Array

Berpadu dengan Karya Seni, QR Code Kini Tak Monoton

Liberty Jemadu Suara.Com
Selasa, 17 Agustus 2021 | 22:02 WIB
Berpadu dengan Karya Seni, QR Code Kini Tak Monoton
QR Code Art dari seniman Doddy Hernanto. [Antara]

Suara.com - Seniman yang juga musisi gitar Doddy Hernanto atau yang akrab dipanggil Mr D mengembangkan kode Quick Response Code (QR Code) dengan penggabungan seni artistik seperti gambar, video, musik, sketsa, serta animasi, dan disebut dengan QR code Art atau QR Art.

"Saya belajar dari pengalaman Masahiro Hara sebagai penemu kode QR (Quick Response) atau respon cepat kali pertama, kemudian saya mengembangkan tak hanya multifungsi. Tapi mewujudkan eksplorasi QR code menjadi lebih artistik. Ada nilai seni di dalamnya," kata Mr D dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (17/8/2021).

Seniman yang pernah mengembangkan lukisan sketsa bergerak dan sketsa dinamis ini mengatakan, QR Art adalah bentuk evolusi dari kode batang satu dimensi menjadi dua dimensi.

"Saya lakukan terobosan baru juga dengan menggabungkan seni analog dan digital menjadi QR Art lebih artistik," kata Mr D yang pernah populer dengan gitaris satu jari dan memadukan gitar dengan gawai tersebut.

Ia menjelaskan, kebanyakan QR code bentuknya kotak hitam persegi dengan latar belakang warna putih, namun dia kembangkan dengan desain menambahkan karya fotografi, sehingga tampak foto bergerak, dan tambah artistik.

"Dengan QR Code Art tampak lebih indah, dinamis, bervariasi. Bahkan jika diterapkan dengan memasang foto atau sketsa wajah pribadi, maka QR Art terasa lebih personal," katanya.

"Dengan pengembangan saya ini juga bisa diterapkan untuk berbagai kebutuhan dan tujuan. Misalnya untuk branding personal, branding perusahaan, dan lainnya. Karena tampak unik dan eye cathing. Tidak hanya berbentuk kotak dengan komposisi kode hitam putih," tuturnya.

Ia berharap, pengembangan ini bisa membuat keberadaan QR Kode yang ada tidak monoton dan lebih bervariasi, serta menjadi inspirasi bagi pemuda Indonesia untuk terus melakukan inovasi di bidang teknologi.

"Konten adalah raja, karena konten selalu dicari orang. Karena itu konten adalah bagian yang sangat penting dalam sebuah media. Tak hanya konten sebagai raja, QR Art adalah ratu. Keduanya berkolaborasi. Tak terpisah. Karena konten menjadi koneksi informasi dengan QR visual yang artistik," katanya. [Antara]

Baca Juga: Masuk Mal Kini Harus Scan Barcode Pedulilindungi, Begini Caranya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI