Net1 Berkomitmen Penuhi Hak Pelanggan di Tengah Penghentian Layanan

Liberty Jemadu

Selasa, 29 Juni 2021 | 12:09 WIB
Net1 Berkomitmen Penuhi Hak Pelanggan di Tengah Penghentian Layanan
Net1 berjanji akan penuhi hak pelanggan yang tak bisa mengakses internet akibat gangguan teknis perusahaan. Foto: Ilustrasi internet di pedesaan. (Shutterstock).

Suara.com - PT Net Satu Indonesia, yang sebelumnya dikenal sebagai PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (STI), mengatakan berkomitmen melindungi hak seluruh pelanggannya selama masa penghentian sementara operasional jaringan 450Mhz akibat gangguan teknis.

PT Net Satu Indonesia memegang merek Net1. Sejak 22 Juni layanan internet Net1 mengalami gangguan dan masalah ini telah diumumkan ke publik.

“Net1 Indonesia akan bekerja bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika serta akan sepenuhnya menghormati dan melindungi hak pelanggan selama penghentian sementara ini," bunyi peryataan resmi Net1 dalam siaran pers yang diterima di Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/6/2021).

Sayang Net1 tidak menjelaskan masalah teknis apa yang menyebabkan layanan internetnya terganggu. Kominfo dalam keterangan persnya pekan lalu juga tidak membeberkan penyebab gangguan tersebut.

Pada 11 Juni lalu Kominfo memang melayangkan surat teguran kedua PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia karena belum membayar Biaya Hak Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio untuk Izin Pita Frekuensi Radio (BHP IPFR).

Total kewajiban yang belum dibayarkan perusahaan itu, per 1 Juni 2021, adalah sebesar Rp 442 miliar. Jika tak kunjung dibayar sampai batas waktu, surat peringatan ketiga akan dilayangkan pada 1 Agustus dan sekaligus akan dilakukan penghentikan sementara penggunaan spektrum frekuensi radio.

Pada pekan lalu diwartakan bahwa Net1 mengumumkan di situs resminya bahwa layanan internetnya sedang mengalami "kendala teknis". Perusahaan juga berjanji akan mengembalikan dana pelanggan yang terimbas masalah ini. Net1 juga berjanji bahwa layanan akan kembali normal sebelum 31 Juli.

Layanan Net1 tersedia di 28 provinsi di Indonesia, dengan total pelanggan 334.473. Net1 Indonesia menyediakan layanan broadband nirkabel berfrekuensi 450 MHz di Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, dan Papua.

Net1 mengklaim bahwa karakteristik frekuensi rendah 450 MHz sangat cocok untuk daerah-daerah berwilayah luas dengan tingkat kepadatan rendah. Dengan karakteristik itu, Net1 Indonesia menyasar wilayah pedesaan dan pelosok yang sulit dijangkau oleh layanan internet berfrekuensi tinggi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

×