Ilmuwan Ungkap Pemicu Munculnya Oksigen Pertama di Bumi

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 30 Agustus 2021 | 13:29 WIB
Ilmuwan Ungkap Pemicu Munculnya Oksigen Pertama di Bumi
Ilustrasi Gunung Berapi. (pexels.com)

Suara.com - Para ilmuwan sejak lama mencari tahu bagaimana oksigen muncul di atmosfer Bumi.

Menurut para ahli, ada suntikan kecil oksigen sekitar 100 juta tahun lebih awal dari kemunculannya pada 2,4 miliar tahun lalu.

Dalam studi baru, tim menunjukkan gunung berapi sebagai kemungkinan penyebab peristiwa oksigenasi tersebut.

Melalui analisis catatan batuan, para peneliti melihat peningkatan kadar merkuri yang menunjukkan aktivitas gunung berapi.

Aktivitas itu akan menyebabkan lava dan ladang abu vulkanik melepaskan nutrisi ke sungai dan daerah pesisir melalui pelapukan.

Hal itu memungkinkan cyanobacteria dan organisme bersel tunggal lainnya untuk berkembang serta mulai memompa oksigen.

Penelitian pemicu munculnya Oksigen. [University of Washinngton]
Penelitian pemicu munculnya Oksigen. [University of Washinngton]

"Temuan ini penting karena keberadaan oksigen di atmosfer sangat mendasar. Oksigen adalah pendorong terbesar bagi evolusi kehidupan yang besar dan kompleks," kata Roger Buick, ahli geologi dari University of Washington, dikutip dari Science Alert, Senin (30/8/2021).

Buick dan tim ilmuwan lain menganalisis inti bor dari formasi Mount McRae Shale di Australia Barat.

Tanda-tanda merkuri dan pelapukan oksidasi meyakinkan para peneliti bahwa letusan gunung berapi dan pengenalan fosfor memainkan peran utama dalam lonjakan oksigen awal.

baca juga

Sayangnya, para ahli tidak mengetahui dengan jelas di mana tepatnya aktivitas vulkanik itu mungkin terjadi. Namun, tim menduga itu berasal dari gunung berapi di India dan Kanada.

Masih banyak misteri yang harus dipecahkan para ahli, seperti bagaimana kehidupan di Bumi pertama kali dimulai dalam bentuk paling dasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Waktu yang Tepat bagi Manusia Pergi ke Mars?

Kapan Waktu yang Tepat bagi Manusia Pergi ke Mars?

Tekno | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 20:52 WIB

PGN Salurkan Gas Bumi ke Kilang Balongan

PGN Salurkan Gas Bumi ke Kilang Balongan

Bisnis | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 19:23 WIB

Kemendagri Sebut Revisi UU Otsus Papua Demi Meminimalisir Konflik di Bumi Cenderawasih

Kemendagri Sebut Revisi UU Otsus Papua Demi Meminimalisir Konflik di Bumi Cenderawasih

News | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 18:04 WIB

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sulut, BMKG Ingatkan Potensi Gempa Bumi Susulan

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sulut, BMKG Ingatkan Potensi Gempa Bumi Susulan

Jakarta | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 17:43 WIB

Satu Warga Meninggal Dunia Saat Gempa Tojo Una-Una, Warga Berlarian ke Gunung

Satu Warga Meninggal Dunia Saat Gempa Tojo Una-Una, Warga Berlarian ke Gunung

Sulsel | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 10:02 WIB

Dampak Pandemi, SpaceX Khawatir Kekurangan Pasokan Oksigen Cair

Dampak Pandemi, SpaceX Khawatir Kekurangan Pasokan Oksigen Cair

Tekno | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 08:40 WIB

Terkini

Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?

Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?

Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim

Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim

Banten | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:38 WIB

Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?

Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:37 WIB

Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang

Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang

Jogja | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:36 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:33 WIB

Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat

Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:30 WIB

Satu Terbang dari Sarang Burung Kukuk:Perjuangan Kebebasan di Balik Rumah Sakit Jiwa

Satu Terbang dari Sarang Burung Kukuk:Perjuangan Kebebasan di Balik Rumah Sakit Jiwa

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:30 WIB

Negara Ini Darurat Pemerkosaan, Rakyat Main Hakim Sendiri Gebuki Diduga Pelaku Sampai Tewas di Jalan

Negara Ini Darurat Pemerkosaan, Rakyat Main Hakim Sendiri Gebuki Diduga Pelaku Sampai Tewas di Jalan

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:25 WIB

×