India Beri Peringatan Terakhir ke Twitter Setujui Aturan Baru

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Minggu, 06 Juni 2021 | 13:00 WIB
India Beri Peringatan Terakhir ke Twitter Setujui Aturan Baru
Ilustrasi Twitter. [Claudio Schwarz | @purzlbaum/Unsplash]

Suara.com - Pemerintah India memberikan peringatan terakhir ke Twitter untuk segera mematuhi peraturan baru yang berlaku bagi platform media sosial.

Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi India mengaku kecewa karena Twitter tidak mematuhi aturan tersebut.

"Penolakan untuk mematuhi (peraturan) menunjukkan kurangnya komitmen dan upaya Twitter untuk memberikan pengalaman yang aman bagi orang-orang India di platformnya," kata Pemerintah India, dikutip dari Techxplore, Minggu (6/6/2021).

"Tidak perlu disebutkan, ketidakpatuhan seperti itu akan menyebabkan konsekuensi yang tidak diinginkan."

"Sebagai tanda niat baik, Twitter Inc dengan ini diberikan satu pemberitahuan terakhir untuk segera mematuhi aturan," kata kementerian itu.

Sebagai informasi, aturan baru ini dinilai mengancam kebebasan berekspresi dan privasi pengguna di India.

Ilustrasi twitter (Design by: natanaelginting)
Ilustrasi twitter (Design by: natanaelginting)

Peraturan tersebut menuntut agar perusahaan media sosial bisa mengidentifikasi "orang pertama" yang mengunggah konten.

Hal ini dilakukan apabila konten tersebut dapat merusak kedaulatan, keamanan negara, atau ketertiban umum di India.

Pemerintah juga mewajibkan perusahaan untuk menunjuk petugas khusus kepatuhan dan petugas penanganan keluhan untuk menerapkan aturan tersebut.

baca juga

Pekan lalu, pemerintah mengaku sebagian besar situs media sosial utama telah membagikan rincian petugas, sesuai aturan tersebut seperti chief compliance officer, contact person, hingga petugas pengaduan.

Beberapa perusahaan yang sudah mengajukan daftar ini mulai dari Koo, ShareChat, Telegram, LinkedIn, Google, Facebook, dan WhatsApp.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti India Ungkap Fakta Terbaru Virus Corona Varian Delta

Peneliti India Ungkap Fakta Terbaru Virus Corona Varian Delta

Health | Sabtu, 05 Juni 2021 | 15:33 WIB

Profesor di London Sebut Varian Virus Corona India 100 Persen Lebih Mudah Menular

Profesor di London Sebut Varian Virus Corona India 100 Persen Lebih Mudah Menular

Health | Sabtu, 05 Juni 2021 | 11:28 WIB

Dikabarkan Sudah Meninggal karena Covid-19, Seorang Wanita di India Tiba-tiba Pulang

Dikabarkan Sudah Meninggal karena Covid-19, Seorang Wanita di India Tiba-tiba Pulang

News | Jum'at, 04 Juni 2021 | 21:02 WIB

Didepak dari Twitter, Model Ini Curhat Akunnya Dilaporkan karena Terlalu Seksi

Didepak dari Twitter, Model Ini Curhat Akunnya Dilaporkan karena Terlalu Seksi

Lifestyle | Jum'at, 04 Juni 2021 | 11:21 WIB

Viral Pria India Ngantor dengan Tabung Oksigen, Perusahaan: Dia Hanya Drama

Viral Pria India Ngantor dengan Tabung Oksigen, Perusahaan: Dia Hanya Drama

News | Jum'at, 04 Juni 2021 | 10:58 WIB

Anjing Liar Santap Jenazah Diduga Jenazah Covid-19 di India

Anjing Liar Santap Jenazah Diduga Jenazah Covid-19 di India

Video | Jum'at, 04 Juni 2021 | 09:00 WIB

Terkini

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:04 WIB

×