Ilmuwan Ungkap Fosil Hiu Elang Berusia 93 Juta Tahun

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Minggu, 21 Maret 2021 | 13:30 WIB
Ilmuwan Ungkap Fosil Hiu Elang Berusia 93 Juta Tahun
Hiu Elang. [Oscar Sanisidro/Universidad de Alcala/AFP]

Suara.com - Seorang penambang menemukan fosil hiu elang di Nuevo León, sebuah negara bagian di timur laut Meksiko, pada 2012.

Sekarang, para ilmuwan mengungkap lebih lanjut tentang spesimen hiu elang raksasa tersebut dalam penelitian baru.

Hiu elang itu memiliki sirip seperti sayap dan mulut yang lebar dan hidup sekitar 93 juta tahun yang lalu ketika dinosaurus masih hidup.

Hiu aneh ini dijuluki Aquilolamna milarcae atau hiu elang dan fosilnya akan segera dipajang di Museum Milarca. Dari penampakannya, hewan ini sangat mirip dengan manta dan pari.

Itu bukan satu-satunya kesamaan. Para ahli menduga, hiu purba ini kemungkinan menelan makhluk kecil seperti plankton, serupa yang dilakukan manta dan pari saat ini. Karena itu, hiu elang raksasa mungkin memiliki hubungan dekat dengan manta modern dan pari.

"Hiu elang tidak seperti hiu yang hidup saat ini. Salah satu fitur yang paling mencolok dari Aquilolamna adalah sirip dada yang sangat panjang dan ramping. Ini membuat hiu lebih lebar dari panjangnya," kata Romain Vullo, ahli paleontologi vertebrata di National Center for Scientific Research (CNRS).

Fosil Hiu Elang. [Wolfgang Stinnesbeck/Heidelberg University/AFP]
Fosil Hiu Elang. [Wolfgang Stinnesbeck/Heidelberg University/AFP]

Lebar sayap hiu diperkirakan mencapai 1,9 meter dan total panjang tubuh sekitar 1,65 meter. Selain itu, ciri menarik lainnya adalah kepala pendek dengan moncong yang tidak jelas dan mulut lebar.

Umumnya, hiu, pari, manta, dan ikan lainnya yang memiliki kerangka dari tulang rawan adalah bagian dari kelompok yang disebut elasmobranch, yang muncul sekitar 380 juta tahun lalu.

Elasmobranch pemakan plankton modern memiliki dua bentuk tubuh yang berbeda, yaitu tubuh hiu tradisional seperti hiu paus yang masih hidup saat ini dan tubuh rata seperti manta dan pari.

baca juga

Menariknya, hiu elang yang baru dianalisis ini memiliki ciri-ciri dari kedua tipe tubuh tersebut. Namun, hewan ini bukan spesies pendahulu pari, melainkan contoh evolusi konvergen, di mana kelompok yang berbeda secara independen mengembangkan fitur yang sama.

Dilansir dari Live Science, Minggu (21/3/2021), meskipun disebut hiu elang, tetapi hiu ini bukan predator yang cepat dan ganas seperti hiu putih masa kini.

Para ilmuwan menemukan bahwa hiu elang berenang dengan lambat sembari menelan plankton.

Sirip dada hiu elang yang panjang dan ramping mungkin berfungsi sebagai penstabil sekaligus membantu mendorong tubuh hiu ke depan dengan gerakan mengepak yang lambat.

Ilustrasi dinosaurus (shutterstock)
Ilustrasi dinosaurus (shutterstock)

Tak hanya itu, fosil hiu elang juga tidak memiliki sirip perut atau sirip punggung. Terlebih tidak ada fosil gigi hiu yang terawetkan sehingga sulit untuk mengetahui jenis hiu secara detail.

Tidak ada kejelasan mengapa hiu elang punah, tetapi hewan tersebut mungkin musnah terkena dampak dari asteroid yang menghantam Bumi pada akhir periode Kapur sekitar 65,5 juta tahun lalu yang juga menewaskan dinosaurus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Raksasa Misterius Ditemukan di Bibir Pantai, Dinosaurus?

Jejak Raksasa Misterius Ditemukan di Bibir Pantai, Dinosaurus?

Banten | Senin, 01 Februari 2021 | 07:50 WIB

Bocah 4 Tahun Temukan Jejak Kaki Dinosaurus

Bocah 4 Tahun Temukan Jejak Kaki Dinosaurus

Tekno | Minggu, 31 Januari 2021 | 09:30 WIB

Ilmuwan Ungkap Ukuran Bayi Tyrannosaurus, Hanya Sebesar Anjing

Ilmuwan Ungkap Ukuran Bayi Tyrannosaurus, Hanya Sebesar Anjing

Tekno | Kamis, 28 Januari 2021 | 14:30 WIB

Pertama Kalinya, Ilmuwan Deskripsikan Lubang Anus Dinosaurus

Pertama Kalinya, Ilmuwan Deskripsikan Lubang Anus Dinosaurus

Tekno | Kamis, 21 Januari 2021 | 09:39 WIB

Terungkap! Penemuan Dinosaurus Terkeren 2020

Terungkap! Penemuan Dinosaurus Terkeren 2020

Malang | Selasa, 29 Desember 2020 | 16:06 WIB

Daftar Penemuan Dinosaurus Menarik Sepanjang 2020

Daftar Penemuan Dinosaurus Menarik Sepanjang 2020

Batam | Selasa, 29 Desember 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Petani di Daerah Belum Dilibatkan Bahas RUU Reforma Agraria, YLBHI: Jangan Cuma NGO di Jakarta

Petani di Daerah Belum Dilibatkan Bahas RUU Reforma Agraria, YLBHI: Jangan Cuma NGO di Jakarta

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:15 WIB

5 Cairan Pembersih Kerak Wajan dan Panci, Lengkap Harga dan Review Pengguna!

5 Cairan Pembersih Kerak Wajan dan Panci, Lengkap Harga dan Review Pengguna!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:15 WIB

Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?

Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 19:10 WIB

PR Besar Menkeu Suahasil Nazara: Kredibilitas hingga Tinggkatkan Kualitas Belanja

PR Besar Menkeu Suahasil Nazara: Kredibilitas hingga Tinggkatkan Kualitas Belanja

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:10 WIB

Ambang Batas Parlemen Mau Naik 5 Persen, Pengamat: Suara Rakyat Makin Banyak Hangus

Ambang Batas Parlemen Mau Naik 5 Persen, Pengamat: Suara Rakyat Makin Banyak Hangus

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:08 WIB

Istana Buka Suara soal Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus HGB: Presiden Tidak Ikut Campur

Istana Buka Suara soal Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus HGB: Presiden Tidak Ikut Campur

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:06 WIB

Harga Murah Bisa Borong Mie Gacoan & Dimsum Pakai Promo BRImo!

Harga Murah Bisa Borong Mie Gacoan & Dimsum Pakai Promo BRImo!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 19:03 WIB

Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam

Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 19:00 WIB

3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia

3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 18:58 WIB

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Video | Rabu, 16 September 2026 | 18:55 WIB

×