukan Lebih dari 600 Koin Perak Era Romawi

Arkeolog Temukan Lebih dari 600 Koin Perak Era Romawi

Tekno | Rabu, 10 Februari 2021 | 10:30 WIB

Miris! Arkeolog Temukan Tanda Pengenal Anak-anak Dibunuh Nazi

Miris! Arkeolog Temukan Tanda Pengenal Anak-anak Dibunuh Nazi

Tekno | Jum'at, 05 Februari 2021 | 09:41 WIB

Topeng Suku Maya Setinggi Manusia Ditemukan di Meksiko

Topeng Suku Maya Setinggi Manusia Ditemukan di Meksiko

Tekno | Jum'at, 29 Januari 2021 | 14:30 WIB

Terkini

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 06:05 WIB

Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Harga Minyak Dunia Mulai Turun

Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Harga Minyak Dunia Mulai Turun

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 06:01 WIB

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

×