Unik! Perusahaan ini Manfaatkan Kotoran Sapi untuk Tambang Uang Kripto

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Minggu, 13 Juni 2021 | 12:30 WIB
Unik! Perusahaan ini Manfaatkan Kotoran Sapi untuk Tambang Uang Kripto
Ilustrasi cryptocurrency. [Shutterstock]

Suara.com - Perusahaan Easy Crypto Hunter asal Inggris memanfaatkan kotoran sapi untuk menambang uang kripto (cryptocurrency).

Kotoran ini didapatkan dari para petani yang menyumbang langsung ke perusahaan.

Kotoran sapi ini memang awalnya bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

Mereka kemudian mengubah kotoran untuk menghasilkan panas dan listrik.

Mengutip Metro.uk, Minggu (13/6/2021), perusahaan menggunakan mesin enam silinder besar yang berjalan pada 500 rpm untuk mengubah gas metana dari kotoran sapi menjadi listrik.

Proses ini disebut juga sebagai pencernaan anaerobik.

Kemudian, tenaga ini bisa dimanfaatkan untuk menjalankan mesin penambangan hingga seukuran koper.

(Shutterstock)
Ilustrasi listrik. (Shutterstock)

Perusahaan menggunakan mesin penambang bernama Rig cryptocurrency, dengan biaya sekitar 18.000 Pound Britania atau Rp 361,1 juta, yang bekerja 24 jam untuk menambang mata uang seperti Ethereum.

Chief Executive Easy Crypto Hunter Josh Riddet mengaku, pihaknya sebelumnya memanfaatkan panel surya.

Kini, mesin mereka mendapatkan penggantinya lewat kotoran sapi.

Ia memaparkan, para petani yang menjual kotoran sapinya ke perusahaan dapat membantu penghidupan mereka menjadi lebih baik.

Tercatat, perusahaan telah menjangkau 250 petani untuk menjual kotoran sapinya.

"Ada banyak diversifikasi yang terjadi dalam pertanian akhir-akhir ini. Sementara usia rata-rata pelanggan petani kami adalah 58 tahun," kata Riddet.

Kini, ditambahkan, sebagian besar petani dapat berbicara tentang teknologi seperti mereka membicarakan tentang sapi dan babi.

Mereka tidak menambang mata uang kripto lain seperti Bitcoin karena disebut membutuhkan terlalu banyak energi.

Sebelumnya, CEO Tesla Elon Musk juga mengkritik Bitcoin karena menghabiskan banyak energi yang akan membahayakan lingkungan.

Ilustrasi sapi (Unsplash)
Ilustrasi sapi (Unsplash)

"Komputer kami mampu menambang ratusan mata uang digital yang berbeda, tetapi kami tidak menambang Bitcoin karena tidak hemat energi dan tidak menguntungkan," tambahnya.

Riddet bercerita, bisnis penambangan koin ini telah dimulai sekitar empat tahun lalu.

Awalnya, energi hijau tidak masuk dalam rencananya. Kini, 40 persen bisnisnya telah menggunakan energi tersebut lewat kotoran sapi.

"Ini adalah ide yang bagus untuk klien dan pemasok energi hijau, jadi semuanya saling menguntungkan," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Cara Indodax Kenalkan Aset Kripto dan Blockchain ke Masyarakat

Ini Cara Indodax Kenalkan Aset Kripto dan Blockchain ke Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 28 Mei 2021 | 08:17 WIB

Iran Larang Penambangan Cryptocurrency, Ini Alasannya

Iran Larang Penambangan Cryptocurrency, Ini Alasannya

Tekno | Kamis, 27 Mei 2021 | 08:34 WIB

Elon Musk Diserbu Warganet di Twitter, Ini Penyebabnya

Elon Musk Diserbu Warganet di Twitter, Ini Penyebabnya

Tekno | Senin, 24 Mei 2021 | 16:45 WIB

Xaurius Asset Digital Luncurkan Uang Kripto Berbasis Emas

Xaurius Asset Digital Luncurkan Uang Kripto Berbasis Emas

Bisnis | Rabu, 19 Mei 2021 | 08:16 WIB

YFI Jadi Aset Kripto Pertama yang Tembus Rp 1 Miliar, Ini Kata CEO Indodax

YFI Jadi Aset Kripto Pertama yang Tembus Rp 1 Miliar, Ini Kata CEO Indodax

Bisnis | Selasa, 18 Mei 2021 | 07:05 WIB

Banyak Warga Cari Alternatif, Dokter India: Kotoran Sapi Bukan Obat Covid!

Banyak Warga Cari Alternatif, Dokter India: Kotoran Sapi Bukan Obat Covid!

News | Selasa, 11 Mei 2021 | 16:12 WIB

Terkini

Xiaomi Kenalkan Mesin Cuci Pintar dengan Layar Sentuh, Bisa Terhubung Aplikasi

Xiaomi Kenalkan Mesin Cuci Pintar dengan Layar Sentuh, Bisa Terhubung Aplikasi

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:10 WIB

7 Kelebihan dan Kekurangan iQOO Z11, HP Midrange Baterai 9020 mAh dengan Layar 144 Hz

7 Kelebihan dan Kekurangan iQOO Z11, HP Midrange Baterai 9020 mAh dengan Layar 144 Hz

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:28 WIB

Komidigi Minta Semua Pengguna Ponsel Registrasi Ulang Kartu SIM Pakai Data Biometrik

Komidigi Minta Semua Pengguna Ponsel Registrasi Ulang Kartu SIM Pakai Data Biometrik

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:57 WIB

Honor 600e Andalkan Chip Anyar Dimensity 7100, Usung Memori Lega 512 GB

Honor 600e Andalkan Chip Anyar Dimensity 7100, Usung Memori Lega 512 GB

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:35 WIB

HP Flagship Oppo Diprediksi Usung Chip Flagship Terbaru MediaTek, Ungguli Apple

HP Flagship Oppo Diprediksi Usung Chip Flagship Terbaru MediaTek, Ungguli Apple

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:07 WIB

Xiaomi TV FX Mini LED Bersiap ke Pasar Global, Ini Bocoran Fiturnya

Xiaomi TV FX Mini LED Bersiap ke Pasar Global, Ini Bocoran Fiturnya

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:38 WIB

Cara Smartwatch Garmin Deteksi Kelelahan 'Tak Kasat Mata' pada Perempuan

Cara Smartwatch Garmin Deteksi Kelelahan 'Tak Kasat Mata' pada Perempuan

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:35 WIB

itel VistaTab 11 Resmi Hadir di Indonesia: Tablet 2 Jutaan dengan Fitur AI Study dan Desain Stylish

itel VistaTab 11 Resmi Hadir di Indonesia: Tablet 2 Jutaan dengan Fitur AI Study dan Desain Stylish

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:22 WIB

Sony Alpha 7R VI Resmi Meluncur: Sensor 66.8 MP dan Teknologi AI, Jadi Raja Baru Kamera Mirrorless

Sony Alpha 7R VI Resmi Meluncur: Sensor 66.8 MP dan Teknologi AI, Jadi Raja Baru Kamera Mirrorless

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:10 WIB

Spesifikasi Xiaomi 17T: Tawarkan Digital Zoom 120X, Skor AnTuTu Tembus 2 Juta

Spesifikasi Xiaomi 17T: Tawarkan Digital Zoom 120X, Skor AnTuTu Tembus 2 Juta

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:26 WIB