Facebook Buka Suara soal Kebocoran Data Pribadi 533 Juta Pengguna

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Kamis, 08 April 2021 | 13:50 WIB
Facebook Buka Suara soal Kebocoran Data Pribadi 533 Juta Pengguna
Ilustrasi Facebook. [Shutterstock]

Suara.com - Beberapa hari lalu, Facebook dilaporkan mengalami kasus kebocoran data pribadi pengguna hingga 533 juta. Bahkan, CEO Facebook Mark Zuckerberg menjadi salah satu korban dari kasus kebocoran data pribadi tersebut.

Menurut Facebook, insiden tersebut bukan terjadi pada momen baru-baru ini, tetapi sudah dilakukan sebelum September 2019.

"Penting untuk dipahami bahwa aktor jahat yang memperoleh data ini bukan melalui peretasan sistem kami, tetapi dengan mengekstraknya dari platform kami sebelum September 2019," jelas Mike Clark selaku Product Management Director Facebook, dikutip dari blog resmi perusahaan, Kamis (8/4/2021).

Saat itu, Facebook memang tengah mengalami insiden kasus kebocoran data. Hacker tersebut mendapatkan data lewat fitur impor kontak yang sudah disediakan Facebook.

"Fitur ini dirancang untuk membantu orang-orang dengan mudah menemukan teman-teman mereka agar terhubung di layanan kami lewat daftar kontak (di ponsel) mereka," kata Clark.

Menurut Clark, hacker tersebut menggunakan metode peretasan yang disebut Scraping.

CEO Facebook, Mark Zuckerberg. [Shutterstock]
CEO Facebook, Mark Zuckerberg. [Shutterstock]

Scraping adalah cara yang biasa dipakai hacker dengan mengandalkan software otomatis untuk mengambil informasi publik dari internet yang kemudian dibagikan ke publik.

Setelah mengetahui celah, Facebook kemudian memperbarui fitur impor kontak tersebut.

Clark juga yakin bahwa fitur ini sudah berhasil diperbaiki dan mampu mencegah kejahatan siber yang dilakukan hacker.

baca juga

"Di fitur sebelumnya, mereka (hacker) mendapatkan beberapa profil pengguna sekaligus memperoleh informasi yang ada di profil mereka. Informasi tersebut tidak termasuk informasi keuangan, informasi kesehatan, atau kata sandi," ujar Clark.

Ia juga yakin telah menghapus kumpulan data yang sudah berhasil diambil hacker pada insiden 2019 lalu.

Perusahaan berkomitmen untuk melindungi data pengguna dengan menghapus kumpulan data yang bocor sekaligus mengejar aktor kejahatan tersebut, jika memungkinkan.

Ilustrasi hacker
Ilustrasi hacker

"Meskipun kami tidak selalu dapat mencegah kumpulan data seperti ini beredar kembali atau yang baru muncul, kami memiliki tim khusus yang berfokus pada pekerjaan ini," pungkas Clark.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Marak Penipuan Jual Beli Kendaraan Catut Nama Polisi di Riau

Waspada! Marak Penipuan Jual Beli Kendaraan Catut Nama Polisi di Riau

Riau | Senin, 05 April 2021 | 17:17 WIB

Waduh! Sebanyak 533 Juta Data Pengguna Facebook Bocor

Waduh! Sebanyak 533 Juta Data Pengguna Facebook Bocor

Tekno | Senin, 05 April 2021 | 16:13 WIB

Ratusan Juta Data Facebook Dibobol Hacker, 130 Ribu Dari Indonesia

Ratusan Juta Data Facebook Dibobol Hacker, 130 Ribu Dari Indonesia

Batam | Senin, 05 April 2021 | 14:45 WIB

Akun Facebook Pakai Foto Wali Kota Tanjungpinang Hujat Kepala Kajati Kepri

Akun Facebook Pakai Foto Wali Kota Tanjungpinang Hujat Kepala Kajati Kepri

Batam | Senin, 05 April 2021 | 11:01 WIB

Terungkap! Rekrutmen Teroris Kini Lewat Medsos, Tak Lagi Tatap Muka

Terungkap! Rekrutmen Teroris Kini Lewat Medsos, Tak Lagi Tatap Muka

Sumut | Sabtu, 03 April 2021 | 18:46 WIB

Duh! Facebook Jadi Aplikasi Paling Banyak Digunakan Pelaku Pelecehan Anak

Duh! Facebook Jadi Aplikasi Paling Banyak Digunakan Pelaku Pelecehan Anak

Tekno | Jum'at, 02 April 2021 | 14:00 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×